Studi Kasus Penerapan Model Konseling Realitas untuk Menangani Motivasi Sekolah yang Rendah pada Siswa X. 2 Otomotif SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012.

Hidayat, Vista Nila (2012) Studi Kasus Penerapan Model Konseling Realitas untuk Menangani Motivasi Sekolah yang Rendah pada Siswa X. 2 Otomotif SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (666Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (Bab I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (144Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (287Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (170Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (399Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (178Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (108Kb) | Request a copy
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (146Kb) | Tinjau ulang
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (818Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Tindakan motivasi sekolah rendah, tidak mengikuti pelajaran dikelas, tidak pernah belajar, sering keluar malam, sering membuat gaduh dalam kelas, kurang mengontrol diri, suka berkelahi merupakan motivasi sekolah rendah yang berasal dari faktor intern dari dalam individu itu sendiri dan faktor ektern dari luar diri siswa. Sehingga ditemukan perilaku yang motivasi sekolahnya rendah khusus di SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. Oleh karena itu untuk membantu siswa yang mengalami motivasi sekolah rendah adalah dengan memberikan konseling individual dengan menerapkan model konseling realitas. Agar siswa tersebut rajin berangkat sekolah dan motivasi belajarnya meningkat. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan siswa kelas X2 SMK Wisudha Karya Kudus mengalami motivasi sekolahnya rendah? 2) Apakah dengan model konseling realitas dapat mengatasi motivasi sekolah pada siswa kelas X2 SMK Wisudha Karya Kudus tahun pelajaran 2011/2012?. Dan Tujuan penelitian ini adalah: 1) Memperoleh data informasi tentang faktor –faktor yang menyebabkan siswa kurang memiliki motivasi untuk sekolah. 2) Meningkatkan motivasi sekolah yang rendah menjadi yang lebih tinggi melalui konseling realitas. Kegunaan teoritis penelitian dapat digunakan: 1) Memperluas kajian teoritis bahwa layanan konseling realitas merupakan model konseling yang tepat untuk menangani siswa yang motivasi sekolahnya rendah. Dan kegunaan praktisnya: 1) Sebagai bahan masukan bagi guru, kepala sekolah, orang tua mengenai layanan konseling realitas untuk menangani siswa yang motivasi sekolahnya rendah. Selanjutnya temuan ini menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. 2) Membantu guru untuk menginformasikan faktor-faktor yang menyebabkan siswa kurang memiliki motivasi sekolah. 3) Membantu orang tua sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan teknik dan strategi bimbingan belajar di rumah. 4) Sebagai landasan bagi peneliti sejenis diwaktu yang akan dating khususnya yang berkaitan dengan siswa yang motivasi sekolahnya rendah. Ruang lingkup penelitian yang sesuai dengan judul penelitian adalah mengenai Studi Kasus Penerapan Model Konseling Realitas untuk Menangani Motivasi Sekolah Yang Rendah. Jenis penelitian adalah studi kasus. Pendekatan penelitian dilakukan dengan cara kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, observasidan kunjungan rumah. Subjek penelitian adalah 3 (tiga) klien, kelas X2 Otomotif SMK Wisudha Karya Kudus tahun pelajaran 2011/2012 yang motivasi sekolahnya rendah. Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa: Yang menjadi faktor penyebab motivasi sekolah rendah adalah : Konseli I (ES) sering membolos pada mata pelajaran matematika dan fisika (ES) dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, Faktor Internal: konseli tidak merasa senang/kurang berminat terhadap pelajaran yang dihadapi, dan pelajarannya sulit. Faktor Eksternal: kurang adanya perhatian dan pengawasan dari orang tua terutama masalah belajar. Konseli II (MSR) dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor Internal, konseli tidak merasa senang/kurang berminat terhadap pelajaran yang dihadapi, dan pelajarannya sulit. Faktor Eksternal, suasana rumah yang kurang nyaman dan kurang tenang, dan kurang adanya perhatian dan pengawasan dari orang tua karena sibuk bekerja. Konseli III (MAR) dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor Internal, Kurangnya motivasi dan minat terhadap pelajaran yang dihadapi, senang bermain seharian dan pelajarannya sulit. Faktor Eksternal, sering keluar malam sampai larut malam ,terpengaruh dari lingkungan sekitar rumah yang rata-rata pengangguran dan kurang adanya perhatian dan pengawasan dari orang tua karena sibuk bekerja. Setelah dilaksanakan tiga kali konseling dengan pendekatan realitas, terjadi perubahan sikap yang awalnya sering membolos pada mata pelajaran tertentu sekarang menjadi mampu menunjukkan sikap yang baik dan rajin mengikuti pelajaran dan rajin berangkat sekolah,juga adanya motivasi untuk belajar. Saran hasil penelitian: 1) Kepada kepala sekolah untuk memberikan kesempatan kepada guru pembimbing untuk mengikuti penataran dan pelatihan tentang bimbingan dan konseling supaya mampu melaksanakan tugas secara profesional. 2) Kepada guru pembimbing memberikan perhatihan yang khususnya kepada anak yang motivasi sekolahnya rendah agar anak tersebut motivasi sekolahnya tinggi dan rajin belajar, bersemangat untuk sekolah. 3) Kepada orang tua hendaknya turut mendeteksi anak-anaknya di rumah yang memiliki motivasi sekolahnya rendah sehingga terdeteksi sejak dini dan dapat bersama-sama sekolah untuk membantu dalam memecahkan dan menangani permasalahannya dengan efektif dan efisien.4) Untuk Siswa-siswi hendaknya selalu rajin belajar, motivasi sekolahnya tinggi, berperilaku sopan, santun, ramah tamah, baik hati serta menjunjung tinggi persaudaraan serta pertemanan.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing 1 = Drs. Susilo Raharjo. M.Pd
                    Uncontrolled Keywords: Konseling Realitas dan Motivasi Sekolah Rendah
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
                    Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    FIlsafat. Psikologi. Agama > Psikologi > Psikologi > Motivasi
                    Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Kehidupan sekolah. Perilaku dan kebiasaan siswa
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
                    Tanggal Deposit: 03 May 2013 10:48
                    Last Modified: 03 May 2013 10:48
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1022

                    Actions (login required)

                    View Item