Hak kerahasiaan warga binaan pemasyarakatan yang mengidap hiv/aids dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan ( kajian implementasidi lembagapemasyarakatankelas iib pati)

MARGAYANTI, DIANA (2018) Hak kerahasiaan warga binaan pemasyarakatan yang mengidap hiv/aids dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan ( kajian implementasidi lembagapemasyarakatankelas iib pati). Tesis Magister thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (513kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (357kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (489kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (423kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (221kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (348kB)
[img] PDF (Abstrak) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (209kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang melekat dan menyatu pada diri hukum. Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar manusia bersifat universal yang harus dihormati. Pasal 57 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyebutkan bahwa setiap orang berhak atas rahasia kondisi kesehatan pribadinya yang telah dikemukakan kepada penyelenggara pelayanan kesehatan. Begitu juga untuk Warga Binaan Pemasyarakatan penderita HIV/AIDS yang mana mereka tidak mau membuka status HIV nya maka harus dirahasiakan karena mereka juga punya hak yang sama atas kerahasiaan kondisi kesehatanya dan bagaimana penyeimbangan antara kewajiban merahasiakan kondisi kesehatanya juga menyeimbangkan agar WBP lain terlindungi dalam proses pembinaan di LAPAS. Penelitian ini bertujuanuntukmemberikan sumbangan pemikiran ke arah solusi dan cara yang lebih praktis serta aman atas kewajiban merahasiakan keadaan Warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP ) yang mengidap HIV / AIDS positif kepada pihak-pihak yang terkait serta untuk menyeimbangkan kerahasiaan Warga Binaan Pemasyarakatan yang mengidap HIV/AIDS dengan kepentingan perlindungan Warga Binaan Pemasyarakatan lain dari bahaya tertularnya HIV/AIDS dalam proses pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum yuridis empiris yaitu penelitian hukum yang obyek kajiannya meliputi ketentuan perundang-undangan dan penerapannya pada peristiwa hukum. Adanya hukum yang diatur dalan perundang-undangan dan aturan larangan-larangan salah satunya menggunakan senjata tajam dan penggunaan pisau cukur bergantian di dalam LAPAS maka hal ini memberi solusi untuk proses pembinaan berkesinambungan yang memadukan antara kerahasiaan WBP pengidap HIV/AIDS dan kepentingan perlindungan WBP lain dari penularan penyakit HIV/ AIDS dapat berjalan bersama sama dan beriringan sehingga WBP pengidap HIV/AIDS dapat terjaga kerahasiaan penyakitnya dan WBP lain juga dapat terhindar dari penularan HIV/AIDS sehingga mereka dapat kembali kemasyarakat dengan baik. Selanjutnya supaya mengadakankegiatan penyuluhan HIV/AIDS dan Napza secara rutin dan merata kepada semuanarapidana dan bagi WBP supaya dengan sukarela menaati aturan atas larangan LAPAS Pati dan mengikuti VCT.

Tipe dokumen: Skripsi (Tesis Magister)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dr. HIDAYATULLAH, S.H.,M.Hum. Pembimbing 2 : Dr. ISKANDAR WIBAWA, S.H.,M.H.
Uncontrolled Keywords: Hak asasi, HIV/AIDS, Lapas
Subjects: Hukum
Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Hukum > Hukum negara > Teori dan prinsip hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum (S2)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 20 Aug 2019 01:29
Last Modified: 20 Aug 2019 02:31
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11141

Actions (login required)

View Item View Item