Pengujian Karakteristik Komposit Polimerkarbon sebagai Bahan Sensor Gas

Gunawan, Budi (2010) Pengujian Karakteristik Komposit Polimerkarbon sebagai Bahan Sensor Gas. Sains dan Teknologi, 3 (1). ISSN 1979-6870

[img]
Tinjau ulang
PDF (Artikel) - Published Version
Download (535Kb) | Tinjau ulang

    Abstrak

    ABSTRACT: Polymer is an non-conductive material. This material can be transformed to be conductive material with adding carbon active as dopping. This such polymer is called composite polymer-carbon. With this electrically characteristic, composite polymer-carbon can be used as a gas sensor. The characteristic of composite polymer-carbon is influenced by several factors, such as type of gas, volume of gas, temperature of room and humidity of room. Each composite polymer-carbon has different characteristic which depend on the type of polymer. This characterization can be used to know examine the composite polymercarbon. This characterization will be explore the nature of the composite polymer-carbon that has been made from 6 types of polymer, which are; PEG6000, PEG20M, PEG200, PEG1540, Silicon and Squelene. The 6 sensors composite polymer-carbon will be tested by 9 types of gas, which are; Aceton, Aceton Nitril, Benzene, Etanol, Methanol, Ethyl Aceton, Chloroform, n-Hexan and Toluene. This characterization will be grouped into 4 clasters of characteristic, which are; the selectivity (influence type of gas), the sensitifity (influence volume of gas), the influence of temperature and the influence of humidity. The methods that are used to process the data are correspondence analysis method which is used to find correlation between polymer and gas, and regression method which is used to explore the regression between. ABSTRAK: Polimer adalah sebuah molekul panjang yang mengandung rantai-rantai atom yang dipadukan melalui ikatan kovalen yang terbentuk melalui proses polimerisasi. Pada umumnya polimer dikenal sebagai materi yang bersifat non-konduktif atau isolator. Kemajuan dalam riset polimer telah menemukan berbagai polimer yang bersifat konduktif maupun semikonduktif. Salah satu cara untuk membuat polimer menjadi konduktif adalah dengan menambahkan karbon aktif sebagai dopping sehingga terbentuk bahan komposit polimer-karbon. Komposit polimer-karbon yang terbentuk mempunyai karakteristik resistansi yang berubah apabila terkena gas karena mampu mengikat molekul-molekul gas yang dideteksinya sehingga mempengaruhi sifat konduktifitasnya. Karena sifat inilah komposit polimer bisa dijadikan sebagai bahan sensor gas. Sifat konduktifitas dari komposit polimerkarbon ini dipengaruhi oleh dari beberapa faktor, yaitu; jenis gas yang dideteksi, volume gas, suhu dan kelembaban. Untuk mengetahui karakteristik resistansi dari komposit polimer-karbon, telah dibuat sensor polimer dari 6 jenis bahan, yaitu; PEG6000, PEG20M, PEG200, PEG1540, Silikon dan Squelene untuk diuji karakteristik resistansinya. Sensor komposite polimer yang telahdibuat akan diuji dengan beberapa jenis gas, yaitu; Aseton, Aseton Nitril, Benzena, Etanol, Metanol, Etil Aseton, Kloroform, n-Hexan dan Toluena. Pengujian ini meliputi selektifitas (pengaruh jenis gas), sensitifitas (pengaruh volume gas), pengaruh suhu dan pengaruh kelembaban. Metode yang akan digunakan untuk mengolah data hasil pengujian adalah correspondence analysis untuk melihat korelasi antara polimer dan gas.

    Tipe dokumen: Artikel
    Uncontrolled Keywords: composit polymer-carbon, selectifity, sensitifity, correspondence analysis, regresion. komposit polimer-karbon, selektifitas, sensitifitas, correspondence analysis, regresi
    Subjects: Teknologi > Teknologi (umum)
    Teknologi > Teknologi kimia
    Divisions: TIDAK DITENTUKAN
    Depositing User: Users 388 tidak ditemukan.
    Tanggal Deposit: 14 May 2012 14:02
    Last Modified: 14 May 2012 14:02
    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/114

    Actions (login required)

    View Item