. An Analysis of Idiom in 366 Fairy Tales by Colin Clark. Skripsi. English Education Department

Chafilah, , Nurul. 2012 (2012) . An Analysis of Idiom in 366 Fairy Tales by Colin Clark. Skripsi. English Education Department. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (HAL BARU) - Accepted Version
Download (401Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (BAB I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (103Kb) | Request a copy
      [img] PDF (BAB II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (203Kb) | Request a copy
        [img] PDF (BAB III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (102Kb) | Request a copy
          [img] PDF (BAB IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (242Kb) | Request a copy
            [img] PDF (BAB V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (137Kb) | Request a copy
              [img] PDF (BAB VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (23Kb) | Request a copy
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (DAFTAR PUSTAKA) - Accepted Version
                Download (126Kb) | Tinjau ulang

                  Abstrak

                  Chafilah, Nurul. 2012. Kemampuan berbicara Siswa Kelas X SMA N 2 Kudus di Tahun Ajaran 2011/2012. Skripsi. Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing: (1) Dr. Slamet Utomo, M.Pd (2) Atik Rokhayani, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: berbicara, aktivitas banyak membaca Seseorang dilahirkan dengan sebuah bahasa sehingga membuat banyak bahasa yang hidup di dunia ini. Hal tersebut memaksa kita agar menguasai bahasa yang digunakan untuk berinteraksi dengan seseorang yang mempunyai bahasa yang berbeda. Saat ini, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan untuk berinteraksi dengan bahasa yang berbeda. Bahasa tersebut menjadi bagian yang penting dalam semua aspek termasuk pendidikan dalam negara ini. Bahasa Inggris dipelajari sebagai bahasa asing di sekolah dan sebagai bahasa kedua di sekolah berstandard internasional yang diselenggarakan oleh pemerintah. Apakah bahasa ini dipelajari sebagai bahasa asing atau bahasa kedua, hal yang terpenting dalam mempelajari bahasa inggris adalah berbicara. Untuk membuat pembelajaran berbicara bahasa Inggris efektif, guru bahasa Inggris atau peneliti selalu mencari teknik yang efektif untuk mengajar berbicara. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengajar berbicara adalah dengan menggunakan aktivitas banyak membaca. Penelitian ini dilaksanakan untuk mencari tahu kemampuan siswa berbicara bahasa Inggris kelas sepuluh di SMA N 2 Kudus yang diajar menggunakan aktivitas banyak membaca, diajar dengan presentasi, praktik, dan produksi di tahun ajaran 2011/2012 dan apakah ada perbedaan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas sepuluh di SMA N 2 Kudus di tahun ajaran 2011/2012 antara yang diajar dengan aktivitas banyak membaca dan presentasi, praktik, dan produksi atau tidak. Ini adalah penelitian experimen yang menggunakan dua kelas sebagai kelas percobaan dan control. Kedua kelas tersebut diberikan perlakuan khusus selama 6 kali pertemuan. Penulis mengajar kelas eksperimen dengan menggunakan aktivitas banyak membaca sementara guru bahasa Inggris mengajar kelas control dengan menggunakan presentasi, praktik, dan produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas sepuluh SMA N 2 Kudus di tahun ajaran 2011/2012. Untuk membuat penelitian lebih efektif, penulis mengambil sampel penelitian dengan menggunakan cluster random sampling. Setelah perlakuan khusus diberikan, alat untuk mengukur kemampuan berbicara adalah menggunakan pengukuran pendidikan yaitu tes. Penulis menilai percakapan siswa dengan menggunakan skala penilaian dari Brown. Ini adalah penelitian experimen yang datanya berbentuk angka jadi analisis datanya menggunakan teknik statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa kelas sepuluh SMA N 2 Kudus yang diajar dengan aktivitas banyak membaca adalah bagus sementara yang diajar dengan presentasi, praktik, dan produksi adalah cukup. Ini juga menunjukkan bahwa ada perbedaan antara kemampuan berbicara siswa kelas sepuluh SMA N 2 Kudus yang diajar dengan aktivitas banyak membaca dan diajar dengan presentasi, praktik, dan produksi di tahun ajaran 2011/2012. Nilai rata-rata kelas experimen lebih tinggi dibandingkan kelas control (7.9>7.3). Semntara untuk t-penelitian yang didapat adalah 3.05. Hasil tersebut lebih besar dari t-tets (2.000) di tingkat perbedaan 0.05 dengan derajat kebebasan (df) 62. Dikarenakan fakta bahwa aktivitas banyak membaca adalah teknik yang bagus untuk mengajar berbicara, guru bahasa Inggris ditingkat menengah atas disarankan untuk menerapkan aktivitas banyak membaca dalam kegiatan belajar mengajar sebagai teknik untuk mengajar berbicara selama aktivitas banyak membaca memberikan kesempatan lebih kepada siswa untuk berbicara dengan mengikuti aktifitas-aktifitasnya.

                  Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                  Additional Information: (1) Dr. Slamet Utomo, M.Pd (2) Atik Rokhayani, S.Pd, M.Pd.
                  Uncontrolled Keywords: berbicara, aktivitas banyak membaca
                  Subjects: Bahasa dan sastra > Bahasa Inggris
                  Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
                  Depositing User: Diana Diana
                  Tanggal Deposit: 02 Jul 2013 10:17
                  Last Modified: 02 Jul 2013 10:17
                  URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1255

                  Actions (login required)

                  View Item