Wujud Kesantunan Berbahasa Sebagai Profesionalisme Guru di Tingkat Sekolah Dasar dalam Berkomunikasi Melalui Media Short Message Service: kajian pragmatik

Fathurohman, Irfai (2013) Wujud Kesantunan Berbahasa Sebagai Profesionalisme Guru di Tingkat Sekolah Dasar dalam Berkomunikasi Melalui Media Short Message Service: kajian pragmatik. In: Prosiding Seminar nasional: Peranan Guru Profesional dan Berkarakter dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia di Era Global. Badan Penerbit Universitas Muria Kudus, Kudus, pp. 163-176. ISBN 978-602-18835-8-7

[img]
Tinjau ulang
PDF (Sampul & Daftar Isi) - Published Version
Download (466Kb) | Tinjau ulang
    [img]
    Tinjau ulang
    PDF (Artikel) - Published Version
    Download (146Kb) | Tinjau ulang

      Abstrak

      Penelitian ini memiliki empat tujuan. Pertama, mendeskripsikan nilai-nilai kesantunan berbahasa dalam berkomunikasi melalui media short message service. Kedua, mengetahui perubahan gejala kesantunan berbahasa melalui media short message service. Ketiga, memaparkan solusi untuk meningkatkan nilai-nilai kesantunan berbahasa dalam berkomunikasi melalui media short message servise. Keempat, memaparkan penggunaan nilai-nilai kesantunan berbahasa dalam berkomunikasi melalui media short message servise sebagai bahan ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar. Adapun jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Strategi dalam penelitian ini adalah studi kasus terpancang. Objek dalam penelitian ini yaitu kesantunan berbahasa. Kesantunan berbahasa tersebut dianalisis dari media short message servise menggunakan kajian pragmatik. Adapun data pada penelitian ini adalah berupa kata, kalimat dan ungkapan yang terdapat dalam media short message servise yang mengandung nilai-nilai kesantunan berbahasa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan simak catat dan teknik pustaka. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan heuristik dan hermeneutik. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pertama, nilai-nilai kesantunan berbahasa ditemukan dari komunikasi menggunakan media short message service. Nilai-nilai tersebut diantaranya berupa maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, maksim kesetujuan, dan maksim kesimpatian. Kedua, perubahan gejala kesantunan berbahasa melalui media short message service disebabkan karena sengaja memojokkan mitra tutur. Ketiga, solusi yang dapat diberikan untuk meningkatkan nilai-nilai kesantunan berbahasa dalam berkomunikasi melalui media short message servise yaitu partisipan yang terdiri dari penutur dan mitra tutur saling menghormati, pesan yaitu isi tuturan yang disampaikan sesuai menggunakan tingkat kesopanan yang tepat, konteks situasi yaitu keadaan dan suasana tempat tuturan terjadi bahasa atau ragam bahasa yang digunakan. Keempat, implementasi nilai-nilai kesantunan berbahasa sebagai materi ajar di SD bertujuan untuk mencapai kompetensi pembelajaran dengan kompetensi dasar "memperkenalkan diri sendiri dengan kalimat sederhana dan bahasa yang santun", serta kompetensi dasar "menyapa orang lain dengan menggunakan kalimat sapaan yang tepat dan bahasa yang santun". Materi ajar disajikan dalam bentuk modul pembelajaran.

      Tipe dokumen: Bagian dari buku dan sejenisnya
      Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
      Bahasa dan sastra > Filologi. Linguistik. > Komunikasi Non Verbal
      Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Buruh. Pekerjaan, Kelas Pekerja. > Profesi (Umum). Pekerja profesional
      Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
      Depositing User: Mrs Noor Athiyah
      Tanggal Deposit: 03 Jul 2013 10:08
      Last Modified: 23 May 2014 10:39
      URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1278

      Actions (login required)

      View Item