Pengaruh teknis irigasi dan pemberian mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (allium ascalonicum l) di lahan pantai pada tanah entisol

Purnama, Gilang (2020) Pengaruh teknis irigasi dan pemberian mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (allium ascalonicum l) di lahan pantai pada tanah entisol. Sarjana thesis, UMK.

[img] Text (Hal. Depan)
01. HALAMAN JUDUL.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (338kB)
[img] Text (Bab 2)
03. BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (303kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 3)
04. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (414kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 4)
05. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (Bab 5)
06. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (131kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
07. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (Lampiran)
08. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknis irigasi dan pemberian mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) di lahan pasir pada tanah entisol. Penelitian di laksanakan dilahan berpasir pesisir pantai Empu Rancak yang memiliki jenis tanah Entisol, Desa Karang Gondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara dengan ketinggian tempat 3 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 april 2019 sampai dengan 06 juli 2019. Penelitian yang di lakukan menggunakan metode faktorial Rancangan Petakk Terbagi (Split Plot) yang terdiri dari dua faktor dan di ulang sebanyak tiga kali. Faktor yang pertama yaitu teknis irigasi (T) sebagai petak utama, yang terdiri dari tiga taraf sebagai berikut: T1 (siram), T2 (irigasi sprinkel) dan T3 ( irigasi tetes). Faktor kedua yaitu mulsa (M) sebagai anak petak yang terdiri dari tiga taraf sebagai berikut: M0 (tanpa mulsa), M1 (mulsa plastic hitam perak) dan M3 (mulsa jerami padi 20 ton/ha). Penelitian mununjukkan bahwa perlakuan teknis irigasi tidak berpengaruh terhadap semua parameter yang di amati. Pemberian mulsa berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 MST, 6 MST dan 8 MST. Terdapat interaksi antar teknis irigasi dan pemberian mulsa terhadap tinggi tanaman umur 8 MST, jumlah daun umur 6 MST dan 8 MST, bobot brangkasan segar, bobot brangkasan kering, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi kering konsumsi per rumpun dan bobot kering oven. Kombinasi antara teknis irigasi siram dan pemberian mulsa jerami padi (T1M2) mampu menghasilkan bobot umbi kering konsumsi per rumpun sebanyak 81,73 g sedangkan pada perlakuan teknis irigasi tetes dan tanpa pemberian mulsa (T3M0) sebanyak 45,78

Item Type: Skripsi/ Thesis (Sarjana)
Dosen Pembimbing: Dosen Pembimbing: 1. Ir. Hadi Supriyono,M.S Dosen Pembimbing: 2. Ir.Zeid Nahdi,M.Sc
Kata Kunci: Bawang Merah Varietas Tajuk, Lahan Pasir, Mulsa, Teknis Irigasi.
Subjects: Pertanian > Pertanian (umum) > Ekonomi pertanian. Manajemen pertanian. matematika pertanian. Termasuk standar produksi, dokumentasi arsip, pemasaran, pemeringkatan pekerjaan pertanian
Pertanian > Pertanian (umum)
Program Studi: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Date Deposited: 07 May 2021 21:19
Last Modified: 07 May 2021 21:19
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/14013

Actions (login required)

View Item View Item