Perlindungan hukum pedagang di pasar tradisional dengan adanya toko swalayan di kabupaten kudus

HERYANTO, AURA ADELLIA FIQRI (2021) Perlindungan hukum pedagang di pasar tradisional dengan adanya toko swalayan di kabupaten kudus. lainnya thesis, UNIVERSITAS MURIA KUDUS.

[img] Text (HAL JUDUL)
HALAMAN JUDUL.pdf - Published Version

Download (814kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (246kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (62kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (175kB)

Abstrak

Skripsi yang berjudul "Perlindungan Hukum Pedagang di Pasar Tradisional dengan Adanya Toko Swalayan di Kabupaten Kudus", dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 12 Tahun 2017 terkait jumlah toko swalayandan sistem zonasi pendirian toko swalayan dengan Pasar Tradisional yang belum dapat terlaksana sebagaimana ketentuan peraturan tersebut. Oleh karena itu, perlunya pengawasan dan peninjuan kembali perizinan yang telah dikeluarkan pejabat yang berwenang terkait pelaksanaan syarat pendirian baik jumlah dan penerapan sistem zonasi pendirian Toko Swalayan di Kabupaten Kudus. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menjawab permasalahan bagaimanakah perlindungan hukum pedagang di pasar tradisional dengan maraknya pendirian toko swalayan yang tidak sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 12 Tahun 2017 dan bagaimanakah dampak keberadaan toko swalayan terhadap pedagang di pasar tradisional di Kabupaten Kudus. Penelitian skripsi ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dan menggunakan metode analisa data kualitatif dengan bentuk spesifikasi deskriptif analisis. Metode penentuan sampel yang digunakan yaitu non-random sampling. Jenis data menggunakan data primer sebagai data utama yang didapatkan langsung dari wawancara atau responden sampel dan data sekunder dari studi kepustakaan. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa pertama, pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 12 Tahun 2017 terkait jumlah toko swalayandan sistem zonasi pendirian toko swalayan yang berupa minimarket dengan Pasar Tradisional belum dapat terlaksana sebagaimana ketentuan peraturan tersebut,dikarenakan lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap perkembangan toko swalayan dan perlindungan hukum tersebut tidak dapat diperoleh karena pemerintah tidak menerapkan sanksi administratif sebagaimana Pasal 20 Peraturan Daerah Kabupaten Kudus dan perlindungan hukum hanya dalam law in book. Kedua, dampak pendirian minimarket yang berdekatan dengan pasar tradisional yaitu pedagang pasar tradisional mengalami dampak penurunan omset sebesar 5% perhari. Hal tersebut dikarenakan pendirian Toko Swalayan yang berdekatan dengan Pasar Tradisional yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan memberikan dampak buruk terhadap omset penjualan pedagang sembako di Pasar Tradisional. Pendirian minimarket tersebut juga membawa dampak positif, diantaranya bisa membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Item Type: Skripsi/ Thesis (lainnya)
Dosen Pembimbing: Pembimbing 1. Suciningtyas, S.H, M.Hum., Pembimbing 2. anggit Wicaksono, S.H, M.H
Kata Kunci: Perlindungan Hukum Pedagang, Pasar Tradisional, Pendirian Toko Swalayan
Subjects: Hukum
Hukum > Hukum negara
Hukum > Hukum negara > Teori dan prinsip hukum
Program Studi: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Date Deposited: 26 Sep 2021 21:54
Last Modified: 26 Sep 2021 21:54
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/14897

Actions (login required)

View Item View Item