UPAYA MENINGKATKAN DAYA PIKIR ANAK MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS V SD PRINGTULIS 2 JEPARA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Apriyani, Hanik (2013) UPAYA MENINGKATKAN DAYA PIKIR ANAK MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS V SD PRINGTULIS 2 JEPARA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (HAL JUDUL) - Accepted Version
Download (430Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (BAB I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (108Kb) | Request a copy
      [img] PDF (BAB II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (158Kb) | Request a copy
        [img] PDF (BAB III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (187Kb) | Request a copy
          [img] PDF (BAB IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (260Kb) | Request a copy
            [img] PDF (BAB V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (34Kb) | Request a copy
              [img] PDF (BAB VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (20Kb) | Request a copy
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (DAFTAR PUSTAKA) - Accepted Version
                Download (24Kb) | Tinjau ulang
                  [img] PDF (LAMPIRAN) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (876Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Latar belakang penelitian: Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas dan observasi lapangan diperoleh data-data bahwa masih ada sebagian siswa kelas V SD Pringtulis 2 Jepara yang daya pikirnya rendah seperti kurang perhatian anak saat mengikuti pelajaran, pasif dalam kegiatan kerja kelompok, lupa dalam pelajaran hafalan dan daya kreativitasnya rendah. Apabila daya pikir anak tidak dikembangkan dengan baik maka anak akan menjadi pasif dalam menghadapi sesuatu kegiatan. Peningkatan daya pikir anak bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir anak untuk dapat mengolah perolehan belajarnya, dapat menemukan bermacam-macam alternatif pemecahan masalah, membantu anak untuk mengembangkan kemampuan logika dan pengetahuan akan ruang dan waktu serta mempunyai kemampuan untuk memilah-milah, mengelompokkan serta mempersiapkan pengembangan kemampuan berpikir yang teliti. Rumusan masalah “Apakah melalui layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan daya pikir siswa kelas V SD Pringtulis 2 Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013?.Tujuan penelitian: meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti layanan bimbingan kelompok, dan diperolehnya peningkatan daya pikir siswa kelas V SD Pringtulis 2 Jepara setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok. Kegunaan: Kegunaan Teoretis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi ilmu pengetahuan, khususnya bidang bimbingan dan konseling, menambah khasanah pustaka pendidikan dan sekaligus sebagai bahan masukan untuk penelitian sejenisnya.Kegunaan Praktis. Kepala Sekolah: sebagai bahan pembinaan dan evalusi bagi guru kelas dalam usaha perbaikan proses belajar mengajar. Konselor: Sebagai bahan pertimbangan bagi konselor untuk selalu memperhatikankeadaan kliennya yaitu tentang meningkatkan daya pikir. Siswa: Meningkatkan kemampuan menghafal dan memahami materi pelajaran di sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah PTBK yang dilaksanakan 2 siklus, masing-masing siklus 4 kali pertemuan.Subyek penelitian 8 siswa kelas V SD Pringtulis 2 Jepara.Sumber data. Data primer: siswa dan guru kelas. Data sekunder: Referency kepustakaan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif yang dilanjutkan refleksi. Hasil penelitian: Hasil Observasi: Sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dari 8 siswa ada 5 siswa yang daya pikir dalam kategori sangat rendah, dan 3 siswa dalam kategori rendah.Sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok pada siklus I meningkat, dari 8 siswa dalam kategori sangat rendah dan rendah sudah tidak ada, pada kategori cukup ada 6 siswa dan untuk kategori tinggi ada 2 siswa. Pada siklus II peneliti melakukan perbaikan bimbingan kelompok home room hasilnya daya pikir siswa meningkat, dari 8 siswa untuk kategori sangat rendah, rendah sudah tidak ada, pada kategori cukup ada 1 siswa, sedangkan pada kategori tinggi ada 7 siswa. Hasil Wawancara:Sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dari 8 siswa diperoleh rata-rata persentase jawaban sebesar 13% atau dalam kategori sangat rendah.Sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok pada siklus I meningkat dari 8 siswa diperoleh rata-rata persentase jawaban siswa sebesar 41% atau dalam kategori cukup.Pada siklus II peneliti melakukan perbaikan bimbingan kelompok home room hasilnya daya pikir siswa meningkat menjadi kategori tinggi dengan persentase rata 80%. Peningkatan daya pikir siswa dari kondisi awal sampai siklus II sebesar 67%. Uji Hipotesis: Ada peningkatan yang positif penerapan layanan bimbingan kelompok terhadap daya pikir siswa kelas VSD Pringtulis 2 Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013,diterima karena teruji kebenarannya. Pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan daya pikir siswa kelas V SD Pringtulis 2. Dari ke dua siklus yang peneliti laksanakan ini terjadi peningkatan yang lebih baik. Semakin sering diberikan layanan bimbingan kelompok terhadap siswa maka semakin baik pula respon yang diperoleh siswa. Dari 8 siswa yang pada kondisi awal kepercayaan dirinya berangsur-angsur meningkat pada siklus I 2 siswa dalam kategori tinggi dan 6 siswa dalam kategori cukup. Pada siklus II 7 siswa dalam kategori tinggi dan 1 siswa dalam kategori cukup. Kesimpulan: Dari hasil observasi daya pikir siswa kelas V SD Pringtulis 2 Jepara pada kondisi awal dari 8 siswa ada 3 siswa daya pikirnya rendah dan 5 siswa daya pikirnya sangat rendah.Sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok pada siklus I pada kategori cukup ada 6 siswa dan kategori tinggi ada 2 siswa.Pada siklus II untuk kategori cukup ada 1 siswa, sedangkan pada kategori tinggi ada 7 siswa.Dari hasil wawancara pada kondisi awal dari 8 siswa diperoleh rata-rata persentase jawaban sebesar 13% atau dalam kategori sangat rendah.Sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok pada siklus I meningkat dari 8 siswa diperoleh rata-rata persentase jawaban siswa sebesar 41% atau dalam kategori cukup.Pada siklus II peneliti melakukan perbaikan bimbingan kelompok home room hasilnya daya pikir siswa meningkat menjadi kategori tinggi dengan persentase rata 80%. Peningkatan daya pikir siswa dari kondisi awal sampai siklus II sebesar 67%.Oleh karena itu disarankan kepada; Kepala sekolah mengkoordinasikan kegiatan bimbingan kelompok seperti kegiatan pembelajaran dan latihan sehinggamenjadi satu kesatuan yang terpadu, harmonis dan dinamis.Konselor melaksanakan bimbingan kelompok dalam mengentaskan rendahnya daya pikir siswa melalui pendekatan home room sehingga siswa terbuka dalam mengemukakan permasalah yang dihadapi. Bagi siswa yang daya pikirnya rendah diharapkan melatih daya pikirnya melalui latihan mengerjakan soal-soal, melatih diskusi dan berdebat, dan mengerjakan soal di depan kelas.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Drs. Sunardi dan Drs. Sabar Rutoto M.Pd
                    Uncontrolled Keywords: Kata Kunci :Bimbingan Kelompok, Kemampuan Daya Pikir
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: Ririn Mela Safitri
                    Tanggal Deposit: 22 Jul 2013 10:55
                    Last Modified: 22 Jul 2013 10:55
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1594

                    Actions (login required)

                    View Item