STUDI KASUS PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORISTIK UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 TUNGGUL NALUMSARI JEPARA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Fauzi Dwi Lukman Handoko, Aslakhul (2013) STUDI KASUS PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORISTIK UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 TUNGGUL NALUMSARI JEPARA TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (HAL JUDUL) - Accepted Version
Download (397Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (BAB I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (155Kb) | Request a copy
      [img] PDF (BAB II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (377Kb) | Request a copy
        [img] PDF (BAB III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (236Kb) | Request a copy
          [img] PDF (BAB IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (241Kb) | Request a copy
            [img] PDF (BAB V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (116Kb) | Request a copy
              [img] PDF (BAB VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (101Kb) | Request a copy
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (DAFTAR PUSTAKA) - Accepted Version
                Download (99Kb) | Tinjau ulang
                  [img] PDF (LAMPIRAN) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (2292Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Berdasarkan hasil wanwancara dengan guru kelas mengenai pelajaran matematika di kelas IV SD 2 Tunggul Nalumsari Jepara ada banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan, kesulitan tersebut terkait dengan memahami materi dengan baik, kesulitan yang dialami siswa tersebut tidak menjadikan sekolah tidak tinggal diam, guru di kelas IV SD 2 Tunggul Nalumsari Jepara terutama pembimbing terus melakukan bimbingan kepada siswa dengan menerapkan model konseling behavioristik melalui konseling individu mampu mengatasi kesulitan belajar matematika. Berdasarkan latar belakang diatas rumusan masalah: 1. Apa faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika di kelas IV SDN 2 Tunggul Nalumsari Jepara Tahun pelajaran 2012/2013?. 2. Apakah Melalui Pendekatan Konseling Behavioristik Efektif Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika di kelas IV SDN 2 Tunggul Kec.Nalumasari Kab.Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013”?. Tujuan dari penelitian: 1. Untuk menemukan penyebab kesulitan siswa terhadap pelajaran matematika kelas IV SDN 2 Tunggul Kec.Nalumasari Kab.Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013. 2. Untuk menemukan cara mengatasi kesulitan siswa terhadap pelajaran matematika yang dilakukan peneliti melalui pendekatan konseling behavior pada siswa kelas IV SDN 2 Tunggul Kec.Nalumasari Kab.Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013. Kegunaan teoritis : 1. Memberikan wawasan keilmuan yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling. Kegunaan praktisnya: 1. Kepala Sekolah : Memberikan masukan kepada kepala sekolah tentang pentingnya pemberian layanan bimbingan dan konseling disekolah. 2. Guru Kelas : Menambah wawasan guru kelas dalam memberikan bimbingan kepada siswa 3. Siswa : Membantu siswa memperoleh informasi dan mampu mengenali gejala-kesulitan .4. Orang Tua : Membantu orang tua sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan teknik dan strategi dalam mengatasi kesulitan anaknya.5. peneliti : Dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan, menerapkan ilmu yang telah diperoleh. Sesuai judul penelitian, maka Ruang lingkup penelitian ini sesuai dengan judul penelitian “Studi Kasus Pendekatan Model Konseling Behavioristik Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Tunggul Nalumsari Jepara Tahun Ajaran 2012/2013, maka penelitian ini mengungkap tentang pendekatan konseling behavior dalam fungsinya mengatasi kesulitan siswa terhadap pelajaran matematika. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan sebagai berikut: wawancara, observasi,dan dokumentasi Dalam penelitian ini ditemukan faktor yang dapat menyebabkan siswa kelas IV SDN 2 Tunggul Kec.Nalumsari Kab.Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013 mengalami masalah Kesulitan Siswa Terhadap Pelajaran Matematika. Kesulitan dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: konseli NWI Faktor Internal: ketidaksiapan dalam menerima pelajaran matematika.Faktor Eksternal: kurangnya perhatian dan motivasi belajar dari orang tua. Konseli SWS Faktor Internal: kurang berminat terhadap pelajaran matematika.Faktor Eksternal: Pengaruh temannya yang mengajaknya ngobrol di saat jam pelajaran matematika.konseli SLW Faktor Internal: Motivasi belajar matematika rendahFaktor Eksternal: kurang perhatian dan motivasi belajar dari orang tua Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab NWI, SWS dan SLW mengalami kesulitan terhadap pelajaran matematika:1. NWI: ketidaksiapan dalam menerima pelajaran matematika, kurangnya perhatian dan motivasi belajar dari orang tua.2. SWS: kurang berminat terhadap pelajaran matematika, dan Pengaruh temannya yang mengajaknya ngobrol di saat jam pelajaran matematika. 3. SLW: Motivasi belajar matematika rendah, kurang perhatian dan motivasi belajar dari orang tua. Dari hasil penelitian dengan menerapkan konseling behavioristik melalui konseling individu sebanyak tiga kali pada tiap konseli, peneliti menyimpulkan bahwa kesulitan terhadap pelajaran matematika yang dialami: NWI sering melamun dan sering tidak mengerjakan tugas matematika, SWS: sering tidak memperhatikan guru dan tidak sungguh dalam mengerjakan tugas matematika, SLW: sering diam dan takut bertanya saat pelajaran matematika. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan konseling behavior dengan teknik pengkondisian operan, latihan perilaku asertif dan kontrak perilaku. Dari hasil konseling ketiga siswa tersebut, mereka dapat memahami jika kesulitan yang berlebihan dapat merugikan dirinya sendiri. Berdasarkan penemuan penelitian, saran yang diajukan :1. Kepala Sekolah : Perlu diadakan pertemuan secara periodik dengan guru kelas untuk membahas permasalahan siswa.2. Guru Kelas : Membantu mengatasi kesulitan siswa terhadap pelajaran matematika agar siswa bisa mencapai nilai pelajaran matematika yang maksimal.3. Orang Tua : Menjalin kerjasama dengan sekolah dengan cara saling memberikan informasi mengenai perkembangan anak. 4. Siswa : Siswa diharapkan lebih terbuka terhadap guru kelas apabila mengalami kesulitan terhadap pelajaran matematika.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing I dan II: Drs. Sabar Rutoto, M.Pd, dan Drs.Masturi, MM.
                    Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Pendekatan Konseling Behavior dan Kesulitan Belajar Matematika.
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: Ririn Mela Safitri
                    Tanggal Deposit: 24 Jul 2013 11:41
                    Last Modified: 24 Jul 2013 11:41
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1626

                    Actions (login required)

                    View Item