Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Sdn Ngemplik Wetan 1 Materi Penjumlahan Pecahan Menggunakan Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education

Agustiya, Faudany (2013) Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Sdn Ngemplik Wetan 1 Materi Penjumlahan Pecahan Menggunakan Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (HAL JUDUL) - Accepted Version
Download (3194Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (286Kb)
      [img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (928Kb)
        [img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (885Kb)
          [img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (16Mb)
            [img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (1553Kb)
              [img] PDF (BAB 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (78Kb)

                Abstrak

                Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi hasil belajar matematika siswa yang rendah. Indikasi tersebut terdapat pada siswa kelas V SDN Ngemplik Wetan 1 yang sekaligus sebagai subjek penelitian. Hal ini ditandai dengan pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan tidak berorientasi pada kenyataan. Suasana belajar matematika yang cenderung abstrak menyebabkan siswa sulit mempelajari matematika, dan akhirnya banyak siswa yang kurang tertarik dan hasil belajar matematika rendah. Dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hal ini sesuai dengan salah satu karakteristik RME yaitu pembelajaran harus dimulai dari masalah kontekstual yang diambil dari dunia nyata. Rumusan masalah yang akan dibahas dan diuraikan pada penelitian ini “Bagaimanakah peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas V semester 2 SDN Ngemplik Wetan 1 materi penjumlahan pecahan menggunakan model pembelajaran RME?”. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk menemukan “seberapa besar peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas V semester 2 SDN Ngemplik Wetan 1 materi penjumlahan pecahan menggunakan model pembelajaran RME”. Kegunaan penelitian adalah (1) kegunaan teoritis, menambah pemahaman model pembelajaran RME dalam meningkatkan hasil belajar matematika kelas V semester 2 khususnya pada materi penjumlahan pecahan di SDN Ngemplik Wetan 1; (2) kegunaan praktis, (a) bagi peneliti, memberikan pengalaman mengajar dengan menggunakan model pembelajaran RME; (b) Bagi siswa, meningkatkan pemahaman dan hasil belajar matematika siswa; (c) Bagi guru, meningkatkan motivasi guru untuk menciptakan kondisi belajar yang menarik dan menyenangkan; (d) Bagi sekolah, dasar perbaikan dalam peningkatan prestasi sekolah dan kualitas pembelajaran, memotivasi guru-guru untuk mengembangkan berbagai macam model pembelajaran yang menyenangkan. hipotesis tindakan yang peneliti ajukan adalah model pembelajaran RME dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V semester 2 SDN Ngemplik Wetan 1 materi penjumlahan pecahan. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yaitu dengan langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Kondisi awal siswa sebelum melakukan tindakan mendapat ketuntasan klasikal sebesar 29,17% dengan rata-rata 54,41 meningkat pada siklus I menjadi 66,67% dengan rata-rata 59,58 dan pada siklus II meningkat menjadi 83,33% dengan rata-rata 67,92. Aktivitas belajar siswa secara individu pada siklus I mendapat rata-rata 64% dengan kualifikasi “cukup” meningkat pada siklus II menjadi 75% dengan kualifikasi “baik”. Aktivitas belajar siswa secara kelompok pada siklus I mendapatkan rata-rata 54% dengan kualifikasi “kurang” meningkat pada siklus II menjadi 73% dengan kualifikasi “baik”. kinerja guru pada siklus I mendapatkan rata-rata 77% dengan kualifikasi “baik” meningkat pada siklus II menjadi 85% dengan kualifikasi “sangat baik”. Simpulan pada penelitian ini adalah pengunaan model pembelajaran RME dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa, aktivitas belajar siswa baik individu maupun kelompok, serta kinerja guru. Saran dalam penelitian ini, yaitu (a) guru harus lebih memperhatikan penerapan konteks materi yang diajarkan, (b) penggunaan model pembelajaran RME harus dipersiapkan dengan matang dan bisa mengatur alokasi waktu dengan baik, (c) penggunaan model pembelajaran RME harus mampu sekreatif mungkin dalam menanamkan konsep kepada siswa, (d) kemampuan siswa dalam mengubah bentuk pecahan menjadi pecahan senilai dan cara menyederhanakan pecahan harus lebih ditekankan kembali, (e) diharapkan guru dapat memberikan perhatian dan bimbingan lebih lanjut bagi siswa yang belum tuntas, (f) siswa hendaknya dimulai sekarang untuk mengadakan kelompok belajar, (g) diharapkan peneliti yang akan datang dapat lebih memahami dan mengembangkan model pembelajaran RME.

                Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                Additional Information: Pembimbing 1 : Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd NIP. 19560619 198503 1 002 Pembimbing 2 : Eka Zuliana, M.Pd NIS. 0610701000001221
                Uncontrolled Keywords: Belajar Matematika, Realistic Mathematic Education
                Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
                Depositing User: Ririn Mela Safitri
                Tanggal Deposit: 14 Nov 2013 09:02
                Last Modified: 14 Nov 2013 09:02
                URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1747

                Actions (login required)

                View Item