Pengaruh Komunikasi Atasan Bawahan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Di Pt. Asdp Indonesia Ferry(Persero) Cabang Jepara

Abdul Manan, Ismit (2013) Pengaruh Komunikasi Atasan Bawahan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Di Pt. Asdp Indonesia Ferry(Persero) Cabang Jepara. Skripsi Sarjana thesis, UNIVERSITAS MURIA KUDUS.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Judul) - Accepted Version
Download (217Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (BAB I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (163Kb) | Request a copy
      [img] PDF (BAB II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (250Kb) | Request a copy
        [img] PDF (BAB III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (223Kb) | Request a copy
          [img] PDF (BAB IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (323Kb) | Request a copy
            [img] PDF (BAB V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (78Kb) | Request a copy
              [img]
              Tinjau ulang
              PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
              Download (161Kb) | Tinjau ulang
                [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                Download (896Kb) | Request a copy

                  Abstrak

                  Untuk membentuk suatu kerja sama yang baik jelas perlu adanya komunikasi yang baik antara unsur-unsur yang ada di dalam organisasi tersebut .Komunikasi yang baik akan menimbulkan saling pengertian dan kenyamanan dalam bekerja. Sesuai dengan kenyataan tersebut seberapa besar fungsi komunikasi berperan dalam organisasi sering diabaikan. Hal semacam ini yang sering terjadi didalam pengembangan organisasi modern yaitu tentang terjadinya missunderstanding (kesalahan persepsi) dalam komunikasi dua arah antara atasan bawahan dalam organisasi. Kinerja bisa dibangun melalui sumber daya manusia dengan melakukan komunikasi yang baik. Dalam hubungan kerja komunikasi dalam lingkungan kerja khususnya komunikasi atasan bawahan menjadi hal yang sangat penting karena bisa mengetahui kemauan setiap individu yang ada. Seperti halnya komunikasi, budayaorganisasi seseorang bisa mempengaruhi kinerja. Berdasarkan kinerja yang dilakukan karyawan bisa diketahui budaya organisasi yang terkait disuatu perusahaan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) apakah ada pengaruh komunikasi atasan bawahan dan Budaya Organisasi secara parsial terhadap kinerja karyawan di PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) cabang Jepara? (2) apakah ada pengaruh komunikasi atasan bawahan dan Budaya Organisasi secara berganda terhadap kinerja karyawan di PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) cabang Jepara? Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) untuk menguji pengaruh komunikasi atasan bawahan dan Budaya Organisasi terhadap kinerja di PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) cabang Jepara secara parsial (2) untuk menguji pengaruh komunikasi atasan bawahan dan Budaya Organisasi terhadap kinerja di PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) cabang Jepara secara berganda. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara dan kuesioner yaitu Pengumpulan data denganmemberikandaftarpertanyaan yang disusunsecaratertulisdandiberikanuntukmendapatkanketerangandarisumber data. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif dengan hasil penelitian sebagai berikut ini. 1. Secara parsial variabel komunikasi atasan bawahan dan budaya organisasi terbukti memiliki pengaruh terhadap variabel kinerja. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai t hitung masing–masing variabel komunikasi atasan bawahan dan budaya organisasi sebesar 3,090 dan 5,827 ternyata lebih besar dari t tabel sebesar 2,358. Secara berganda komunikasi atasan bawahan, budaya organisasi dan terbukti memiliki pengaruh terhadap variabel kinerja. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai F hitung = 127,347 ternyata lebih besar dari F tabel sebesar 5,06. 2. Variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap variabel kinerja adalah variabel budaya organisasi. Hal inidibuktikandaripersamaanregresinyaadalahberikutini. Y = 0,224 + 0,616X1 + 0,978X2 + 0,194

                  Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                  Additional Information: Pembimbing I : Drs. M. Masruri, MM Pembimbing II : Ratna Yulia Wijayanti, SE MM.
                  Uncontrolled Keywords: manajemen organisasi
                  Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Perdagangan. Perniagaan > Manajemen personel. Manajemen sumber daya manusia. Manajemen tenaga kerja.
                  Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
                  Depositing User: asih winarti
                  Tanggal Deposit: 27 Jan 2014 14:31
                  Last Modified: 27 Jan 2014 14:31
                  URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/1874

                  Actions (login required)

                  View Item