ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)TERHADAP LAYANAN INTERNET BANKINGDENGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN NASABAH BANK DI KABUPATEN KUDUS

Kartika, Candra (2013) ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)TERHADAP LAYANAN INTERNET BANKINGDENGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN NASABAH BANK DI KABUPATEN KUDUS. Tugas Akhir Diploma thesis, Fakultas Ekonomi.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (417kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (104kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (65kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (181kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (420kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (23kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (134kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (141kB)

Abstrak

Analisis proses adopsi teknologi informasi banyak Technology Acceptance Model (TAM), yang terdiri dari persepsi pengguna kemudahan dan persepsi pengguna terhadap kegunaan. Responden nasabah pada Bank di Kabupaten Kudus. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Perceived usefulness (PU) berpengaruh positif signifikan terhadap personalization (P). Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi manfaat berpengaruh terhadap sikap nasabah dalam menggunakan internet banking service. 2. Persepsi kemanfaatan (PU) berpengaruh terhadap penggunaan computer (CSE). Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi manfaat mempengaruhi penggunaan computer. 3. Persepsi kemanfaatan (PU) berpengaruh terhadap kepercayaan (trust / T) internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi manfaat mempengaruhi kepercayaan nasabah dalam internet banking. 4. Persepsi kegunaan (PU) tidak berpengaruh terhadap behavioral intention (BI). Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi manfaat tidak mempengaruhi intensitas pemakaian nasabah dalam menggunakan internet banking. 5. Persepsi kemanfaatan (PU) tidak berpengaruh terhadap penerimaan kredibilitas (PC) dari internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi manfaat tidak mempengaruhi penerimaan kredibilitas nasabah dalam penggunaan internet banking. 6. Persepsi kemudahaan penggunaan (PEU) tidak berpengaruh terhadap sikap / personalization (P) terhadadp internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan tidak mempengaruhi sikap nasabah dalam penggunaan internet banking. 7. Persepsi kemudahaan penggunaan (PEU) tidak berpengaruh terhadap computer self efficiency (CSE) terhadap internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan tidak mempengaruhi penggunaan computer dalam internet banking. 8. Persepsi kemudahaan penggunaan (PEU) tidak berpengaruh terhadap kepercayaan/trust (P) terhadap internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan tidak mempengaruhi kepercayaan nasabah dalam penggunaan internet banking. 9. Persepsi kemudahaan penggunaan (PEU) berpengaruh terhadap behavioral intention (BI) terhadadp internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan mempengaruhi behavioran intension nasabah dalam penggunaan internet banking. 10. Persepsi kemudahaan penggunaan (PEU) berpengaruh terhadap persepsi kredibilitas (PC) terhadap internet banking. Hasil tersebut menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan mempengaruhi persepsi kredibilitas. 11. Sikap / personalization (P) tidak berpengaruh terhadap internet banking service. Bahwa layanan internet bank yang diberikan oleh bank ternyata tidak dipengaruhi oleh sikap / personalization bank. Bank dalam memberikan layanan internet bank untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi dan mengantisipasi persaingan serta memudahkan mereka dalam melakukan kegiatan perbankan dibandingkan jika nasabah datang langsung kepada kantor cabang bank tersebut yang terdekat. 12. Computer self efficiency (CSE) berpengaruh terhadap terhadap internet banking service. Hasil tersebut menyatakan bahwa penggunaan computer oleh nasabah mempengaruhi layanan internet banking.13. Kepercayaan/trust (T) tidak berpengaruh terhadap internet banking service. Hasil tersebut menyatakan bahwa kepercayaan ternyata tidak mempengaruhi layanan internet bank. 14. Behavioral intention (BI) berpengaruh terhadap internet banking service. Perilaku nasabah dalam memanfaatkan layanan internet banking yang tinggi sangat mempengaruhi layanan internet bank. Keinginan nasabah dalam memanfaatkan layanan, menggunakan dalam transaksi dan mengetahui saldo ternyata mempengaruhi layanan internet banking. 15. Perceived credibility (PC) berpengaruh terhadap internet banking service. Hasil tersebut menyatakan bahwa kredibilitas data dalam internet banking ternyata mampu mempengaruhi layanan internet banking. Kata Kunci: Persepsi Kemanfaatan, Persepsi Kemudahan, Internet Bankin

Tipe dokumen: Skripsi (Tugas Akhir Diploma)
Additional Information: Nama : Wahidil, SE, M.Si, Akt
Uncontrolled Keywords: akuntansi
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Perdagangan. Perniagaan > Akuntansi. Perbukuan.
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi (D3)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 14 Feb 2014 04:00
Last Modified: 14 Feb 2014 04:00
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2014

Actions (login required)

View Item View Item