PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF UNTUK MENANGANI KASUS PESIMIS MERAIH MASA DEPAN PADA SISWA KELAS XMAN 1 KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Jaya, dwi Firman (2013) PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF UNTUK MENANGANI KASUS PESIMIS MERAIH MASA DEPAN PADA SISWA KELAS XMAN 1 KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman sampul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (217kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (313kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (232kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (279kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (232kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (161kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (165kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB)

Abstrak

Jaya, Dwi Firman Aji. 2013. Penerapan Konseling Rasional Emotif Untuk Menangani Kasus Pesimis Meraih Masa Depan Pada Siswa Kelas X Man 1 Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Universitas Muria Kudus. Pembimbing: (i) Dra. Sumarwiyah, M.Pd, Kons, (ii) Dr. Sukiman. M.Pd. Kata kunci: rasional emotif, pesimis. Latar belakang dalam penelitian ini adalah pendidikan merupakan suatu proses pembelejaran yang dilakukan secara terencana dan sistematis. Tujuan pendidikan yang bersifat implisit (tersembunyi) adalah untuk memperoleh masa depan yang lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi dalam pemenuhan harapan tersebut terkadang para peserta didik juga memperoleh hambatan-hambatan, salah satunya adalah menjadi siswa yang pesimis. Rumusan masalah: Apakah model konseling rasional emotif dapat membantu mengentaskan permasalahan siswa pesimis dalam meraih masa depan di MAN 1 Kudus ? Tujuan penelitian ini: 1. Untuk menemukan faktor-faktor penyebab pesimis meraih masa depan, 2. Untuk membantu mengatasi menangani kasus pesimis meraih masa depan. Dalam kajian teori membahas tentang pengertian konseling rasional emotif dan variable pesimis meraih masa depan. Konseling rasional emotif konseling rasional emotif merupakan suatu teknik dalam konseling yang cara kinerjanya lebih mengetumakan cara berfikir logis untuk merubah dalam berperasaan dan beperilaku agar individu/kelompok individu dapat mengembangkan diri secara optimal, sedangkan pesimis suatu kondisi dimana seseorang selalu memiliki pikiran negatif atau tidak rasional terhadap masa depan yang inginkan, sehingga seseorang yang memiliki sikap pesimis selalu merasa penuh kesulitan dan tidak berdaya menghadapi masa depan. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus, dengan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek 3 siswa yaitu ERD, SA dan SAW yang mengalami permasalahan pesimis meraih masa depan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan pada bulan Mei-Juni. Analisis data menggunakan teknik induksi sistem bacon. Sedangkan dalam menangani siswa tersebut menggunakan layanan konseling dengan pendekatan rasional emotif. Hasil penelitian ini membahas tentang beberapa faktor yang menyebabkan konseli pesimis meraih masa depan dan pengaruh pendekatan konseling rasional emotif dari ketiga konseli: 1. Konseli ERD, disebabkan oleh faktor dari perasaan ragu-ragu dan tidak yakin terhadap kemampuanya. 2. Konseli SA, faktor penyebabnya adalah takut dan cemas, sehingga menjadikannya tidak berani mewujudkan cita-citanya. 3. Konseli SAW, faktor penyebabnya adalah kurang percaya diri dan merasa dirinya tidak pantas. Setelah diberikan konseling menggunakan pendekatan rasional emotif sebanyak 4 kali, yang mulanya mereka pesimis meraih masa depan kini sedikit demi sedikit menjadi optimis dalam meraih masa depan dengan cita-citanya masing-masing. Akhirnya berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik keseimpulan bahwa pendekatan konseling rasional emotif sangat efektif dalam menangani siswa pada kasus pesimis meraih masa depan di Man 1 Kudus. Hal ini di dibuktikan dengan adanya perubahan sikap dari ketiga konseli dari yang awalnya pesimis berubah menjadi siswa yang optimis. Saran yang diajukan adalah: 1. Kepala Sekolah, Sangat perlu diadakanya pertemuan secara periodik dengan guru pembimbing dan guru mata pelajaran guna membahas permasalahan-permasalah yang timbul pada diri siswa. 2. Guru Pembimbing/Konselor, Dapat menggunakan teknik pendekatan rasional emotif sebagai pedoman untuk menangani siswa yang pesimis meraih masa depan Dan Selalu memperhatikan perkembangan siswanya khususnya siswa yang memerlukan perhatian khusus agar dapat mengembangan dirinya di sekolah. 3. Guru Mata Pelajaran dan Wali Kelas, Selalu memantau perkembangan siswa, baik perkembangan akademik maupaun perkembangan perilakunya dengan cara memperhatikan nilai-nilai ulangan atau tugas dan mengamati perilaku siswa secara langsung maupun tidak langsung. 4. Siswa, Siswa diharapkan dapat mengembangkan dirinya dengan baik, dan dapat menghindarkan diri dari sikap pesimis. 5. Bagi Orang Tua Hendaknya memperhatikan serta memahami diri anaknya akan tugas untuk memantau perkembangan anaknya, 6. Bagi peneliti berikutnya. Dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dan ketrampilan menerapkan ilmu yang telah diperoleh.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Dra. Sumarwiyah, M.Pd, kons
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 18 Feb 2014 04:55
Last Modified: 18 Feb 2014 04:55
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2120

Actions (login required)

View Item View Item