Peran Pariwisata dalam Pelestarian Kesenian Tradisional

Kanzunnudin, Mohammad (2011) Peran Pariwisata dalam Pelestarian Kesenian Tradisional. Gemawisata: jurnal ilmiah pariwisata, 9 (1). pp. 15-26. ISSN 1411 - 5077

[img] PDF (Artikel) - Published Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (186Kb) | Request a copy

    Abstrak

    ABSTRACT Traditional arts used in the realm of tourism attractions. As the tank tourism, traditional arts have the power required by the demands of quality tourism products, namely (1) uniqueness, (2) authenticity, (3) originality, and (4) diversity. Therefore, the development or tourism development oriented art tradisional rose as a reliable tourist attraction. In this context, the development of tourism rests on the principle of benefits, equity, sustainability, participatory, sustainable, and civility. Footing the principles relating to the tourism development of traditional arts as a tourist attraction appropriate with the principles of tourism, among others (1) uphold religious norms and cultural values (traditional arts) as a manifestation of the concept of living in balance relations between man and God Almighty, correlation between human and fellow man, and the relationship between humans and the environment, (2) preserve nature and the environment; and (3) to empower local communities in tourist areas. Implementation of the principle and the principle of tourism development is intended that the existence and characteristics of traditional arts as a form of actualization of collective habits and people's collective consciousness is well maintained and sustainable. Implementation of this concept is the direct role of tourism in the preservation of traditional arts. ABSTRAK Kesenian tradisional dalam ranah pariwisata dijadikan daya tarik wisata. Sebagai daya tarik wisata, kesenian tradisional memiliki kekuatan yang dipersyaratkan oleh tuntutan kualitas produk wisata, yakni (1) keunikan, (2) otentisitas, (3) originalitas, dan (4) diversitas. Oleh sebab itu, pengembangan atau pembangunan pariwisata selalu berorientasi mengangkat kesenian tradiasional sebagai daya tarik wisata yang diandalkan. Dalam konteks ini, maka pengembangan pariwisata berpijak pada asas manfaat, keseimbangan, kelestarian, partisipatif, berkelanjutan, dan kesantunan. Pijakan asas-asas pengembangan pariwisata yang berkaitan dengan kesenian tradisional sebagai daya tarik wisata tersebut sesua dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan kepariwisataan yang antara lain (1) menjunjung tinggi norma-norma agama dan nilai budaya (kesenian tradisional) sebagai pengejawantahan dari konsep hidup dalam keseimbangan hubungan antara manusia dan Tuhan Yang Maha Esa, hubungan antara mausia dan sesama manusia, dan hubungan antara manusia dan lingkungan; (2) memelihara kelestarian alam dan lingkungan hidup; dan (3) memberdayakan masyarakat setempat yang ada di kawasan wisata. Implementasi asas dan prinsip pengembangan pariwisata tersebut dimaksudkan agar eksistensi dan karakteristik kesenian tradisional sebagai bentuk aktualisasi kebiasaan kolektif dan kesadaran kolektif masyarakat tetap terjaga dan lestari. Pelaksanaan konsep ini merupakan peran langsung pariwisata dalam pelestarian kesenian tradisional.

    Tipe dokumen: Artikel
    Uncontrolled Keywords: traditional arts, conservation, tourism development, tourist attraction
    Subjects: Bahasa dan sastra > Sastra (Umum) > Seni pertunjukan. Bisnis pertunjukan
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
    Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Users 2 tidak ditemukan.
    Tanggal Deposit: 29 Mar 2012 12:12
    Last Modified: 06 Dec 2012 10:43
    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/225

    Actions (login required)

    View Item