PENINGKATAN KEMAMPUAN BERINTERAKSI MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEHNIK SOSIO DRAMA SISWA KELAS X SMA PGRI KALIWUNGU KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013

Mahya, Yodhi Adib (2014) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERINTERAKSI MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEHNIK SOSIO DRAMA SISWA KELAS X SMA PGRI KALIWUNGU KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Judul) - Accepted Version
Download (878kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (187kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (335kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (354kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (576kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (115kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (22kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (170kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy

Abstrak

Kelas X SMA PGRI Kaliwungu Kudus, memiliki kemampuan berinteraksi rendah antara lain siswa suka mengambil keputusan dalam konflik dan tidak dapat bekerja dalam kelompok. Salah satu upaya meningkatkan kemampuan berinteraksi siswa adalah dengan layanan bimbingan kelompok Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok, 2) menemukan seberapa besar peningkatan kemampuan berinteraksi siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Kegunaan penelitian ini adalah: 1) Untuk Kepala Sekolah, dapat dijadikan masukan untuk menentukan kebijakan dalam pelaksanaan bimbingan konseling di sekolah, 2) Untuk Guru, dijadikan masukan untuk dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi siswa, 3) Untuk Siswa, meningkatkan kemampuan berinteraksi siswa di sekolah, 4) Untuk Konselor di Sekolah, memberikan masukan tentang layanan bimbingan kelompk atau yang lain yang dapat diberikan kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan berinteraksi siswa. Kemampuan berinteraksi merupakan hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorangan, antar kelompok-kelompok manusia dan antar orang dengan kelompok-kelompok masyarakat. Interaksi terjadi apabila dua orang atau kelompok saling bertemu dan pertemuan antara individu dengan kelompok dimana komunikas terjadi diantara kedua belah pihak. Teknik sosiodrama adalah suatu cara dalam bimbingan yang memberikan kesempatan pada siswa-siswa untuk mendramatisasikan sikap, tingkah laku atau penghayatan seseorang seperti yang dilakukan dalam hubungan sosial sehari-hari di masyarakat. Maka dari itu sosiodrama dipergunakan dalam pemecahan masalah-masalah sosial yang mengganggu belajar dengan kegiatan drama sosial. Subjek penelitian adalah 8 peserta didik. Variabel bebas (X) yaitu layanan bimbingan kelompok (Y) adalah kemampuan berinteraksi. Metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 pertemuan. Hasil penelitian sebelum dilakukan layanan bimbingan kelompok kondisi awal siswa dari 8 siswa yang menjadi anggota bimbingan kelompok, dalam kamampuan berinteraksi sebagai berikut: 2 siswa (25%) memiliki kemampuan berikteraksi dalam kategori sangat kurang, 5 siswa (62,5%) memiliki kemampuan berinteraksi dalam kategori kurang dan 1 orang (12,5%) memiliki kemampuan berikteraksi dalam kategori cukup. Setelah dilakukan layanan bimbingan kelompok siklus I kemampuan berinteraksi siswa, terdapat 1 siswa (12,5%) dalam kategori kurang, 6 siswa (75%) memiliki kemampuan berinteraksi cukup dan 1 siswa (12,5%) memiliki kemampuan berinteraksi dalam kategori baik. Setelah siklus II kemampuan berinteraksi siswa dengan kategori baik sebanyak 6 siswa (75%), dan yang kategori sangat baik sebanyak 2 siswa (25%). Kesimpulan penelitian ini adalah bimbingan Kelompok dengan tehnik sosiodrama dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi untuk siswa kelas X2 SMA PGRI Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran Tahun 2013”. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diajukan saran-saran sebagai berikut: 1) Kepala sekolah, diharapkan dapat memberikan kebijakan yang mendukung pelaksanaan program Bimbingan dan Konseling di SMA PGRI Kaliwungu Kudus, 2) Guru BK (Konselor), Guru BK diharapkan dapat membantu siswa dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan kemampuan berinteraksi siswa, 3) Bagi Siswa, diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi siswa. , 4) Peneliti Selanjutnya, berkenan melanjutkan pengembangan pemberian tindakan dalam upaya meningkatkan kemampuan berinteraksi siswa, 5) Wali KelasWali kelas dapat melakukan upaya deteksi kondisi siswa khususnya siswa yang memiliki kemampuan berinteraksi yang rendah, 6) Orang Tua, diharapkan dapat ikut berperan dengan memberikan motivasi terhadap anak agar anak dapat memiliki kemampuan berinteraksi yang baik terutama dengan teman sekolah.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Drs. Sabar Rutoto, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Kemampuan Berinteraksi, Layanan Bimbingan Kelompok.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 10 May 2014 05:01
Last Modified: 10 May 2014 05:01
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2950

Actions (login required)

View Item View Item