PENGGUNAAN MEREK TIDAK TERDAFTAR SEBAGAI MEREK DAGANG PADA PERUSAHAAN ROKOK KECIL DI KABUPATEN KUDUS

luchmanto, mochamad adib (2014) PENGGUNAAN MEREK TIDAK TERDAFTAR SEBAGAI MEREK DAGANG PADA PERUSAHAAN ROKOK KECIL DI KABUPATEN KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (HAL JUDUL) - Accepted Version
Download (231kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (BAB I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (211kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (239kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (173kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (233kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (147kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (DAFTAR PUSTAKA) - Accepted Version
Download (191kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul: “PENGGUNAAN MEREK TIDAK TERDAFTAR SEBAGAI MEREK DAGANG PADA PERUSAHAAN ROKOK KECIL DI KABUPATEN” Tujuandaripenyusunan skripsi ini adalahuntukmengetahuipelaksanaanpenggunaan merek terdaftar terhadap pemilik merek produk rokok di Kabupaten Kudus danmengetahuifaktor-faktor yang melatarbelakangididaftarkandantidakdidaftarkannyamerekatasproduk rokok di Kabupaten Kudus olehparaprodusennya. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Spesifikasi penelitian dalam penulisan hukum ini adalah deskriptif analistis. Penentuan sempel dengan menggunakan teknik non random sampling,yaitu purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi lapangan terhadap data primer dan studi kepustakaan terhadap data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa perlindungan hukum terhadap pemilik merek produk rokok di Kabupaten Kudus berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merekbelum dapat terlaksana dengan efektif, karena dari delapan (8) sampel industri rokok, baru dua (2) merek yang sudah mempunyai sertifikat merek yang terdaftar dan enam (6) merek yang tidak mempunyai sertifikat merek terdaftar. Bagi mereka yang sudah memiliki sertifikat merek merasa lebih tenang dalam menjalankan usahanya, sehingga mempunyai jaminan perlindungan hukum atas merek yang mereka pakai jika suatu saat ada pihak lain yang menggugat, sertifikat merek lah yang menjadi alat untuk pembuktian. Bahkan sebaliknya dapat dipakai sebagai alat untuk menggugat pelaku usaha lain yang menyamai mereknya. Faktorutama yang melatarbelakangididaftarkannyamerektersebutolehpemiliknyaadalahuntuk mendapatkan sertifikat merek supaya memperoleh kepastian hukum, sedangkanfaktor yang tidak didaftarkannyamerektersebutolehpemiliknyaadalahkarenabiaya yang mahal serta kurang tahu persyaratan dan prosedur pendaftaran.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Merek dagang , Merek terdaftar , Perusahaan rokok kecil
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi > Hukum administratif
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 14 Jun 2014 01:41
Last Modified: 14 Jun 2014 01:41
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3044

Actions (login required)

View Item View Item