PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL UNTUK PENINGKATAN PERILAKU DISIPLIN SISWA KELAS II SMP NEGERI 1 SATAP PONCOMULYO PATI TAHUN AJARAN 2013/2014

aini, nur (2014) PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL UNTUK PENINGKATAN PERILAKU DISIPLIN SISWA KELAS II SMP NEGERI 1 SATAP PONCOMULYO PATI TAHUN AJARAN 2013/2014. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (HALAMAN JUDUL) - Accepted Version
Download (682Kb)
    [img] PDF (BAB I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (177Kb) | Request a copy
      [img] PDF (BAB II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (150Kb) | Request a copy
        [img] PDF (BAB III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (117Kb) | Request a copy
          [img] PDF (BAB IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (265Kb) | Request a copy
            [img] PDF (BAB V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (140Kb) | Request a copy
              [img] PDF (BAB VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (111Kb) | Request a copy
                [img] PDF (DAFTAR PUSTAKA) - Accepted Version
                Download (59Kb)
                  [img] PDF (LAMPIRAN) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (801Kb) | Request a copy
                    [img] Microsoft PowerPoint (PRESENTASI) - Accepted Version
                    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                    Download (1766Kb) | Request a copy

                      Abstrak

                      Sebagian kecil kadang anak-anak atau siswa sering melakukan hal-hal yang tidak diharapkan oleh kedua orang tua dan kurang baik untuk pendidikan di sekolah. Mereka melakukan hal-hal seperti sering membolos, sering terlambat, sering ketiduran di kelas dan sebagainya. Tindakan-tindakan dan tingkah laku siswa yang tidak sesuai dengan tata tertib sekolah dan harapan orang tua membuat para pendidik (guru) dan orang tua menjadi susah. Tentu perbuatan anak semacam ini akan menjadi masalah bagi keluarga dan sekolah. Terutama kaitanya dengan perkembangan sikap dan disiplin anak. Layanan konseling untuk menangani masalah ini menggunakan Pendekatan Konseling Behavioral (Terapi Tingkah Laku). Rumusan masalah penelitian ini adalah : ” Apakah penerapan Pendekatan Konseling Behavior Dapat Meningkatan Perilaku Disiplin Siswa Kelas II SMP Negeri 1 Satap Poncomulyo Pati Tahun Pelajaran 2012/2013 ?. Tujuan penelitian : 1) Untuk mePPngetahui factor-faktor penyebab kurangnya sikap disiplin siswa. 2) Untuk mengetahui pengaruh Penerapan Konseling Behavior untuk Peningkatan Perilaku Disiplin Siswa Kelas II SMP Negeri 1 Satap Poncomulyo Pati Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini termasuk penelitian kasus, yaitu penelitian yang dilakukan secara terperinci dan mendalam terhadap suatu gejala tertentu, sehingga tingkat kemajuan tingkah laku individu dapat dipahami melalui fase-fase terhadap semua siswa kelas II SMP Negeri 1 Satap Poncomulyo Pati Tahun Ajaran 2012/2013. Subyek penelitian ini adalah 3 (tiga) siswa kelas II yang tercatat sebagai siswa yang kurang dalam berdisiplin di sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah : 1) Wawancara, 2) Dokumentasi, 3) Home Visit. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis induktif. Adapaun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data mengklarifikasi, mendeskripsikan dan menginterpretasikan masing-masing bagian. Berdasarkan hasil penelitian tentang peningkatan perilaku disiplin siswa dapat disimpulkan bahwa penyebab dari tidak disiplin siswa adalah siswa kurang berdisiplin dirumah, siswa tidak bisa mengatur antara jadwal belajar dengan membantu orang tua, kurangnya kesadaran belajar itu sangatlah penting untuk masa depan. Untuk membantu siswa dalam mengatasi masalah disiplin diberikan layanan konseling behavioral secara terencana dan bertahap sesuai kontrak yang disepakati antara konselor dengan klien. Dengan menggunakan pendekatan behavior ada perubahan tingkah laku pada klien untuk lebih menanamakan sikap disiplin pada kegiatan sehari-hari klien baik di sekolah maupaun di rumah. Sesuai dengan tujuan konseling behavior, setelah diadakan konseling sebanyak tiga kali pertemuan terhadap NA akhirnya konseli menyadari dan memahami bahwa sering datang terlambat sekolah hanya merugikan diri sendiri, bukan orang lain, konseli JM akhirnya dapat berubah dari yaang sering ketiduran mengantuk di kelas menjadi anak yang bersemangat. Membagi waktu antara belajar, istirahat dan membantu orang tua sangat penting. Belajar dalam waktu yang lama tanpa istirahat bukanlah penggunaan waktu yang efektif, begitupun juga membantu orang tua dengan mengabaikan kegiatan belajar dan istirahat sangatlah tidak efektif. Konseli SF akhirnya menyadari dan memahami bahwa membolos sekolah itu perbuatan yang tidak baik dan sangat merugikan masa depan SF sendiri. Karena masa depan seseorang itu ditentukan oleh dirinya sendiri, bukan orang lain. Selain itu SF harus bersyukur masih dikaruniai kesehatan dan kesempatan untuk sekolah, meskipun dengan sepeda kecil saat berangkat sekolah. Saran : Kepada kepala sekolah, 1) Pendekatan Konseling Behavioral dapat digunakan guru kelas (merangkap pembimbing) untuk menangani masalah ketidakdisiplinan siswa serta masalah-masalah lain yang muncul. 2) Perlu diadakannya pertemuan secara periodik dengan guru kelas dan guru mata pelajaran untuk membahas permasalahan yang muncul pada diri siswa. 3) Perlu adanya guru pembimbing (BK) untuk masing-masing sekolah, untuk membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahannya yang dapat mengganggu proses belajarnya. Kepada guru kelas, Memberikan perhatian yang positif khususnya terhadap anak yang memiliki masalah dalam hal ketakdisiplinan di sekolah, yaitu : 1) Tingkatkan pemantauan perkembangan baik akademik maupaun perilaku siswa yang berhubungan denga kedisiplinan. 2) Penerapana model konseling behavior (terapi tingkah laku) sangat cocok dalam menangani masalah kedisiplinan siswa.

                      Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                      Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioral, Perilaku Disiplin
                      Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                      Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                      Depositing User: pustakawan umk
                      Tanggal Deposit: 26 Sep 2014 10:48
                      Last Modified: 26 Sep 2014 10:48
                      URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3294

                      Actions (login required)

                      View Item