Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan pada Perusahaan Food and Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Suliana, - (2012) Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan pada Perusahaan Food and Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Submitted Version
Download (235kB) | Tinjau ulang
[img]
Tinjau ulang
PDF (Bab I) - Submitted Version
Download (67kB) | Tinjau ulang
[img]
Tinjau ulang
PDF (Bab II) - Submitted Version
Download (110kB) | Tinjau ulang
[img]
Tinjau ulang
PDF (Bab III) - Submitted Version
Download (150kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab IV) - Submitted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (148kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Submitted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (28kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Submitted Version
Download (31kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Submitted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (200kB) | Request a copy

Abstrak

Pengungkapan laporan keuangan merupakan faktor signifikan dalan pencapaian efisiensi pasar modal dan sarana akuntabilitas publik. oleh karena itu investor dalam mengambil keputusan investasi akan mempertimbangkan kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan yang dibuat secara periodik. Laporan keuangan tersebut harus dibuat secara lengkap agar dapat menjelaskan keadaan sebenarnya dari perusahaan. Dari laporan keuangan yang lengkap investor dapat menilai kinerja perusahaan melalui analisa rasio financial perusahaan yang dikeluarkan secara periodik. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah ada pengaruh rasio ukuran perusahaan, rasio likuiditas, rasio leverage, dan rasio profitabilitas baik secara simultan maupun secara parsial terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel adalah dengan cross section dan diperoleh 11 perusahaan sebagai sampel penelitian. Periode pengamatan adalah 3 (tiga) tahun yaitu tahun 2008 sampai 2010. Sehingga total sampel yang diperoleh adalah 33 laporan keuangan perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pengumpulan data adalah dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda (Multiple Regression Analisys) dengan bantuan SPSS 15,00 for windows. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda diperoleh persamaan sebagai berikut: Y= 56,013 + 0,000000289 X1 – 0,59 X2 + 1,121 X3 – 0,049 X4 + e. Ukuran perusahaan, likuiditas, leverage dan profitabilitas berpengaruh secara simultan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji F dengan Fhitung = 3,116 dengan probabilitas value 0,031 < tingkat signifikansi 5%. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 30,8%, sedangkan 69,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Secara parsial ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji t dengan nilai thitung 3,241 dengan probabilitas value 0,003 < taraf signifikansi 5%. Secara parsial likuiditas tidak berpengaruhterhadap kelengkapan laporan keuangan, hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dengan nilai thitung = -0,511 dengan probabilitas value 0,613 > taraf signifikansi 5%. Secara parsial leverage tidak berpengaruh terhadap kelengkapan laporan keuangan, hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dengan nilai thitung = 0,969 dengan probabilitas value 0,341 > taraf signifikansi 5%. Secara parsial profitabilitas juga tidak berpengaruh terhadap kelengkapan laporan keuangan, hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dengan nilai thitung = -0,583 dengan probabilitas value 0,565 > taraf signifikansi 5%. Berdasarkan uji asumsi klasik, persamaan regresi yang diperoleh memenuhi syarat karena tidak mengandung multikolinearitas, heterokedasitas serta datanya terdistribusi normal. Simpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah variabel ukuran perusahaan, likuiditas, leverage dan profitabilitas secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2010. Nilai R atau nilai koefisien determinasi adalah sebesar 30,8%, hal ini berarti 30,8% bisa dijelaskan oleh keempat variabel bebas sedangkan sisanya sebesar 69,2% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Dari empat variabel penelitian yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan perusahaan food and beverages pada tingkat signifikansi sebesar 5% ( =0,05) adalah ukuran perusahaan. Sedangkan yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah: likuiditas, leverage dan profitabilitas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penelitian yang akan datang disarankan: 1. Menggunakan kemungkinan penelitian lebih lanjut dengan memasukkan variabel baru, misalnya dengan umur perusahaan, struktur pemilikan publik, pemilikan asing, basis perusahaan, penerbitan sekuritas pada tahun berikutnya, ataupun dengan besar perusahaan. 2. Bapepam perlu mengontrol laporan keuangan yang disampaikan oleh perusahaan (emiten) agar perusahaan dapat memberikan pengungkapan yang lebih lengkap sehingga akan memberi manfaat bagi para pemakainya.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Bursa Efek
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan
Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan > investasi, formasi modal, spekulasi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi (D3)
Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: Users 2 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 28 Jun 2012 01:42
Last Modified: 28 Jun 2012 01:42
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/332

Actions (login required)

View Item View Item