PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V MATERI DAUR AIR SEMESTER 2 SD N 1 MLATI KIDUL

AMGIE PHITA, ANGGIT (2014) PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V MATERI DAUR AIR SEMESTER 2 SD N 1 MLATI KIDUL. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. judul) - Accepted Version
Download (359Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (88Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (326Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (190Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (515Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (140Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (62Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (79Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Download (7Mb)

                    Abstrak

                    Permasalahan dalam penelitian ini yakni hasil belajar IPA siswa yang rendah dari nilai KKM (70) yang telah ditentukan. Kondisi itu dikarenakan guru masih menggunakan metode ceramah ketika pembelajaran. Guru belum mencoba menerapkan model problem based learning, sehingga kurang memotivasi siswa,siswa kurang menguasai materi dipicu oleh kurang keberanian siswa untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. Kurangnya perhatian dan partisipasi siswa terhadap proses belajar pembelajaran juga turut mempengaruhi, sehingga siswa kurang termotivasi dengan cara penyampaian materi oleh guru, siswa juga sering bermalas-malasan mengerjakan tugas menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan hasil belajar IPA tersebut dengan menggunakan model problem based learning. Peningkatan hasil belajar siswa tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan suatu model pembelajaran yang inovatif dan cocok bagi siswa. Dalam penelitian ini model pembelajaran yang digunakan adalah model problem based learning. Yaitu, suatu model pembelajaran yang disajikan suatu masalah kemudian diharapkan siswa dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi daur air siswa kelas V semester 2 SD N 1 Mlati Kidul Kudus tahun pelajaran 2013/2014, meningkatkan aktivitas belajar siswa, dan meningkatkan keterampilan guru pada mata pelajaran IPA materi daur air kelas V semester 2 SD N 1 Mlati Kidul tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di Kelas V SD N 1 Mlati Kidul Kudus yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I dengan 2 pertemuan dan siklus II dengan 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang pembelajaran. Teknik tes digunakan untuk melihat hasi tes setelah tindakan. Data hasil observasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan hasil tes dianalisis dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas kelas V di SD N 1 Mlati Kidul Kudus tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada prasiklus diperoleh 6 siswa yang tuntas dari keseluruhan (24%) dengan rata-rata 59,25. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 18 siswa (72%) dengan rata-rata 77,5. Siklus II ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 23 siswa (92%) dengan rata-rata 80,21. Sedangkan pada hasil observasi siklus I yaitu persentase hasil observasi aktivitas siswa sebesar 71,93% berada pada kriteria baik dan persentase keterampilan guru dalam mengajar sebesar 80,88% berada pada kriteria baik. pada siklus II persentase aktivitas siswa 79,57% dengan baik dan persentase keterampilan guru mengajar meningkat menjadi 90,44% berada pada kriteria sangat baik. Peneliti menyarankan agar siswa dibiasakan belajar secara berkelompok untuk memecahkan masalah. Bagi guru hendaknya guru mengurangi metode ceramah dalam penyampaian materi namun menggunakan model problem based learning. Bagi sekolah sebaiknya memberikan wawasan atau pengetahuan bagi guru untuk mengembangkan pemahaman terhadap model problem based learning. Bagi peneliti selanjutnya hasil penelitian ini dapat dikembangkan dalam penelitian yang terkait dengan model problem based learning..

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Uncontrolled Keywords: Model Problem Based Learning, Hasil Belajar, dan IPA
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
                    Depositing User: Unnamed user with username librarianumk1
                    Tanggal Deposit: 10 Nov 2014 15:08
                    Last Modified: 10 Nov 2014 15:08
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3560

                    Actions (login required)

                    View Item