UPAYA MENGATASI TRAUMA KORBAN BENCANA ALAM MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY

SUSANTI, ERMA (2014) UPAYA MENGATASI TRAUMA KORBAN BENCANA ALAM MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (867kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (146kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (237kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (311kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (663kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (117kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (119kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (94kB) | Tinjau ulang
[img]
Tinjau ulang
PDF (Lampiran) - Accepted Version
Download (2MB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti di lapangan yang menunjukkan menunjukkan di kelas VIII C SMP AL-Hikmah Mayong Jepara ditemukan siswa yang trauma akibat dari bencana banjir. Hal ini ditandai dengan tidak bisa menyesuaikan diri, minder, pendiam, sehingga kesulitan dalam belajar, Sehingga apabila hal ini tidak segera diatasi akan berdampak negatif pada siswa dan trauma berkelanjutan. Berdasarkan latar belakang dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: Apakah layanan konseling kelompok dengan tehnik cognitive behavior therapy dapat mengatasi trauma korban bencana banjir terhadap siswa SMP AL-Hikmah Mayong Jepara Tahun Pelajaran 2013/2014? Trauma merupakan pengalaman yang tiba-tiba yang mengejutkan meninggalkan kesan yang mendalam pada jiwa seseorang sehingga dapat merusak fisik maupun psikologis, konseling kelompok merupakan salah satu layan bimbingan kelompok untuk mengatasi masalah yang dialami oleh individu secara kelompok dengan cognitive behavior therapy merubah pemikiran negative menjadi positif terhadap bencana banjir. Hipotesis Penelitian adalah: Layanan konseling kelompok menggunakan teknik cognitive behavior therapy dapat mengatasi trauma pada siswa kelas VIII SMP AL-Hikmah Mayong Jepara 2013/2014. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP AL-Hikmah Mayong Jepara sebanyak 10 siswa. Variabel penelitian: Layanan Konseling Kelompok dengan teknik Cognitive Behavior Therapy (Variabel Terikat) dan Trauma (Variabel Bebas). Metode pengumpulan data dengan metode pokok observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan data kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan Ssiklus II) setiap siklus 3 pertemuan, setiap siklus terdiri dari 3 tahapan. Data diperoleh dari observasi dilakukan secara langsung bersama guru kelas. Penelitian dilakukan dengan data hasil observasi terhadap 10 aspek penilaian. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan untuk mengatasi trauma peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal ini terbukti dengan hasil yang diperoleh dari setiap observasi yang dilakukan sebelum tindakan, dan setelah siklus I dan siklus II yang memperlihatkan bahwa dalam mengatasi trauma mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata pada prasiklus mendapat skor 21,3 (kurang), pada siklus I mendapat nilai rata-rata 30.9 (cukup), dan pada siklus II mendapat nilai rata-rata 42.7 (sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive behavior therapy dapat mengatsi trauma. Hal ini terbukti sebelum pemberian layanan konseling kelompok dengan teknik Cognitive behavior therapy, trauma, ketakutan yang berlebih. Setelah layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive behavior therapy pada siklus I Trauma dapat teratasi, memperoleh kategori cukup dan pada siklus II trauma dapat teratasi, siswa meperoleh kategori sangat baik. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima karena telah memenuhi criteria indikator keberhasilan. Melihat temuan di lapangan peneliti memberikan saran: Diharapkan guru BK (Konselor) diharapkan dapat membantu siswa dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan trauma yang dialami.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: trauma korban bencana alam. Layanan Konseling Kelompok. Teknik cognitive behavior therapy.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Unnamed user with username librarianumk1
Tanggal Deposit: 10 Nov 2014 09:11
Last Modified: 10 Nov 2014 09:11
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3567

Actions (login required)

View Item View Item