PENERAPAN KONSELING REALITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SAAT DI DEPAN KELAS

-, RIYANTI (2014) PENERAPAN KONSELING REALITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SAAT DI DEPAN KELAS. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (777Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (197Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (272Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (332Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (442Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (284Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (198Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (196Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Download (2901Kb)

                    Abstrak

                    Dalam lingkungan sekolah, tidak semua siswa memiliki kepercayaan diri yang baik, Fenomena yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan kerap dialami oleh siswa adalah kurangnya kepercayaan diri di depan kelas. Rumusan masalah: 1. Faktor apa saja yang menjadi penyebab siswa mempunyai kepercayaan diri rendah saat di depan kelas pada siswa kelas XI IPA I MA NU Banat Kudus?. 2. Bagaimana penerapan konseling realitas dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa saat di depan kelas pada siswa kelas XI IPA 1 MA NU Banat Kudus?. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya kepercayaan diri rendah saat di depan kelas pada siswa kelas XI MA NU Banat Kudus. 2. Membantu meningkatkan kepercayaan diri rendah saat di depan kelas melalui konseling realitas dengan prosedur WDEP pada siswa kelas XI IPA 1 MA NU Banat Kudus. Kegunaan meningkatkan kepercayaan diri siswa saat di depan kelas, serta konseling realitas sebagai tehnik pemecahan masalah siswa. Realitas adalah pandangan bahwa manusia diyakini pada hakikatnya sebagai penentu diri, berupaya mengontrol duniannya untuk memenuhi kebutuhan, tiap pribadi mempunyai kekuatan untuk berpikir dan berbuat secara realistis, benar, dan bertanggung jawab. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Subjek penelitian (AS, NN dan MF). Metode pengumpulan dengan cara wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap klien I (AS) yang memiliki kepercayaan diri rendah saat di depan kelas karena sifatnya yang pendiam, tidak akrab dengan temannya di kelas, tidak berani tampil di depan umum serta minder dengan status ekonomi keluarga. Setelah di lakukan penerapan realitas sistem WDEP klien dapat menunjukkan perubahan kepercayaan dirinya menjadi meningkat, ini berarti bahwa penerapan konseling realitas dengan sistem WDEP efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa saat di depan kelas. Klien II (NN) mempunyai kepercayaan diri rendah saat di depan kelas karena pendiam, tidak menguasai materi pelajaran serta pemalas. Setelah dilakukan penerapan konseling realitas dengan system WDEP kepercayaan dirinya saat di depan kelas mulai meningkat, ini berarti penerapan konseling realitas dengan sistem WDEP efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa saat di depan kelas. Klien III (MF) mempunyai kepercayaan diri rendah saat di depan kelas karena manja, tidak mandiri, selalu menggantungkan temannya sera minder dengan tampilan fisik yang gendut dan hitam. Setelah di lakukan penerapan konseling realitas dengan sistem WDEP klien menjadi lebih mandiri, yakin dengan kemampuan sendiri dan kepercayaan diri di depan kelas meningkat, ini berarti bahwa penerapan konseling realitas dengan sistem WDEP efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa saat di depan kelas. Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti menyampaikan saran sebagai berikut: 1. Kepala sekolah: Peningkatan pertemuan perlu dilakukan secara periodik dengan Wali Kelas, Guru pembimbing serta Wali Murid untuk membahas permasalahan yang ada pada setiap siswa. 2. Konselor: Konselor bisa menerapkan model konseling realitas dengan menerapkan model konseling WDEP (Want, Doing and Direction, Evaluation and planning) Untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di depan kelas. 3. Guru mata pelajaran: Mengajar dengan menciptakan cara belajar yang dapat melatih keberanian siswa untuk tampil di depan umum dengan penuh percaya diri. 5. Siswa: Diharapkan siswa secara realistis memahami dampak kepercayaan diri rendah terutama saat di depan kelas. sehingga siswa lebih percaya diri dan bisa berprestasi dengan lebih optimal. 6. Peneliti Selanjutnya: Kedepannya peneliti diharapkan dapat lebih bisa melatih kesabaran dalam pelaksanaan pelayanan terhadap penyelesaian dan menggunakan berbagai tehnik konseling agar masalah yang dihadapi siswa bisa diatasi secara tuntas.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Uncontrolled Keywords: Model Konseling Realitas, Kepercayaan Diri Rendah Saat Di depan Kelas.
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: Unnamed user with username librarianumk1
                    Tanggal Deposit: 17 Dec 2014 11:22
                    Last Modified: 17 Dec 2014 11:22
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3735

                    Actions (login required)

                    View Item