PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHANMASALAH MATEMATIKA DALAM MEYELESAIKAN SOAL CERITA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V SD 1 MLATI LOR

ERMAWATI, DIANA (2014) PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHANMASALAH MATEMATIKA DALAM MEYELESAIKAN SOAL CERITA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V SD 1 MLATI LOR. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (1434Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (255Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (654Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (494Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (1645Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (357Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (145Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (226Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Download (38Mb)

                    Abstrak

                    Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa merupakan hal yang penting, karena dengan kemampuan tersebut siswa mampu berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif untuk memecahkan masalah. Akan tetapi saat ini nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih rendah. Berdasarkan latar belakang tersebut dapat dirumuskan permasalahan yaitu: “Bagaimanamodel Problem Based Learningdapatmeningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dalam menyelesaikan soal cerita pada siswa kelas V SD 1 Mlati Lor Tahun Pelajaran 2013/2014?”. Sejalan dengan rumusan masalah tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi bangun ruang melalui model Problem Based Learning pada siswa kelas V SD 1 Mlati Lor Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kecakapan seseorang untuk menentukan prosedur yang tepat untuk keluar dari kesulitan atau masalah matematika. Sedangkan soal cerita merupakan soal matematika yang berkaitan dengan permasalahan di kehidupan sehari-hari yang diungkapkan dalam bentuk kalimat yang dapat langsung dipahami. Permasalahan dalam bentuk soal cerita sangat tepat dipecahkan dengan model modelProblem Based Learningkarena model ini merupakan model pembelajaran yang menitikberatkan pada pemahaman terhadap masalah dan mengharuskan siswa untuk berpikir kritis secara mandiri dalam memecahkan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas V SD 1 Mlati Lor yang berjumlah 31 siswa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model Problem Based Learning, sedangkan variabel terikat yaitu kemampuan pemecahan masalah mtematika. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam empat pertemuan dengan dua siklus. Setiap siklus dalam penelitian ini terdiri dari tahap perencanaan,pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara guru, observasi aktivitas pemecahan masalah matematika siswa dan keterampilan mengajar guru, tes, serta dokumentasi. Dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan soal tes esai. Data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2, dari 68% menjadi 87%. Nilai rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematika juga meningkat dari 61,9 menjadi 72,55. Setiap aspek kemampuan pemecahan masalah juga meningkat, yaitu aspek memahami masalah meningkat dari 82,9 menjadi 84,03, aspek merencanakan pemecahan masalah dari 67,1 menjadi 72,8, aspek melaksanakan rencana pemecahan masalah dari 52,58 menjadi 68,17, serta aspek melihat kembali dan menyimpulkan dari 47,1 menjadi 67,26. Peningkatan juga terjadi untuk skor rata-rata aktivitas pemecahan masalah matematika siswa dari menjadi 2,44 pada kriteria cukup baik menjadi 3,23 dengan kriteria baik. Selain itu keterampilan mengajar guru juga meningkat dari 3,02 dengan kriteria baik menjadi 3,37 atau dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD 1 Mlati Lor. Peneliti menyarankan dalam upaya untuk mengoptimalkan proses pembelajaran pemecahan masalah, guru sebaiknya menyajikan permasalahan yang menarik bagi siswa, sehingga siswa lebih termotivasi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Untuk peneliti selanjutnya dengan model Problem Based Learningsebaiknya dapat membimbing setiap karakter siswa dengan tepat untuk memahami dan menyelesaikan masalah, serta peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperhatikan waktu pengelolaan pembelajaran sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan efektif.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Uncontrolled Keywords: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Soal Cerita, Problem Based Learning.
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
                    Depositing User: Unnamed user with username librarianumk1
                    Tanggal Deposit: 22 Dec 2014 14:52
                    Last Modified: 22 Dec 2014 14:52
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3782

                    Actions (login required)

                    View Item