PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PARA PIHAK DALAM JUALBELI HAND PHONE (HP) BEKAS DI KABUPATEN KUDUS

EVIA NAILIL ISTIQOMAH, EVIA (2015) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PARA PIHAK DALAM JUALBELI HAND PHONE (HP) BEKAS DI KABUPATEN KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (284kB) | Tinjau ulang
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (106kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (90kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (163kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (91kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (160kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (28kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PARA PIHAK DALAM JUALBELI HAND PHONE (HP) BEKAS DI KABUPATEN KUDUS” ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap para pihak dalam jual beli HP bekas di Kabupaten Kudus, dan untuk mengetahui kendala-kendala yang muncul pada pelaksanaan perlindungan hukum terhadap para pihak dalam jual beli HP bekas di Kabupaten Kudus. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis.Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya perlindungan hukum terhadap para pihak dalam jual beli HP bekas di Kabupaten Kudus adalah sebagai berikut: a. Membuat perjanjian jual beli HP bekas secara tertulis yang disertai identitas diri masing-masing pihak; b. Mewajibkan penjual untuk membuat pernyataan atas keabsahan HP bekas yang dijualnya; c. Menerapkan ketentuan Pasal 1267 KUH Perdata yang menyatakan bahwa pihak yang merasa perikatannya tidak terpenuhi, dapat memilih apakah ia akan memaksa pihak yang lain untuk memenuhi perjanjian ataukah ia akan menuntut pembatalan perjanjian disertai penggantian biaya, rugi dan bunga. Kendala-kendala yang muncul dalam upaya perlindungan hukum terhadap para pihak dalam jual beli HP bekas di Kabupaten Kudus adalah tidak dibuatnya perjanjian jual beli secara tertulis dengan alasan proses pembuatan perjanjian yang lama dan tidak terbiasanya dibuat surat pernyataan dari pihak penjual tentang keabsahan HP bekas yang dijualnya.Selain kedua kendala tersebut di atas, kendala yang tidak kalah penting yang menyebabkan tidak terlaksananya hak pemilik Counter HP selaku pembeli HP bekas adalah masih banyaknya masyarakat yang tidak tahu tentang adanya kewajiban penjaminan dalam perjanjian jual beli.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Para Pihak, Jual Beli
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 28 Feb 2015 05:45
Last Modified: 28 Feb 2015 05:45
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4115

Actions (login required)

View Item View Item