Identifikasi Stresor Mahasiswa

Kawuryan, Fajar dan Astuti, Rr. Dwi (2015) Identifikasi Stresor Mahasiswa. [Laporan Penelitian/ Pengabdian Masyarakat] (Submitted)

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (124kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (73kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (86kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (7kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (215kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (7kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (61kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (98kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Stres adalah pengalaman emosional negatif yang disertai perubahan reaksi biokimiawi, fisiologis, kognitif, dan perilaku yang bertujuan untuk mengubah atau menyesuaikan diri terhadap situasi yang menyebabkan stres. Mahasiswa sebagai individu tak lepas dari stres, karena stres merupakan bagian kehidupan manusia, namun individu dapat mengalami masalah fisik, psikologis, sosial dan perilaku jika tidak mampu mengatasi stres yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab stres pada mahasiswa Universitas Muria Kudus. Sampel diambil sejumlah 120 mahasiswa dari semua fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi, Hukum, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Teknik, Agroteknologi, dan Psikologi yang teridentifikasi mengalami stres. Data diambil dengan angket. Hasil angket dianalisis dengan statistika deskriptif berupa diagram. Berdasarkan data yang terkumpul teridentifikasi bahwa tingkat stres mahasiswa cenderung ringan sedang. Stresor psikologis dirasakan sebagai penyebab stres yang terbesar. Stresor fisik yang paling banyak dirasakan mahasiswa adalah kondisi fisik yang lemah dan mudah lelah. Stresor psikologis yang paling banyak dirasakan mahasiswa adalah kecemasan tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas kuliah, sedangkan stresor sosial budaya yang paling banya dirasakan mahasiswa adalah konflik dengan teman dekat/lawan jenis. Efek stres yang paling banyak dirasakan mahasiswa adalah sakit kepala.

Tipe dokumen: Laporan Penelitian/ Pengabdian Masyarakat
Uncontrolled Keywords: stres, stresor, mahasiswa
Subjects: FIlsafat. Psikologi. Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Ilmu Psikologi (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Jul 2015 08:34
Last Modified: 30 Jul 2015 08:34
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4491

Actions (login required)

View Item View Item