Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak melalui Permainan Berbasis Bimbingan Kelompok pada Anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Tahun Pelajaran 2011/2012

Istianaturochmah, - (2012) Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak melalui Permainan Berbasis Bimbingan Kelompok pada Anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (278Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (Bab I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (97Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (121Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (117Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (240Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (93Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (36Kb) | Request a copy
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (38Kb) | Tinjau ulang
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (595Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Taman Kanak-kanak (TK) Satu Atap SDN 03 Lebuawu dalam keterampilan berbicara anak masih rendah, maka peneliti menerapkan permainan berbasis bimbingan kelompok untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak TK Satu Atap SDN 03 Lebuawu Tahun Pelajaran 2011/2012, agar lebih baik lagi. Permasalahan penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : Apakah dan bagaimanakah permainan berbasis bimbingan kelompok dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Tahun Pelajaran 2011/2012. Tujuan penelitian diharapkan dapat mendiskripsikan dan mengetahui adanya peningkatan keterampilan berbicara anak melalui permainan berbasis bimbingan kelompok pada anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Tahun Pelajaran 2011/2012. Hasil penelitian ini nantinya dapat mempunyai manfaat : (1) Manfaat Teoritis (Untuk memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya berkaitan dengan bimbingan dan konseling pada anak TK melalui permainan berbasis bimbingan kelompok untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak). (2) Manfaat Praktis (Untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak dengan bermain menyenangkan, sehingga kegiatan belajar dan bersosialisasi dapat berkembang secara optimal). Bermanfaat untuk mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Memberikan alternatif dalam menyempurnakan kegiatan pembelajaran melalui permainan berbasis bimbingan kelompok dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak. Sebagai masukan bagi kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kerja sama dan kredibilitas guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hipotesis penelitian dirumuskan : Ada peningkatan keterampilan berbicara anak melalui permainan berbasis bimbingan kelompok pada anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Tahun Pelajaran 2011/2012. Ada dua variabel dalam penelitian ini, variable pertama adalah keterampilan berbicara : kemampuan seseorang dalam mengungkapkan pendapat, pikiran, gagasan dan perasaan secara lisan, sebagai data penelitian berupa aspek-aspek keterampilan berbicara di pendidikan TK : (1) Berkomunikasi secara lisan dengan bahasanya sendiri. (2) Menceritakan kejadian atau pengalaman pribadi. (3) Menjawab pertanyaan sederhana. (4) Menirukan kembali 4-5 urutan kata. (5) Berbicara lancar menggunakan kalimat yang kompleks terdiri atas 5-6 kata. (6) Bercerita menggunakan kata ganti aku, saya, kamu, dia, mereka. (7) Menyebutkan nama benda yang diperlihatkan. (8) Melakukan percakapan dengan teman sebaya atau orang dewasa. (9) Menyebutkan gerakan-gerakan. (10) Memberikan keterangan yang berhubungan dengan posisi atau keterangan tempat, sedangkan variabel kedua adalah permainan berbasis kelompok : alat atau kegiatan bagi guru dan anak untuk memudahkan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berdasarkan bimbingan kelompok, sebagai tindakan yang dilaksanakan dalam penelitian. Penetapan subyek penelitian ini menggunakan studi dokumentasi, observasi dan wawancara tentang keterampilan berbicara yang harus ditingkatkan sebanyak 7 anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Pecangaan Jepara Tahun Pelajaran 2011/2012. Keterampilan berbicaranya masih rendah : (1) Ragu-ragu dalam mengemukakan pendapat. (2) Dalam menyebutkan gerakan sering salah. (3) Berbicara dalam bahasa Indonesia belum lancar. (4) Jarang berkomunikasi saat istirahat. (5) Sulit membedakan kata-kata yang memiliki suku kata awal dan akhir yang sama. (6) Sering salah jika menirukan 4-5 urutan kata. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan observasi dan penugasan melalui tindakan siklus I dan siklus II sebanyak 6 kali pertemuan, bahwa hipotesis yang menyatakan adanya peningkatan keterampilan berbicara anak melalui permainan berbasis bimbingan kelompok pada anak TK B Satu Atap SDN 03 Lebuawu Pecangaan Jepara Tahun Pelajaran 2011/2012 benar adanya, keterampilan berbicara anak dalam keadaan : (1) Berani mengemukakan pendapat. (2) Dapat menyebutkan gerakan yang dilakukan. (3) Berbicara lancar dalam berbahasa Indonesia. (4) Berkomunikasi dengan baik saat istirahat. (5) Dapat membedakan kata-kata yang memiliki suku kata awal dan akhir yang sama. (6) Dapat menirukan 4-5 urutan kata. Berdasarkan hasil kesimpulan di atas, penulis memberikan saran kepada (1) Guru, hendaknya dapat menerapkan metode yang dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Pada pendidikan TK sudah semestinya dalam kegiatan belajar mengajar harus disesuaikan pada usia anak yaitu bermain, maka sangat tepat jika permainan berbasis bimbingan kelompok diterapkan pada kegiatan belajar anak TK, terutama pada kegiatan meningkatkan keterampilan berbicara anak. (2) Siswa, hendaknya dapat terus meningkatkan keterampilan berbicaranya walaupun kegiatan pembelajaran melalui permainan berbasis bimbingan kelompok sudah berakhir. (3) Kepala sekolah, hendaknya mendukung penyelenggaraan pembelajaran yang lebih berinovasi dalam penyampaian kegiatan belajar kelompok. (4) Orang tua, hendaknya dapat bekerja sama dengan guru lebih baik lagi, agar perkembangan prestasi anak didik dapat lebih optimal.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing I Dr. Murtono, M.Pd dan pembimbing II Drs. Sabar Rutoto, M.Pd.
                    Uncontrolled Keywords: Keterampilan berbicara, permainan berbasis bimbingan kelompok.
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Taman kanak-kanak
                    Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    Bahasa dan sastra > Filologi. Linguistik. > Bahasa. Teori linguistik. Tata Bahasa. > Pembelajaran bahasa
                    Bahasa dan sastra > Filologi. Linguistik. > Bahasa. Teori linguistik. Tata Bahasa. > Gaya. Komposisi. Retorik
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: Users 2 tidak ditemukan.
                    Tanggal Deposit: 05 Nov 2012 11:53
                    Last Modified: 05 Nov 2012 11:53
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/451

                    Actions (login required)

                    View Item