Penyelesaiangantikerugian Pengadaan Tanah Waduk Embung Lohgung Berasal Dari Tanah Penduduk Desa Kandangmas Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus

WAHYUDI, JOHAN (2015) Penyelesaiangantikerugian Pengadaan Tanah Waduk Embung Lohgung Berasal Dari Tanah Penduduk Desa Kandangmas Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (567kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (207kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (389kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (125kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (105kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (192kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

secara umum bertujuan untuk mengetahui tentang proses pemberian ganti kerugian tanah milik penduduk Desa Kandangmas untuk pembangunan waduk Embung Lohgung, sebab-sebab pemberian ganti kerugian belum selesai sampai tahun 2014 dan implikasi yang ada terhadap penyelesaian pemberian ganti kerugian kepada pemilik tanah yang belum terselesaikan sampai tahun 2014 Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Dalam hal teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan data primer dan sekunder. Setelah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan dianalisis secara kualitatif sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas, kemudian disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa dalam proses pemberian ganti kerugian tanah milik penduduk Desa Kandangmas untuk pembangunan Waduk Embung Lohgung telah dilaksanakan mulai tahun 2011 sampai 1 Desember 2014 secara prosedural berdasarkan Perpres 65 tahun 2006 dengan menyelesaikan sebanyak 426 bidang tanah dari total 500 bidang tanah yang berada di lokasi Desa Kandangmas Kecamatan Dawe dan belum menyelesaikan pengadaan tanah sebanyak 74 bidang tanah warga Desa Kandangmas yang tidak menerima ganti rugi dan masih mempertahankan hak atas tanahnya. Selanjutnya, sebab-sebab pemberian ganti kerugian belum selesai sampai tahun 2014 dikarenakan warga masyarakat Desa Kandangmas masih mempertahankan tanahnya 56 bidang tanah karena ganti rugi tidak cocok, luas yang tidak cocok, tanah ganti tanah dan selisih ganti rugi.Lebih lanjut, implikasi yang ada terhadap penyelesaian pemberian ganti kerugian kepada pemilik tanah yang belum terselesaikan sampai tahun 2014 adalah dapat dilaksanakannya pembangunan waduk embung lohgung oleh Pemerintah Kabupaten Kudus dikarenakan 455 bidang tanah milik warga Desa Kandangmas dan 187 bidang tanah milik warga Desa Tanjung Rejo (melebihi 75%) dari total 699 bidang tanah telah menerima ganti rugi sesuai pasal 37 Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2007 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 jo Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umummeskipun pemilik tanah atau yang berhak atas 46 bidang tanah di desa kandangmas mengajukan gugatan keberatan ganti rugi atas konsinyasi yang telah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Kudus.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Subarkah, SH, MHum
Uncontrolled Keywords: Pengadaan Tanah, Ganti Rugi, Pembangunan Waduk EmbungLohgung
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 10 Aug 2015 05:26
Last Modified: 10 Aug 2015 05:26
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4515

Actions (login required)

View Item View Item