Upaya Mengatasi Perilaku Aggressive Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas Viii A Mts Maslakul Huda Rembang

ARIESTYA, WENNY (2015) Upaya Mengatasi Perilaku Aggressive Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas Viii A Mts Maslakul Huda Rembang. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (935kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (193kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (295kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (561kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (902kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (211kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (111kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (112kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Berdasarkan wawancara peneliti dengan konselor pada Sabtu, 27 September 2014 dari pukul 07.15-08.30 WIB. Peneliti kemudian mengadakan observasi pada siswa kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015 ditemukan siswa yang memunculkan perilaku agresif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimanakah penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama dapat mengatasi perilaku aggressive siswa kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015. 2. Seberapa besar layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama dapat mengatasi perilaku aggressive siswa kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015?. Penelitian ini bertujuan: 1. Mendiskripsikan tindakan dalam mengatasi perilaku agresif sebelum dan sesudah menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama pada siswa kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015. 2. Untuk menemukan seberapa besar keberhasilan dalam mengatasi perilaku agresif sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama pada siswa kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015. Kegunaan penelitian: 1. Kegunaan Teoritis yaitu bisa mengembangkan teori konseling kelompok dan teknik sosiodrama khususnya dalam mengatasi perilaku aggressive. 2. Kegunaan Praktis yang diharapkan dalam penelitian ini yaitu 1) Kepala Sekolah, mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dengan mengatasi perilaku agresif pada siswa maupun guru; 2) Konselor, memberikan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama selanjutnya pada siswa untuk membantu mengatasi perilaku agresif; 3) Siswa, dapat dijadikan sebagai saran agar mampu memahami dan mengetahui serta dapat mengatasi perilaku agresif baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat; 4) Wali Kelas, memberikan pengarahan pada siswanya agar perilakunya tidak merugikan orang lain; 5) Orang tua, dapat dijadikan sebagai acuan dalam membimbing dan mendidik putra-putrinya agar menjadi pribadi yang berperilaku baik; 6) Peneliti, dapat menjadi pedoman untuk diterapkan dalam pelaksanaan layanan konseling kelompok guna membantu mengatasi perilaku agresif siswa. Ruang lingkup penelitian yaitu Perilaku Aggressive dan Pelaksanaan Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama dapat Mengatasi Perilaku Aggressive Siswa Kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015”. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas Bimbingan dan Konseling (PTKBK) yang bersifat deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu: 1. Variabel Bebas merupakan variabel yang keberadaannya dapat mempengaruhi variabel terikat.Variabel bebas dalam penelitian ini konseling kelompok dengan teknik sosiodrama; 2. Variabel terikat merupakan variabel yang keberadaannya tergantung pada variabel bebas.Variabel terikat dalam penelitian ini perilaku agresif. Peneliti juga menggunakan beberapa metode untuk mendapatkan hasil yang akurat dalam hasil penelitiannya yaitu: metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan secara dua siklus, siklus pertama direncanakan tiga kali pertemuan dan siklus kedua juga direncanakan tiga kali pertemuan. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 27 September 2014 sampai 8 November 2014. Alat yang digunakan untuk memperoleh data adalah observasi untuk mengetahui perbedaan perilaku agresif sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama. Hasil penelitian masing-masing siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan menunjukkan pada tahap survei awal yang diperoleh dari data pra siklus yaitu masih tingginya perilaku agresif siswa rata-rata 91%. Setelah mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama siklus I, perilaku agresif siswa mengalami penurunan menjadi 63,3% dengan kategori cukup. Pada pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama siklus II perilaku agresif siswa menurun menjadi 26,4% termasuk kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil pembahasan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa hasil pra siklus sampai siklus II memperoleh penurunan hingga rata-rata sebesar 64,6%. Berdasarkan hipotesis “Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama dapat Mengatasi Perilaku Aggressive Siswa Kelas VIII A MTs Maslakul Huda Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015” diterima sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian. Saran yang diberikan peneliti kepada; 1) Kepala Sekolah, diharapkan dapat menciptakan dan mewujudkan siswa maupun guru agar bisa berbuat baik sesuai peraturan sekolah yang disepakati. 2) Guru BK (Konselor), diharapkan dapat memberikan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama selanjutnya pada siswa untuk membantu mengatasi perilaku agresif siswa. 3) Siswa, dapat dijadikan sebagai saran agar mampu memahami dan mengetahui serta dapat mengatasi perilaku agresif baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. 4) Wali Kelas, dapat memberikan pengarahan pada siswanya agar perilakunya tidak merugikan orang lain. 5) Orang Tua, dapat dijadikan sebagai acuan dalam membimbing dan mendidik putra-putrinya agar menjadi pribadi berperilaku baik.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Dra. Hj. Sutarti, SE, MM
Uncontrolled Keywords: Perilaku Aggressive, Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Sosiodrama
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 10 Aug 2015 05:58
Last Modified: 10 Aug 2015 05:58
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4521

Actions (login required)

View Item View Item