Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Aversi Untuk Mengatasi Siswa Suka Berbohong Kelas Xi Sman 1 Jekulo Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015

RIBUT NUGROHO, AFRIANTON (2015) Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Aversi Untuk Mengatasi Siswa Suka Berbohong Kelas Xi Sman 1 Jekulo Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi Sarjana thesis, FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN.

[img] PDF (Hal.Judul) - Accepted Version
Download (1055Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (185Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (199Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (211Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (318Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (257Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (106Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (171Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (4Mb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menemukan faktor-faktor penyebab siswa suka berbohong pada kelas XI SMAN 1 Jekulo Kudustahun pelajaran 2014/2015. 2) Untuk membantu mengatasi siswa suka berbohong melalui teknik aversi pada siswa kelas XI SMAN 1 Jekulo Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Mengetahui efektifitas penerapan konseling behavioristik dengan teknik aversi dalam mengatasi siswasuka berbohong kelas XI SMAN 1 Jekulo KudusTahun Pelajaran 2014/2015. Berbohong merupakan satu bentuk ketidak jujuran, kecurangan dalam bentuk pernyataan atau perbuatan yang tidak dapat dipercaya, biasanya diiringi dengan niat untuk menjaga suatu rahasia atau reputasi, melindungi perasaan individu tertentu, menghindari hukuman atau konsekuensi dari suatu tindakan. Untuk mengatasi siswa suka berbohong peneliti menggunakan konseling individual dengan teknik aversi. Masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan konseling behavioristik degan teknik aversi dapat mengatasi masalah siswa suka berbohong kelas XI SMAN 1 Jekulo Kudus tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Subyek penelitian ini adalah 3 (tiga) siswa kelas XI yang tercatat sebagai siswa yang suka berbohong disekolah yaitu: SPP, DNJ, MNS. Teknik pengumpuian data yang digunakan adalah: 1) observasi, 2) wawancara atau interview, 3) dokumentasi. Hasil penelitian penerapan konseling behavioristik dengan teknik aversi dalam mengatasi siswa suka berbohong sebanyak 4 kali layanan konseling individual untuk klien SPP, 4 kali layanan konseling individual untuk klien DNJ, dan 3 kali layanan konseling individual untuk klien MNS. Pemberian layanan disesuaikan sesuai dengan keadaan dan kondisi klien masing-masing. Dari layanan yang diberikan menghasilkan perubahan yang signifikan pada diri klien yang awalnya suka berbohong menjadi tidak berbohong lagi. Simpulan hasil penelitian ini adalah faktor penyebab siswa suka berbohong yang telah dialami oleh ketiga konseli sebagai berikut: Faktor penyebab SPP suka berbohong 1) Faktor internal : Rendahnya sifat disiplin SPP di sekolah dan rendahnya sifat jujur pada diri SPP. 2) Faktor eksternal: Kurangnya bimbingan dari orang tua SPP. Dengan adanya pelaksanaan layanan konseling individual yang menggunakan pendekatan konseling behavioristik dengan teknik aversi sebanyak 4 kali, maka dapat dihasilkan perubahan tingkah laku pada SPP yang mengakibatkan SPP tidak terlambat datang ke sekolah dan tidak berbohong lagi. Faktor penyebab DNJ suka berbohong 1) Faktor internal : rendahnya sifat jujur pada DNJ karena kurangnya pemahaman DNJ tentang kejujuran dan tanggung jawab di sekolah. 2) Faktor eksternal : kurangnya perhatian dari orang tua DNJ dan pengaruh lingkungan teman bermain. Dengan adanya pelaksanaan layanan konseling individual yang menggunakan pendekatan konseling behavioristik dengan teknik aversi sebanyak 4 kali, maka dapat dihasilkan perubahan tingkah laku pada DNJ yang mengakibatkan DNJ mengerjakan PR/ tugas dan tidak berbohong lagi. Faktor penyebab MNS suka berbohong 1) Faktor internal: rendahnya sifat jujur pada MNS karena kurangnya pemahaman MNS tentang kejujuran dan tanggung jawab di sekolah. 2) Faktor eksternal: kurangnya bimbingan dan perhatian dari orang tua MNS dan rasa dendam karena MNS pernah difitnah oleh temannya. Dengan adanya pelaksanaan layanan konseling individual yang menggunakan pendekatan konseling behavioristik dengan teknik aversi sebanyak 3 kali, maka dapat dihasilkan perubahan tingkah laku pada diri MNS. Hal ini yang mengakibatkan MNS tidak memfitnah temannya di sekolah dan tidak berbohong lagi. Disarankan peneliti kepada: 1) Kepada kepala sekolah, penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan penusunan kebijakan sekolah agar perkembangan siswa berjalan dengan baik. 2) Kepada Konselor, dalam mengatasi siswa suka bebohong konselor dapat menggunakan konseling behavioristik dengan teknik aversi. 3) Kepada peneliti selanjutnya, Untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan pemberian layanan konseling behavioristik dengan teknik kontrak dan teknik aversi. Hukuman yang diberikan dalam bentuk pengukuhan positif dan renungan yang menggunakan nada tinggi serta bantuan video mungkin bisa menghilangkan perilaku yang tidak baik yaitu perilaku suka berbohong. Dalam mengatasi siswa suka bebohong dengan teknik aversi jangan sampai memberikan hukuman berupa kekerasan fisik kepada siswa karena sangat berbahaya bagi diri siswa.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing: Drs.Sucipto,M.Pd.,Kons
                    Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioristik dengan Teknik Aversi, Suka Berbohong.
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 12 Aug 2015 13:17
                    Last Modified: 12 Aug 2015 13:17
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4581

                    Actions (login required)

                    View Item