UPAYA MEREDUKSI PERILAKU BULLYING PADA TEMAN SEBAYA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK STIMULUS CONTROL DI SMP NEGERI 2 PATI

MANGESTU YOHANI, ANGGER (2015) UPAYA MEREDUKSI PERILAKU BULLYING PADA TEMAN SEBAYA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK STIMULUS CONTROL DI SMP NEGERI 2 PATI. Skripsi Sarjana thesis, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan.

[img] PDF (Hal.Judul) - Accepted Version
Download (1630Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (986Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (1064Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (1145Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (1549Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (993Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (967Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (974Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (4Mb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku Bullying dalam Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Stimulus Control, dan mendeskripsikan keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Stimulus Control untuk mereduksi perilaku Bullying siswa kelas VIII F SMPN 2 Pati. Perilaku bullying pada teman sebaya adalah tindakan penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang sehingga korban merasa tertekan, trauma dan tak berdaya. Teknik stimulus control adalah cara-cara mengurangi stimulus yang berhubungan dengan perilaku yang tidak dikehendaki dan secara simultan meningkatkan anteseden cues yang berhubungan dengan perilaku yang diharapkan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas VIII F SMP N 2 Pati dengan subyek penelitian 8 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu perlilaku bullying sebagai variabel terikat dan bimbingan kelompok sebagi variabel bebas. Analisis data dalam penelitian ini bersifat analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan bimbingan kelompok dapat menurunkan perilaku bullying siswa. Pada kondisi awal pra siklus hasil observasi mengenai perilaku bullying diperoleh rata-rata persentase sebesar 94% dengan kategori sangat tinggi. Pada siklus I perilaku bullying siswa mengalami penurunan yaitu rata-rata persentase sebesar 79,56% dengan kategori tinggi. Pada siklus II mengalami penurunan menjadi kategori cukup dengan perolehan rata-rata persentase sebesar 56,32% dan menunjukkan perubahan perilaku bahwa siswa sudah tidak lagi mengganggu, suka memeras, mengancam, bermusuhan, berlaku kasar terhadap teman, kebiasaan hidup berkelompok, panggilan yang kurang menyenangkan terhadap teman, pelecahan, melakukan cyber bullying dan memanipulasi persahabatan. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Layanan bimbingan kelompok dengan teknik stimulus control dapat mereduksi perilaku bullying siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Pati tahun pelajaran 2014/2015. Dari hasil penelitian tersebut maka hipotesis “melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik stimulus control efektif dalam mereduksi tingkat perilaku bullying pada teman sebaya siswa kelas VIIISMP Negeri 2 Pati tahun ajaran 2014/2015” dapat diterima karena memenuhi kriteria indikator keberhasilan ≤ 70%, artinya keberhasilan diperoleh apabila dalam memberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik stimulus control siswa telah mencapai ≤ 70% (baik). Hal ini menunjukkan bahwa melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik stimulus control sudah terjadi perubahan perilaku bullying pada siswa ke arah yang lebih baik. Saran yang diberikan: 1. Kepala sekolah dapat memfasilitasi sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan layanan bimbingan kelompok. 2. Guru BK diharapkan dapat menerapkan langkah-langkah teknik stimulus control secara benar, sehingga diharapkan siswa mampu menemukan respon yang tepat untuk mengurangi perilaku bullying. 3. Siswa diharapkan dapat menindaklanjuti dan mengubah perilaku yang negatif menjadi perilaku yang positif agar siswa mampu berkembang menjadi pribadi yang baik.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing :Dra.Sumarwiyah,M.Pd,Kons
                    Uncontrolled Keywords: Perilaku Bullying, Layanan Bimbingan Kelompok, Stimulus Control.
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 09 Sep 2015 09:38
                    Last Modified: 09 Sep 2015 09:38
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4643

                    Actions (login required)

                    View Item