MENGATASI SISWA TERISOLIR MELALUIPENDEKATAN RASIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY PADA SISWA KELAS X SMK WISUDHA KARYAKUDUS TAHUN PELAJARAN 2014/2015

ANINDITA, ANUNG (2015) MENGATASI SISWA TERISOLIR MELALUIPENDEKATAN RASIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY PADA SISWA KELAS X SMK WISUDHA KARYAKUDUS TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi Sarjana thesis, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan.

[img] PDF (Hal.Judul) - Accepted Version
Download (453Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (194Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (379Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (364Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (353Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (136Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (121Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (113Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (2159Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa kelas X SMK Wisudha Karya Kudus yang banyak mendapatkan penolakan sehingga mengakibatkan siswa menjadi terisolir. Hal tersebut peneliti dapatkan dari rekomendasi guru BK. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa faktor yanh menyebabkan siswa terisolir terhadap teman sebaya dan apakah model pendekatan Rasional Emotif Behaviour Therapy dapat mengatasi siswa terisolir di kelas X SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015?. Tujuan penelitian ini: 1. Membantu mengetahui penyebab siswa terisolir terhadap teman sebaya dan 2. membantu mengatasi siswa terisolir melalui pendekatan Rasional Emotif Behaviour Therapy di kelas X SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Siswa terisolir terhadap teman sebaya merupakan siswa yang mempunyai hubungan sosial yang dangkal dan dijauhi oleh teman sebayanya. Hal ini memberikan dampak negative terhadap pada belajar dan pergaulannya sehari-hari. Pendekatan Rasional Emotif Behaviour Therapy (REBT) adalah suatu pendekatan konseling yang menangani masalah-masalah yang berhubungan dengan emosi, kognitif, dan tingkah laku. Merubah cara pandang klien yang semula mempunyai pemikiran irrasional menjadi rasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah study kasus dengan tehnik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, dan kunjungan rumah. Penelitian ini melalui 6 tahapan yaitu analisis data, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi, dan follow up. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK Wisudha Karya Kudus dengan jumlah 3 siswa (BB, UU, dan AA). Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis penelitian dapat disimpulkan penyebab ketiga klien dalam penelitian ini mempunyai inti pokok permasalahan yang berbeda-beda. 1. Klien berinisial BB mengalami terisolir, hal tersebut disebabkan oleh suka jahil, banyak berbicara saat jam pelajaran, sering menyontek, suka mengejek. 2. Klien berinisial UU mengalami terisolir yang disebabkan sombong, suka jahil, suka mengganggu, sering membuat orang marah, merendahkan orang lain dan tidak dapat dipercaya. 3. Klien berinisial AA mengalami terisolir, yang disebabkan AA suka menyendiri, pendiam, dan menarik diri dari hubungan sosial. Dari hasil penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa permasalahan terisolir yang dialami BB: kurangnya bimbingan dan perhatian dari orang tua yang mengkibatkan BB mencari perhatian dari teman sebayanya, akan tetapi cara BB terhadap teman sebayanya kurang baik. UU: orang tua yang memanjakan mengakibatkan UU menjadi pribadi yang sombong, suka mengejek dan merendahkan orang lain, akibatnya teman sebayanya kurang nyaman untuk berteman dengannya, dan AA: permasalahan yang seharusnya menjadi rahasia AA dengan guru BK, namun kenyataannya permasalahannya bisa terdengar sampai ke telinga teman-teman AA, akhirnya klien AA banyak mendapatkan penolakan di kelas. Dari permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan Rasional Emotif Behaviour Therapy (REBT) untuk mengatasi siswa terisolir. Berdasarkan penemuan di lapangan peneliti dapat memberikan saran kepada: 1. Kepala sekolah: perlu diadakan pertemuan secara periodic dengan guru BK dan wali kelas untuk membuat kebijakan dalam memberikan layanan pendidikan kepada siswa secara optimal, 2. Guru BK: perlu meningkatkan lagi kualitas layanan terutama konseling individu untuk membantu siswa dalam mengatasi masalah yang telah dihadapinya, khususnya perilaku terisolir terhadap teman sebaya, 3. Wali kelas: menjadi motivator yang baik demi peningkatan kualitas klien, 4. Siswa: lebih mampu menghormati orang lain, menjadi pribadi yang rendah hati, dan mampu memberikan motivasi bagi diri sendiri.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing :Dra.Sumarwiyah,M.Pd,Kons.
                    Uncontrolled Keywords: Siswa Terisolir, Rasional Emotif Behaviour Therapy (REBT).
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 10 Sep 2015 14:00
                    Last Modified: 10 Sep 2015 14:00
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4719

                    Actions (login required)

                    View Item