Studi Kasus Penerapan Model Konseling Behavioristik untuk Menangani Siswa yang Sering Membolos Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas XI MA Darul Ulum Jaken Tahun Pelajaran 2011/2012

Rohmatin, Nur Laili (2012) Studi Kasus Penerapan Model Konseling Behavioristik untuk Menangani Siswa yang Sering Membolos Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas XI MA Darul Ulum Jaken Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (297kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (126kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (206kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (163kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (220kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (119kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab VI) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (85kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (78kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] Microsoft PowerPoint (Presentasi Ujian) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (361kB) | Request a copy

Abstrak

Tindakan membolos atau meninggalkan pelajaran tanpa izin berdasarkan hasil wawancara dengan guru mapel matematika di MA Darul Ulum Jaken Pati bahwa sebagian siswa sering membolos terutama pada pelajaran yang dianggap sulit salah satunya ialah pelajaran matematika. Membolos sekolah tidak selalu disebabkan oleh rendahnya intelegensi atau kebodohan siswa tetapi dapat juga disebabkan oleh faktor intern dan faktor ekstern. Sehingga ditemukan perilaku sebagian siswa yang sering membolos pada mata pelajaran matematika, khususnya di MA Darul Ulum Jaken Pati Tahun Pelajaran 2011/2012. Oleh sebab itu pada setiap siswa yang suka membolos perlu mendapatkan bantuan agar rajin untuk mengikuti pelajaran dengan baik. Bantuan yang diberikan kepada siswa berupa layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan keadaan siswa. Salah satunya dengan pendekatan Behavioristik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Faktor-faktor apa yang menyebabkan siswa sering membolos pada mata pelajaran matematika kelas XI MA Darul Ulum Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2011/2012?. 2. Apakah Penerapan model Konseling Behavioristik efektif untuk menangani siswa yang membolos pada mata pelajaran Matematika siswa kelas XI MA Darul Ulum Kecamatan Jaken Kabupaten Pati semester II Tahun Pelajaran 2011/2012?. Dan tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Diketahuinya faktor penyebab membolos pada mata pelajaran matematika. 2. Teratasinya siswa yang membolos pada mata pelajaran matematika kelas XI MA Darul Ulum Kecamatan Jaken Kabupaten Pati semester II Tahun Pelajaran 2011/2012 melalui penerapan model konseling behavioristik. Kegunaan penelitian 1. Secara teoritis, hasil Penelitian dapat menambah wawasan bagi para konselor, guru atau pihak yang terkait tentang penerapan model konseling behavioristik dalam menangani siswa yang sering membolos pada mata pelajaran matematika. memperoleh alternatif cara penyelesaian masalah siswa sering membolos pada mata pelajaran matematika. 2. Praktis, konselor memperoleh alternatif pemecahan masalah siswa dengan penerapan model konseling behavioristk untuk mengatasi siswa yang sering membolos. Bagi orang tua sebagai bahan pertimbangan dalam membantu menyelesaikan masalah siswa. Siswa dapat mengubah sikapnya dari sering bolos menjadi rajin masuk sekolah terutama pada pelajaran matematika. Ruang lingkup penelitian yang sesuai dengan judul penelitian adalah mengenai Studi Kasus Penerapan Model Konseling Behavioristik dan Membolos pada Mata Pelajaran Matematika. Jenis penelitian adalah studi kasus. Pendekatan penelitian dilakukan dengan cara kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan kunjungan rumah. Subjek penelitian adalah 3 (tiga) klien, kelas XI MA Darul Ulum Jaken Pati tahun pelajaran 2011/2012 yang sering membolos pada mata pelajaran matematika. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan Induksi Sistem Bacon bahwa yang menjadi faktor penyebab siswa sering membolos pada mata pelajaran matematika sebagai berikut: Konseli I (NT) sering membolos pada mata pelajaran matematika NT dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, Faktor Internal: konseli tidak merasa senang/kurang berminat terhadap pelajaran yang dihadapi, dan pelajarannya sulit. Faktor Eksternal: kurang adanya perhatian dari orang tua terutama masalah belajar. Konseli II (MS) dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor Internal, konseli tidak merasa senang/kurang berminat terhadap pelajaran yang dihadapi, dan pelajarannya sulit. Faktor Eksternal, suasana rumah yang kurang nyaman dan kurang tenang, dan kurang adanya perhatian dari orang tua terutama masalah belajar. Konseli III (HT) dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor Internal, Kurangnya motivasi dan minat terhadap pelajaran yang dihadapi, dan pelajarannya sulit. Faktor Eksternal, pengaruh dari teman yang mengajak ngobrol di saat jam pelajaran, dan kurang adanya perhatian dari orang tua terutama ayah karena HT menurut jika sama ayahnya saja. Setelah dilaksanakan tiga kali konseling dengan pendekatan behavioristik, terjadi perubahan sikap yang awalnya sering membolos pada mata pelajaran matematika sekarang menjadi mampu menunjukkan sikap yang baik dan rajin mengikuti pelajaran matematika. Berdasarkan kesimpulan di atas peneliti memberikan saran yang diajukan untuk: 1. Kepala Sekolah mengadakan konferensi kasus setiap ada permasalahan yang serius, dan adanya kegiatan supervise pendidikan secara berkesinambungan. 2. Konselor Sekolah melaksanakan tugas secara professional, mengetahui sejak dini siswa yang sering tidak masuk pada saat pelajaran matematika, bekerjasama dengan pihak guru mata pelajaran dan wali kelas terkait dengan proses pembelajaran di kelas, dan bekerjasama dengan orang tua siswa terkait dengan membantu siswa dalam mengentaskan masalah. 3. Orang Tua Siswa hendaknya memberi motivasi belajar kepada anak, memberikan kasih sayang dan kepercayaan kepada anak bahwa anaknya mampu bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan, dan mengontrol kebiasaan anak pada saat di rumah.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : (i) Dr. Sukiman, M. Pd (ii) Drs. Susilo Rahardjo, M. Pd
Uncontrolled Keywords: Model Konseling Behavioristik; Membolos pada Mata Pelajaran Matematika.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Users 2 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 06 Nov 2012 05:22
Last Modified: 06 Nov 2012 05:22
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/472

Actions (login required)

View Item View Item