The Speaking Ability Of The Tenth Grade Students Of Sma Muhammadiyah Kudus In Academic Year 2014/2015 Taught By Using Scaffolding Talk Technique

MAYASARI, WIWIN (2015) The Speaking Ability Of The Tenth Grade Students Of Sma Muhammadiyah Kudus In Academic Year 2014/2015 Taught By Using Scaffolding Talk Technique. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (1160Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (125Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (481Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (381Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (462Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (196Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (126Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (313Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (2918Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Pengajaran berbicara harus mencapai tujuan kurikulum, yang meliputi penguasaan Bahasa Inggris secara lisan sehari – hari. Berbicara adalah suatu kemampuan untuk menghasilkan bahasa lisan yang terjadi ketika dua orang atau lebih saling berinteraksi untuk mempertahankan hubungan diantara mereka. Beberapa siswa kelas X SMA Muhammadyah Kudus kurang begitu berani untuk berbicara Bahasa Inggris. Mereka tidak percaya diri dan takut jika membuat kesalahan dalam berbicara di depan kelas menggunakan Bahasa Inggris. Kemampuan berbicara oleh siswa belum tercapai. Hal ini bisa dilihat dari prosentase hasil belajar siswa, hanya 20.8% siswa yang memperoleh nilai tinggi dan 79,2% siswa memperoleh nilai di bawah KKM dalam berbicara. Penulis berasumsi bahwa meggunakan tenik yang bagus dapat menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk menghadapi masalah tersebut adalah teknik scaffolding talks. Ini karena teknik tersebut digunakan untuk memicu siswa berbicara bahasa Inggris untuk menyelesaikan tugas – tugas nya di Sekolah. Tujuan dari penulis ialah untuk menjelaskan kemampuan berbicara siswa kelas X SMA Muhammadyah Kudus sebelum dan setelah diajar menggunakan teknik Scaffolding Talks tahun ajaran 2014/2015. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan design penelitian quasi experimental. Terdapat dua variable; Teknik Scaffolding Talks sebagai variabel bebas dan kemampuan berbicara siswa kelas X SMA Muhammadyah Kudus tahun ajaran 2014/2015 sebagai variabel terikat. Penulis menentukan siswa kelas X SMA Muhammadyah Kudus tahun ajaran 2014/2015 sebagai populasi. Penulis mengambil kelas X C sebagai sample penelitian. Setelah selesai melakukan pengajaran dalam kemampuan berbicara teks narrative dari siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kudus menggunakan teknik scaffolding talks tahun ajaran 2014/2015, hasil dari penelitian dapat dilihat dalam perhitungan t-test dengan tingkat keabsahan 5%, degree of freedom (Df) 23, dan t-tatble ± 2,069, t-obtained (t0) 13.39. Jadi, percobaan statistik jatuh di daerah kritis. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis pilihan diterima. Kemampuan berbicara siswa teks narrative kelas X SMA Muhammadiyah Kudus setelah diajar menggunakan teknik scaffolding talks tahun ajaran 2014/2015 dikategorikan bagus. Hal ini ditunjukkan oleh rata – rata yaitu 75.3 dan dengan standar deviasi 5.96. Data tersebut lebih tinggi dari rata – rata kemampuan berbicara teks narrative siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kudus sebelum diajar menggunakan teknik scaffolding talks tahun ajaran 2014/2015 yaitu 69 dan standar deviasi 7.06. Dan hasil tersebut dikategorikan cukup. Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis menyimpulkan bahwa teknik scaffolding talks efektif untuk digunakan dalam pengajaran berbicara teks narrative siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kudus tahun ajaran 2014/2015. Bagi guru dan peneliti lainnya, teknik scaffolding talks dapat digunakan untuk belajar mengajar khususnya sebagai teknik dalam pengajaran berbicara.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing : Dr. Slamet Utomo, M.Pd
                    Uncontrolled Keywords: Kemampuan berbicara, Teks Narrative dan Teknik Scaffolding Talks
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 12 Sep 2015 08:53
                    Last Modified: 12 Sep 2015 08:53
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4750

                    Actions (login required)

                    View Item