Konseling Kelompok Teknik Modeling Dalam Mengatasi Penggunaan Asesoris Yang Berlebihan Siswa Kelas Viii Smp 2 Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015

NOFIA ANGGRAINI, DESY (2015) Konseling Kelompok Teknik Modeling Dalam Mengatasi Penggunaan Asesoris Yang Berlebihan Siswa Kelas Viii Smp 2 Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (300kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (779kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (807kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (246kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (208kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (193kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan tingkat penggunaan asesoris yang berlebihan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik modeling pada siswa kelas VIII SMP 2 Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015, 2. Mendiskripsikan tingkat penggunaan asesoris yang berlebihan sebelum dan sesudah mendapat layanan konseling kelompok dengan teknik modeling pada siswa kelas VIII SMP 2 Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Penggunaan asesoris berlebihan adalah menggunakan asesoris atau pelengkap busana dengan begitu banyak dan tidak sesuai sebagaimana mestinya. Konseling kelompok merupakan konseling yang diselenggarakan dalam kelompok, dengan memanfaatkan dinamika kelompok yang terjadi di dalam kelompok. Masalah-masalah yang dibahas merupakan masalah perorangan yang muncul didalam kelompok tersebut, yang meliputi berbagai masalah dalam segenap bidang bimbingan (yaitu bidang bimbingan pribadi, sosial, belajar, dan karier). Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Konseling Kelompok Teknik Modeling dapat Mengatasi Penggunaan Asesoris Yang Berlebihan Siswa Kelas VIII SMP 2 Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015”. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas VIII di SMP 2 Kaliwungu Kudus sebanyak 8 siswa yang menggunakan asesoris berlebihan. Variabel penelitian: Layanan konseling kelompok dengan teknik modeling (variabel bebas) dan penggunaan asesoris berlebihan (variabel terikat). Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Metode pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data jenis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pra siklus, indikator untuk tidak menggunakan asesoris yang berlebihan pada siswa termasuk dalam kategori kurang (38,5%). Setelah diberi layanan konseling kelompok pada siklus I, upaya untuk mengatasi penggunaan asesoris yang berlebihan pada siswa meningkat menjadi (51,7%). Dan setelah siklus II meningkat lagi menjadi kategori baik (74%). Peningkatan hasil observasi kolaborator terhadap peneliti dalam pemberian layanan konseling kelompok mengalami peningkatan, pada siklus I skor rata-rata 54% dalam kategori cukup dan pada siklus II mendapat skor 84% dalam kategori baik. Simpulan hasil penelitian yang telah dilakukan adalah layanan konseling kelompok dengan teknik modeling dapat mengatasi penggunaan asesoris berlebihan pada siswa kelas VIII SMP 2 Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Dengan demikian disarankan kepada: 1). Kepada Kepala Sekolah, diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling sehingga berjalan sesuai kebutuhan siswa di sekolah. Khususnya layanan konseling kelompok teknik modeling dalam mengatasi penggunaan asesoris berlebihan pada siswa. 2). Kepada Guru BK, dapat memaksimalkan layanan konseling kelompok teknik modeling dalam mengatasi penggunaan asesoris berlebihan pada siswa. 3). Kepada Siswa, siswa mampu menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu untuk tidak lagi menggunakan asesoris berlebihan di sekolah. 4). Bagi Peneliti Selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan lebih baik dan mengemasnya menjadi lebih menarik untuk mengatasi penggunaan asesoris melalui layanan konseling kelompok teknik modeling.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Arista Kiswantoro, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Penggunaan Asesoris Berlebihan. Layanan Konseling Kelompok Teknik Modeling.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 12 Sep 2015 02:59
Last Modified: 12 Sep 2015 02:59
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4768

Actions (login required)

View Item View Item