Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dengan Menggunakan Metode Komunikasi Total Berbasis Bimbingan bagi Siswa Tunarungu Kelas II SDLB Sukoharjo Pati Tahun 2012

Asiyah, Siti (2012) Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dengan Menggunakan Metode Komunikasi Total Berbasis Bimbingan bagi Siswa Tunarungu Kelas II SDLB Sukoharjo Pati Tahun 2012. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (20Mb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (Bab I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (28Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (102Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (4Mb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (9Mb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (25Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab VI) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (14Kb) | Request a copy
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (21Kb) | Tinjau ulang
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (61Mb) | Request a copy
                    [img] Microsoft PowerPoint (Presentasi Ujian) - Accepted Version
                    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                    Download (152Kb) | Request a copy

                      Abstrak

                      Penelitian ini dilatarbelakangi karena siswa tuna rungu dari segi kebahasaannya nampak miskin dalam kosa kata, sulit mengartikan atau memahami ungkapan bahasa yang mengandung arti kiasan, sulit mengartikan atau memahami kata-kata abstrak, kurang menguasai irama dan gaya bahasa, dan motivasi belajar rendah. Permasalahan yang diteliti: Apakah melalui komunikasi total berbasis bimbingan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi pada siswa tunarungu kelas II SDLB Sukoharjo Pati?.Tujuan dalam penelitian ini adalah: diperolehnya keaktifan siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal dan peningkatan kemampuan komunikasi pada siswa tunarungu kelas II SDLB Sukoharjo Pati setelah melalui penerapan komunikasi total berbasis bimbingan. Adapun kegunaan penelitian adalah: 1. Kegunaan teoretis: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi keilmuan serta referensi tambahan dalam kajian bimbingan dan konseling. 2. Kegunaan Praktis; a. Memberi masukan kepada kepala sekolah dalam usaha perbaikan proses pembelajaran, penambahan sarana dan prasarana berupa buku-buku referensi, media pembelajaran, dan teknik pembelajaran yang tepat sehingga proses pembelajaran di sekolah lebih baik, b. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan masukan bagi guru sebagai usaha komunikasi terapeutik pada anak tunarungu di SDLB Sukoharjo Pati melalui komunikasi total, dan c. Melalui komunikasi total berbasis bimbingan memungkinkan siswa melakukan aktivitas berkomunikasi dengan baik. Subjek penelitian adalah 8 siswa.Variabel penelitian meliputi variabel X (penerapan komunikasi total berbasis bimbingan) dan Variabel Y (kemampuan berkomunikasi siswa).Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Indikator kinerja: 1. Indikator proses yaitu:a. Proses pembelajaran dikatakan berhasil, apabila pengamatan kinerja konselor pada aspek-aspek high touch dan high tech, skor yang diperoleh mencapai prosentase 75% atau dalam kategori baik. b. Proses pembelajaran dikatakan berhasil, apabila pengamatan keaktifan siswa pada aspek-aspek keaktifan dalam proses pembelajaran, kreatifitas dalam menulis nama-nama benda di dalam kelas, menjawab pertanyaan, konsentrasi/perhatian skor yang diperoleh mencapai prosentase 75% atau dalam kategori baik. 2. Indikator hasil yaitu: Penguasaan komunikasi verbal dan non verbal dalam bentuk kemampuan membaca dan menulis permulaan mata pelajaran Bahasa Indonesia telah mencapai 75% dari jumlah siswa mendapat nilai 60 ke atas. Sedangkan analisis data secara deskriptif komparatif yang dilanjutkan refleksi pada tiap-tiap siklus. Hasil analisis pengamatan siklus I: Hasil pengamatan : 1. Keaktifan siswa pada siklus I dalam kategori rendah dengan skor rata-rata 50,6. 2. Pembelajaran dengan teknik komunikasi total berbasis bimbingan nilai rata-rata kelas 51,3 dengan ketuntasan belajar diperoleh 3 siswa (37,5%). Refleksi; penerapan pendekatan high touch dan high tech sudah berhasil, keaktifan siswa dalam mengikuti KBM dalam kategori baik dan ketuntasan belajar sudah tercapai maka perlu dilakukan tindakan pada siklus II. Hasil pengamatan siklus II: 1. Keaktifan siswa pada siklus II dalam kategori baik dengan skor rata-rata 70. 2. Pembelajaran dengan teknik komunikasi total berbasis bimbingan nilai rata-rata kelas 70 dengan ketuntasan belajar diperoleh 7 siswa (87,5%). Refleksi; penerapan pendekatan high touch dan high tech sudah berhasil, keaktifan siswa dalam mengikuti KBM masih rendah dan ketuntasan belajar belum tercapai maka tindakan pada siklus II dipandang cukup. Simpulan,1. Keaktifan siswa pada siklus I selama mengikuti bimbingan dalam kategori rendah dengan skor rata-rata 50,6 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi kategori baik dengan skor rata-rata 70, ada peningkatan 19,4 point. 2. Melalui komunikasi total berbasis bimbingan kemampuan berkomunikasi siswa mengalami peningkatan. Pada kondisi awal nilai rata-rata 43,8 dengan ketuntasan 1 siswa (12%), siklus I nilai rata-rata 51,3 dengan ketuntasan 3 siswa (37,5%), pada siklus II nilai rata-rata 70 dengan ketuntasan 7 siswa (87,5%) jadi peningkatan dari kondisi awal sampai dengan siklus II sebesar (75,5%).Saran-saranp penulis sampaikan kepada: 1. Kepala Sekolah memotivasi guru untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran dengan melakukan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan menerapkan komunikasi total. 2. Guru untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi perlu adanya komunikasi total dengan memadukan bentuk-bentuk komunikasi seperti bahasa tulis, lisan, dan bahasa isyarat, dan perlunya pendekatan high touch dan high tech dalam kegiatan belajar mengajar, supaya siswa merasa nyaman dan rileks sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, 3. Siswa dalam kegiatan belajar mengajar siswa saling membantu, kasih sayang dengan teman, berdiskusi dan menghargai adanya perbedaan pendapat. 4. Orang tua membimbing dan memotivasi putra-putrinya dalam belajar menulis dan membaca di rumah.

                      Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                      Additional Information: Dosen Pembimbing: I. Drs. H. Sucipto, M.Pd. Kons, II. Drs. Masturi, MM.
                      Uncontrolled Keywords: Bimbingan Klasikal; Komunikasi Total.
                      Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
                      Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Psikologi pendidikan
                      Pendidikan > Aspek-aspek khusus pendidikan > Pendidikan inklusif
                      Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                      Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                      Depositing User: Users 2 tidak ditemukan.
                      Tanggal Deposit: 07 Nov 2012 10:17
                      Last Modified: 07 Nov 2012 10:17
                      URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/478

                      Actions (login required)

                      View Item