Peningkatan Motivasi Belajar Pkn Melalui Penerapan Model Pembelajaran Tgt (Teams Games Tournament) Pada Siswa Kelas V Sd 1 Bae Kudus

FATHONI, UBAIDILLAH (2016) Peningkatan Motivasi Belajar Pkn Melalui Penerapan Model Pembelajaran Tgt (Teams Games Tournament) Pada Siswa Kelas V Sd 1 Bae Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Depan) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Submitted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (458kB) | Request a copy
[img] PDF (BAb 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (374kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (751kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (570kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (168kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (169kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (8MB) | Request a copy

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar PKn siswa kelas V SD 1 Bae Kudus melalui penerapan model pembelajaran TGT; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru kelas V SD 1 Bae Kudus dalam mengajar PKn melalui penerapan model pembelajaran TGT; (3) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas V SD 1 Bae Kudus melalui penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament). Motivasi belajar adalah kekuatan mental yang mampu mengaktifkan, menggerakkan, menyalurkan, dan mengarahkan sikap dan perilaku individu (siswa) untuk mengikuti kegiatan belajar. Siswa yang memiliki motivasi tinggi, biasanya memiliki hasil belajar yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa tanpa harus ada perbedaan status. Model ini melibatkan siswa sebagai tutor sebaya dalam sebuah tim dan mengandung unsur permainan yang bisa meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah peneliti yang sekaligus berperan sebagai guru serta siswa kelas V SD 1 Bae Kudus sebanyak 21 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model TGT. Sedangkan variabel terikatnya adalah motivasi belajar PKn. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik tes, wawancara, observasi, kuesioner (angket) dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data kuantitatif yang diperkuat dengan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru, motivasi belajar siswa, dan hasil belajar siswa. Keterampilan guru dalam mengajar PKn pada prasikus mendapat skor 60 (cukup), siklus I meningkat menjadi 72,5 (baik), siklus II meningkat menjadi 81,5 (baik). Motivasi belajar siswa prasiklus mendapat skor 24 (kurang), siklus I meningkat menjadi 34,48 (cukup), siklus II meningkat menjadi 41,24 ( tinggi). Ketuntasan belajar klasikal prasiklus 42,86%, siklus I meningkat menjadi 61,91%, siklus II ketuntasan klasikal meningkat menjadi 80,96%. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembeajaran TGT (Teams Games Tournament) dapat menigkatkan keterampilan guru, motivasi belajar siswa, dan hasil belajar siswa. Saran dalam penelitian ini yaitu guru hendaknya dapat menerapkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga siswa tidak akan merasa tertekan dalam pembelajaran, salah satunya adalah model TGT (Teams Games Tournament), siswa hendaknya dapat lebih bersemangat dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, kepala sekolah hendaknya dapat menyediakan sarana dan prasarana yang dapat mendukung pembelajaran, menciptakan lingkungan yang kondusif.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Learning Motivation, Civic Education, Model of TGT
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 18 Jun 2016 05:54
Last Modified: 18 Jun 2016 05:54
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5139

Actions (login required)

View Item View Item