Upaya Pengembangan Moral Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas VII SMP 2 Mejobo Kudus

Rifa’i, Heni (2012) Upaya Pengembangan Moral Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas VII SMP 2 Mejobo Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (472kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (142kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (283kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (220kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (365kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (132kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab VI) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (116kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (87kB) | Tinjau ulang
[img] Microsoft PowerPoint (Presentasi Ujian) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (99kB) | Request a copy

Abstrak

Dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perkembangan jaman, parasiswa SMP sekarang, moral dan etika dalam masyarakat sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan seiring perkembangan jaman. Karena adanya perkembangan ini, moral beberapa siswa SMP 2 Mejobo Kudus mulai terkikis, baik dalam hal tatakrama dengan guru, dan sopan santun dengan orang yang lebihtua, suatu contoh yaitu “cara adat orang Jawa apabila ada seorang anak yang berbicara dengan orang yang lebih tua harus berbahasa yang baik (bahasa jawa kramaa lus) dan jika bertemu dengan orang yang lebih tua harus menghormati dan agak menundukkan kepala,” semua itu sudah mulai berkurang dalam kebiasaan masyarakat, terutama di sekolah. Kondisi ini mengakibatkan penurunan moral beberapa siswa yang sedang dalam jenjang pendidikan. Supaya moral siswa tidak semakin melenceng jauh dari nilai dan norma yang ada, maka pengembangan moral siswa SMP 2 Mejobo Kudus sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi penurunan moral siswa. Dalam penelitian ini, rumusan masalah adalah: Apakah layanan bimbingan kelompok dapat mengembangkan moral siswa? Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1. Mendiskripsikan pengembangan moral siswa sebelum dan sesudah bimbingan kelompok. 2.Untuk mengetahui pengembangan moral siswa melalui bimbingan kelompok. Kegunaan teoritis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan teori tentang bimbingan kelompok dalam proses pembelajaran siswa di sekolah, khususnya pada pengembangan moral siswa, dan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di sekolah, khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling. Kegunaan praktisnya: 1. Dapat konselor gunakan sebagai pegangan atau pedoman melaksanakan layanan bimbingan kelompok dalam upaya mengembangkan moral siswa. 2. Dapat digunakan oleh sekolah atau kepala sekolah untuk menentukan kebijakan-kebijakan yang mendukung pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Membantu siswa-siswi mampu merubah sikap dan kebiasaannya untuk menjadi manusia yang setidak-tidaknya mendekati manusia yang memiliki moral yang baik. Sesuai judul penelitian, maka ruang lingkup penelitian adalah Upaya Pengembangan Moral Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas VII SMP 2 Mejobo Kudus”. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Berdasar kanhasil penelitian dapat ditarik simpulan bahwa faktor penyebab terkikisnya moral siswa yaitu : 1. Faktor internal : perasaan siswa yang ingin lepas dari aturan yang ada di sekolah. Faktor eksternal : lingkungan dimana siswa bermain sekolah dan lingkungan tempat siswa bermain di rumah. Dan tingkat perkembangan jaman yang semakin canggih dan mengglobal. Perilaku yang akan diubah adalah tingkah laku konseli yang kurang memahami dan mengerti akan arti pentingnya nilai moral didalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Setelah dilaksanakan empat kali layanan bimbingan kelompok, terjadi perubahan tingkah laku yang awalnya ketiganya siswa mengalami penurunan moral sekarang menjadi mampu mengembangkan sikap yang bernilai moral yang baik dan lebih mengutamakan sikap sopan dan tatakrama yang baik dalam berhubungan sosial. Berdasarkan penemuan penelitian, saran yang diajukan: 1. Kepala Sekolah : Berdasarkan hasil penelitian diharapkan memahami dan memperhatikan perilaku sosial siswa di sekolah tersebut, serta memberikan fasilitas yang mendukung, salah satunya dalam menyelenggarakan layanan bimbingan kelompok guna pengembangan moral siswa. 2. Konselor Sekolah :Diharapkan konselor dapat mengefektifkan layanan bimbingan kelompok guna membantu siswa mengembangkan moralnya, mengubah perilakunya menjadi lebih baik, pencegahan dan pengentasan masalah siswa yang bersangkutan, salah satunya adalah mengenai membiasaan tata krama dan sopan santun dalam hubungan sosial.4. Orang Tua : Diharapkan orang tua/wali murid untuk lebih memperhatikan anak-anaknya terutama membantu anaknya untuk membiasakan diri dengan tata krama dan sopan santun yang baik di dalam masyrakat, sehingga diharapkan dapat mengembangkan moral anak-anaknya di lingkungan sosial. 5. Siswa : siswa akan mendapatkan kesempatan yang luas untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang-orang disekitarnya mengenai segala kebutuhan yang berkaitan dengan pengembangan moralnya sehingga diharapkan dapat membiasakan diri dengan tata krama dan sopan santun yang baik dalam hubungan sosial di masyarakat dan khususnya di lingkungan sekolah.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: (I). Drs.Sunardi, (II). Drs. SusiloRahardjo, M.Pd.
Uncontrolled Keywords: Layanan Bimbingan Kelompok ; Pengembangan Moral.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
FIlsafat. Psikologi. Agama > Etika > Etika dalam kehidupan sosial. Etiket
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Users 2 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 10 Nov 2012 06:23
Last Modified: 10 Nov 2012 06:23
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/528

Actions (login required)

View Item View Item