Makna Adat “ Langkahan ” Pada Upacara Perkawinan Di Desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara

ROHMAN , ELVAN NUR (2015) Makna Adat “ Langkahan ” Pada Upacara Perkawinan Di Desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. JUdul) - Accepted Version
Download (409kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (213kB) | Request a copy
[img] PDF (BAb 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (241kB) | Request a copy
[img] PDF (BAb 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (173kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (336kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (146kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (163kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (166kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi Yang Berjudul” Makna Adat “Langkahan” Pada Upacara Perkawinan Di Desa Nalumsari Kecamata Nalumsari Kabupaten Jepara” Ini Secara Umum Bertujuan Untuk Mengetahui Masyarakat Desa Nalumsari Masih Melestarikan Adat/Tradisi “Langkahan“ Pada Upacara Perkawinan ( Yang Melangkahi Kakaknya ), Serta Masyarakat Desa Nalumsari Melestarikan Adat/Tradisi “Langkahan” Pada Upacara Perkawinan. Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Metode Antropologi, Dalam Hal Teknik Pengumpulan Data, Diperoleh Dari Observasidan Wawancara.Setelah Data Diperoleh Maka Disusun Secara Sistematis Dan Selanjutnya Dianalisa Secara Kualitatif, Sehingga Diperoleh Kejelasan Mengenai Permasalahan Yang Dibahas Dan Selanjutnya Disusun Sebagai Skripsi Yang Bersifat Ilmiah. Dari Hasil Penelitian Dapat Ditunjukan Bahwa Masyarakat Desa Nalumsari Masih Melestarikan Adat/Tradisi “Langkahan“ Pada Upacara Perkawinan (Yang Melangkahi Kakaknya) Dikarenakan Sebagai Perwujudan Penghormatan Kepada Leluhur Dan Apabila Tidak Dilaksanakan Kebiasaan Yang Terjadi Di Desa Nalumsari Terjadi Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan, Misalnya Adik Yang Sudah Menikah Dalam Membina Keluarganya Terjadi Keretakan Dalam Keluarga, Malapetaka, Bencana Dan Bagi Kakak Perempuan Atau Laki-Laki Yang Dilangkahi, Biasanya Kesulitan Dalam Mencari Jodoh Atau Bisa Juga Mendapat Gelar (Orak Payu).Untuk Itu Masyarakat Desa Nalumsari Melestarikan Adat/Tradisi “Langkahan” Pada Upacara Perkawinan Dengan Cara Tepo Selero (Tenggang Rasa) Dengan Sesama Manusia Terlebih Tetangga Di Sekitarnya Serta Lebih Mengutamakan Asas Persaudaraan Di Atas Kepentingan Pribadi. Selain Itu, Masyarakat Desa Nalumsari Menyakini Upacara Langkahan Memiliki Maksud, Tujuan Dan Terkandung Nilai-Nilai Budaya Yang Baik Serta Sebagai Simbol Menghormati Para Leluhur Yang Telah Mewariskannya, Selain Memiliki Maksud Dan Tujuan Yang Baik, Upacara Langkahan Jika Dilihat Dari Sudut Pandangan Syari’at Agama Terutama Bagi Masyarakat Yang Mempercayai Hal Itu Dianggap Sunnah.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Masmu'ah, SH.Mhum
Uncontrolled Keywords: Makna Adat Langkahan, Upacara Perkawinan.
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 22 Jul 2016 01:57
Last Modified: 22 Jul 2016 01:57
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5689

Actions (login required)

View Item View Item