Aspek Hukum Hubungan Dokter Dengan Pihak Rumah Sakit Dalam Perjanjian Terapeutik Di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus

Dewi M, Betseba (2016) Aspek Hukum Hubungan Dokter Dengan Pihak Rumah Sakit Dalam Perjanjian Terapeutik Di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (279Kb)
    [img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (119Kb) | Request a copy
      [img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (229Kb) | Request a copy
        [img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (111Kb) | Request a copy
          [img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (189Kb) | Request a copy
            [img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (28Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
              Download (103Kb)

                Abstrak

                Skripsi yang berjudul “ASPEK HUKUM HUBUNGAN DOKTER DENGAN PIHAK RUMAH SAKIT DALAM PERJANJIAN TERAPEUTIK DI RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU KUDUS” ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hukum antara dokter dengan pihak rumah sakit dalam perjanjian terapeutik di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, mengetahui perlindungan hukum yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Mardi Rahayu kepada dokter dalam perjanjian terapeutik, dan untuk mengetahui kendala-kendala yang muncul dalam pelaksanaan perlindungan hukum yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Mardi Rahayu kepada dokter dalam perjanjian terapeutik. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pola hubungan hukum antara dokter dengan pihak rumah sakit dalam perjanjian terapeutik di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus menyimpangi ketentuan Pasal 1367 (3) KUH Perdata yang pada pokoknya menyatakan adanya tanggung jawab penuh dari majikan atau mereka yang mengangkat orang-orang lain untuk mewakili urusan-urusan mereka terhadap kerugian yang diterbitkan oleh pelayan-pelayan atau bawahan-bawahan mereka di dalam melakukan pekerjaan untuk mana orang-orang ini dipakainya. Perlindungan hukum yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Mardi Rahayu kepada dokter dalam perjanjian terapeutik adalah sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 29 ayat (1) dan Pasal 46 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa salah satu kewajiban rumah sakit adalah melindungi dan memberikan bantuan hukum bagi semua petugas Rumah Sakit dalam melaksanakan tugas. Satu-satunya kendala yang muncul dalam pelaksanaan perlindungan hukum yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Mardi Rahayu kepada dokter dalam perjanjian terapeutik adalah tidak diaturnya secara jelas mengenai bentuk-bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Mardi Rahayu kepada dokter dalam perjanjian kerja sama antara dokter dan RS Mardi Rahayu.

                Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                Additional Information: Pembimbing; Suciningtyas, Sh, MHum
                Uncontrolled Keywords: Aspek Hukum, Hubungan, Dokter, Rumah Sakit, Terapeutik
                Subjects: Hukum
                Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
                Depositing User: pustakawan umk
                Tanggal Deposit: 25 Jul 2016 13:46
                Last Modified: 25 Jul 2016 13:46
                URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5721

                Actions (login required)

                View Item