Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Pada Siswa Kelas Iv Sd 2 Karanganyar Demak

-, Utaminingsih (2016) Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Pada Siswa Kelas Iv Sd 2 Karanganyar Demak. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (877Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (238Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (394Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (674Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (4053Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (226Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (160Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (171Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (8Mb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi pemerintah pusat dan lembaga negara kesatuan republik Indonesia, mendeskripsikan aktivitas siswa kelas IV SD 2 Karanganyar Demak., dan mendeskripsikan keterampilan guru pada pembelajaran PKn melalui penerapan model Jigsaw. Hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh siswa setelah mempelajari materi yang diwujudkan perubahan pada diri tersebut, atau keberhasilan yang dicapai siswa baik secara individu atau kelompok terhadap materi pelajaran, setelah mengikuti kegiatan belajar dalam waktu tertentu yangdinyatakan dalam skor yang diperoleh melalui evaluasi atau tes. Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945 yang tidak hanya menyajikan konsep-konsep semata. Kajian materi adalah pemerintah pusat dan lembaga negara kesatuan republik indonesia yaitu pemerintahan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Jigsaw adalah pembelajaran kelompok dimana siswa belajar dalam kelompok asal dan kelompok ahli yang mendorong siswa aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran untuk mencapai prestasi yang maksimal. Penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peneliti sebagai guru dan 20 siswa kelas IVSD 2 Karanganyar Demak. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Tes diuji validitasnya menggunakan korelasi product moment, dan reliabilitasnya menggunakan ganjil genap dengan rumus Sperman-Brown. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif dan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan keterampilan kinerja guru, hasil belajar aspek afektif, dan psikomotorik dan hasil belajar aspek kognitif. Hal ini dapat dilihat dari tercapainya indikator keberhasilan sebagai berikut. (1) Persentase hasil pengamatan keterampilan guru pada mata pelajaran PKn mengalami peningkatan yang cukup signifikan antara siklus I 80% dengan kriteria baik meningat menjadi 90,6% di siklus II dengan kriteria sangat baik. (2) Persentase hasil belajar ranah afektif pada siklus I sebesar 72,75% dengan kriteria baik, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan persentase sebesar 81,25% dengan kualifikasi baik. Sedangkan pada aspek psikomotorik pada siklus I perolehan rata-rata sebesar 72,45% dengan kriteria baik meningkat 10,27% menjadi 83,17 pada siklus II dengan kriteria baik. (3) persentase ketuntasan hasil belajar aspe kognitif pra siklus 45% meningkat pada silus I menjadi 75%, dengan kriteria baik/minimal dan meningkat lagi pada silus II menjadi 90% dengan kriteria baik sekali/optimal. Simpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan keterampilan kinerja guru, hasil belajar aspe afektif dan psikomotorik, serta hasil belajar siswa aspek kognitif dalam mata pelajaran PKn pada kelas IV SD 2 Karanganyar Demak. Saran dalam penelitian ini, siswa diharapkan lebih bisa menumbuhkan kerjasama dalam kenerja kelompok, lebih tertib dan punya rasa tanggung jawab dan percaya diri dalam proses pembelajaran. Bagi guru harus lebih kreatif mengajar dengan membuat inovasi pembelajaran dengan hal tersebut dapat menjadikan suasana belajar lebih menyenangkan dan siswa dapat berpikir secara kritis dan lebih mudah memahami materi pembelajaran.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing; Dra. Sumarwiyah, M.Pd, Kons
                    Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar PKn, Jigsaw
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 16 Aug 2016 08:43
                    Last Modified: 16 Aug 2016 08:43
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6011

                    Actions (login required)

                    View Item