The Speaking Ability Of Fifth Graders Of Sd Negeri 02 Tunggul Jepara Intheacademic Year 2016/2017 By Usingspellingbee Game

FAUZIA, SAILINNIHLAH (2016) The Speaking Ability Of Fifth Graders Of Sd Negeri 02 Tunggul Jepara Intheacademic Year 2016/2017 By Usingspellingbee Game. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (796Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (175Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (306Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (332Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (362Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (101Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (161Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (152Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (1310Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Berbicara Bahasa Inggris sangatlah penting untuk siswa, karena mereka bias memberikan informasi, ide, serta mempererat hubungan sosial dengan berkomunikasi dengan yang lain. Berbicara adalah salah satu dari 4 kecakapan bahasa, yang fungsi dasarnya sebagai alat komunikasi. Salah satu fungsi dari berbicara adalah untuk berkomunikasi dengan yang lain. Tanpa berbicara, kita tidak bisa berkomunikasi dengan yang lain, memberi informasi, atau yang lain. Ada beberapa masalah yang terjadi dalam mengajar berbicara. Pertama, mereka kurang dalam kosa katanya.Kedua, mereka takut membuat kesalahan. Ketiga, guru menggunakan cara yang sama. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengajar berbicara adalah permainan Mengeja. Karena bisa membuat siswa tertarik pada pelajaran, memperkaya kosa kata dan kecakapan berbicara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa kelas lima SD Negeri 02 Tunggul Jepara pada Tahun Ajaran2016/2017 sebelum dan sesudah menggunakan permainan mengeja. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan kuasi-eksperimen penelitian sebagai gambaran penelitian. Data dikumpulkan dengan tes oral pre-test dan post-test. Kemudian penulis mengidentifikasi dan menganalisa berdasarkan perhitungan statistik untuk mendapatkan hasil yang akurat, lengkap dan sitematis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas lima SD Negeri 02 Tunggul Jepara Tahun Ajaran 2016/2017 dan sampel yang terdiri dari 26 siswa. Hasil dari penelitian ini menunujukkan bahwa kemampuan berbicara siswa pada kelas lima SD Negeri 02 Tunggul Jepara Tahun Ajaran 2016/2017 sebelum menggunakan permainan mengeja ditemukan nilai paling tinggi adalah 70, dan nilai paling rendah adalah 52. Dari perhitungan data, rata-rata adalah 6.4 dan simpangan baku adalah 7. Sehingga, hasilnya sudah cukup. Sedangkan, test lisan dari kemampuan berbicara siswa kelas lima SD Negeri 02 Tunggul Jepara Tahun Ajaran 2016/2017 setelah diajarkan menggunakan permainan mengeja ditemukan score paling tinggi adalah 90, dan score paling rendah adalah 64. Dari perhitungan data, rata-rata adalah 76 dan simpangan baku adalah 6.4. Ini digolongkan sebagai baik. Untuk menganalisa data, penulis menggunakan t-test. Hasil dari t observasi (t0 ) adalah 4.8. Dibandingkan dengan t tabel (tt) pada derajat kebebasan 25 di taraf dari arti 2.05, ini memaksudkan bahwa hasil dari t observasi (t0 ) adalah lebih tinggi dibandingkan t tabel (tt) dan ini menunjukkan ada perbedaan yang sgnifikan antara kemampuan berbicara siswa kelas lima SD Negeri 02 Tunggul Jepara Tahun Ajaran2016/2017 sebelum dan sesudah diajarkan dengan menggunakan permainan mengeja. Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis menyimpulkan bahwa Spelling bee game meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas lima SD Negeri 02 Tunggul Jepara Tahun Ajaran 2016/2017. Untuk Guru Bahasa Inggris, harus lebih kreatif dan inovatif untuk memilih strategi pengajaran untuk menyampaikan bahan. Maupun dapat mempergunakan permainan mengeja sebagai salah satu ilmu pengetahuan tentang teknik pengajaran dan referensi dari proses belajar-mengajar, terutama untuk materi public places. Untuk peneliti selanjutnya, terutama yang punya masalah yang sama dan berkepentingan di penelitian budidaya, disarankan bahwa pembahasan ini dapat digunakan sebagai referensi. Penulis baru mempergunakan gambar sebagai media. Diharapkan, penelitian selanjutnya untuk melengkapi ilmu penelitian tentang teknik ini dan dikembangkan lagi dengan media yang lain.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing : Dr. Slamet Utomo, M.Pd.,
                    Uncontrolled Keywords: Kemampuan Berbicara, Spelling Bee Game
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 02 Nov 2016 10:46
                    Last Modified: 02 Nov 2016 10:46
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6146

                    Actions (login required)

                    View Item