Tinjauan Yuridis Pengendara Sepeda Motor Di Bawah Umur Dalam Upaya Ketertiban Berlalu Lintas

Setiaji , Benny (2016) Tinjauan Yuridis Pengendara Sepeda Motor Di Bawah Umur Dalam Upaya Ketertiban Berlalu Lintas. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (582kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (153kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi dengan judul “TINJAUAN YURIDIS PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI BAWAH UMUR DALAM UPAYA KETERTIBAN BERLALU LINTAS”, secara umum bertujuan untuk mengetahui penerapan sanksi untuk pengendara sepeda motor di bawah umur dan kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan sanksi untuk pengendara sepeda motor di bawah umur sebagaimana diatur pada Pasal 77 ayat (1) dan Pasal 281 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, artinya penelitian terhadap identifikasi hukum (hukum tidak tertulis) data penelitian terhadap efektifitas hukum, berlakunya hukum dan dampak hukum. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer sebagai data utama diperoleh dengan wawancara dan data sekunder sebagai data pendukung. Hasil penelitian dan pembahasan penerapan sanksi untuk pengendara sepeda motor di bawah umur adalah tidak ada perbedaan sanksi bagi pengendara sepeda motor di bawah umur. Sanksi untuk pengendara sepeda motor di bawah umur diatur dalam Pasal 281 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jelas dalam Undang-Undang mengatur mengenai usia, persyaratan untuk pengendara sepeda motor sudah diatur jelas oleh Undang-Undang sehingga apabila usia belum memenuhi Pasal 81 ayat (2) huruf (a) lebih baik menjadi penumpang saja. Dalam hal pengendara sepeda motor di bawah umur melakukan pelanggaran maka akan ditilang, dan implementasinya di lapangan biasanya cukup diberikan pembinaan oleh kepolisian. Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan sanksi adalah belum adanya pendidikan dan sosialisasi oleh pihak sekolah dan Satlantas secara menyeluruh ke masyarakat atau pihak orang tua bahkan kepada anak di bawah umur. Kesadaran anak di bawah umur dalam menaati hukum berlalu lintas yang berlaku kurang baik, pemahaman masyarakat dan anggota kepolisian terhadap deskresi yang dimiliki Kepolisian masih salah, sanksi denda yang dijatuhkan kepada pelanggar terlalu ringan.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Iskandar Wibawa, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Pengendara Sepeda Motor, Anak di Bawah Umur, Ketertiban Berlalu Lintas.
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 03 Nov 2016 07:07
Last Modified: 03 Nov 2016 07:07
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6156

Actions (login required)

View Item View Item