Tinjauan Yuridis Pemberian Pinjaman Dari Koperasi Kepada Pedagang Dengan Pembayaran Harian Atau Mingguan (Bank Titil) Di Kudus

Prasetyo , Donny (2016) Tinjauan Yuridis Pemberian Pinjaman Dari Koperasi Kepada Pedagang Dengan Pembayaran Harian Atau Mingguan (Bank Titil) Di Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (654kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (202kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (241kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (193kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (227kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (110kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (114kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi dengan judul “TINJAUAN YURIDIS PEMBERIAN PINJAMAN DARI KOPERASI KEPADA PEDAGANG DENGAN PEMBAYARAN HARIAN ATAU MINGGUAN (BANK TITIL) DI KUDUS”, secara umum bertujuan untuk mengetahui alasan koperasi memberikan pinjaman kepada anggota masyarakat yang bukan anggota koperasi dan akibat hukum jika peminjam yang bukan anggota koperasi wanprestasi menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi dan PP Nomor 09 Tahun 1995 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, artinya penelitian terhadap identifikasi hukum (hukum tidak tertulis) data penelitian terhadap efektifitas hukum, berlakunya hukum dan dampak hukum. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer sebagai data utama diperoleh dengan wawancara dan data sekunder sebagai data pendukung. Hasil penelitian dan pembahasan alasan koperasi memberikan pinjaman kepada anggota masyarakat yang bukan anggota koperasi dan akibat hukum jika peminjam yang bukan anggota koperasi wanprestasi maka harus dipahami bahwa Koperasi dalam melaksanakan kinerjanya mempunyai rambu-rambu sebagai dasar hukum , yaitu : Pasal 33 ayat (1) UUD 1945, Pasal 33 ayat (3) UUD 1945,Undang-Undang No.25 Tahun 1992, tentang Perkoperasian. Dan dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008, tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Pelaksanaan Undang-Undang ini telah diterbitkan beberapa Peraturan Pemerintah, seperti dibawah ini) PP No. 4 tahun 1994, tentang Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi;, PP No. 17 tahun 1994, tentang Pembubaran Koperasi oleh Pemerintah, PP No. 9 tahun 1995, tentang Kegiatan Usaha Simpan Pinjam, PP No. 33 Tahun 1998, tentang Modal Penyertaan Pada Koperasi. Alasan koperasi memberikan pinjaman kepada anggota masyarakat yang bukan anggota koperasi merupakan implementasi misi pemberdayaan koperasi dan UMKM dimana Pemerintah dan Pemerintah Daerah menumbuhkan Iklim Usaha dalam hal kemitraan. Dalam hal terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh pedagang yang bukan anggota koperaasi sanksi yang diberikan kepada peminjam yang wanprestasi adalah tidak kuat dikarenakan tidak ada jaminan apapun. Bila wanprestasi dilakukan oleh bukan anggota koperasi maka perlu diadakannya musyawarah karena pada dasarnya koperasi bersifat gotong royong. Bila jumlahnya pinjaman kecil, maka dibebaskan bunga atau mengadakan perjanjian baru secara lisan dalam hal pinjaman

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Suparnyo, S.H., M.S.
Uncontrolled Keywords: Koperasi, Pedagang, Simpan Pinjam.
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 15 Nov 2016 07:28
Last Modified: 15 Nov 2016 07:28
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6293

Actions (login required)

View Item View Item