Mengatasi Kecemasan Terhadap Obesitas Melalui Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (Rebt) Dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif

Arizona, Melinda Silva (2016) Mengatasi Kecemasan Terhadap Obesitas Melalui Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (Rebt) Dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (406kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (175kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (267kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (264kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (275kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (125kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (114kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (150kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah 1. menemukan faktor penyebab kecemasan siswa terhadap obesitas 2. Membantu mengatasi kecemasan terhadap obesitas siswa kelas XI SMK Wisudha Karya Kudus melalui rational emotive behavior therapy (REBT) dengan teknik restrukturisasi kognitif. Kecemasan terhadap obesitas merupakan gejala ketakutan serta khawatir terhadap keadaan dirinya karena kelebihan berat badan individu yang berlebihan sehingga mengakibatkan pemikiran yang irrasional yang dialami individu. Pendekatan Rasional Emotif Behaviour Therapy (REBT) adalah suatu pendekatan konseling yang menangani masalah-masalah yang berhubungan dengan emosi, kognitif, dan tingkah laku. Merubah cara pandang klien yang semula mempunyai pemikiran irrasional menjadi rasional. Teknik restrukturisasi kognitif merupakan teknik yang merubah pemikiran keyakinan individu dari pemikiran negatif menjadi pemikiran yang positif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan tehnik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, dan kunjungan rumah. Penelitian ini melalui 6 tahapan yaitu analisis data, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi, dan follow up. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Wisudha Karya Kudus dengan jumlah 3 siswa (TAU, NA dan RA). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kecemasan terhadap obesitas klien I (TAU) yaitu tidak mampu untuk mengikuti pelajaran olahraga. Faktor obesitas yang dialaminya membuat dirinya merasa tidak percaya diri, minder, dan selalu berpikiran yang negatif tentang dirinya. Bantuan yang diberikan peneliti melalui konseling individu menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif selama tiga kali pertemuan. Klien II (NA) yaitu tidak percaya diri terhadap keadaan fisiknya. Faktor penampilan fisik dan ejekan dari teman-teman sekelas yang menyebabkan NA merasa cemas, tidak percaya diri, minder, pendiam dan susah untuk bergaul dengan teman-temannya di kelas. Bantuan yang diberikan peneliti melalui konseling individu menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif selama tiga kali pertemuan. Klien III (RA) kecemasan terhadap obesitas yang dialami RA yaitu ia merasa sangat pesimis dan RA mencemaskan dengan keadaan yang gemuk nantinya ia susah untuk mendapatkan pekerjaan. Bantuan yang diberikan peneliti melalui konseling individu menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif selama tiga kali pertemuan. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis klien I (TAU), peneliti menyimpulkan bahwa konseling rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif dapat mengatasi kecemasan terhadap obesitas TAU dengan perubahan sikap dan pola pikir yang lebih positif TAU sudah mampu dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran olahraga dan bisa percaya diri lagi. Klien II (NA), peneliti menyimpulkan bahwa konseling rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif dapat mengatasi kecemasan terhadap obesitas dengan perubahan sikap NA yang sudah mampu untuk percaya diri, membuka diri dalam pergaulan, dan tidak lagi bersikap pendiam. Klien III (RA), peneliti menyimpulkan bahwa konseling rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif dapat mengatasi kecemasan terhadap obesitas RA. Dengan perubahan sikap RA yang lebih optimis dan bersemangat dalam mengikuti praktek kerja lapangan. Berdasarkan penemuan penelitian, peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala Sekolah, hendaknya melakukan pertemuan secara periodik dengan guru BK untuk membahas permasalahan siswa. 2. Konselor, dapat menerapkan pendekatan rational emotive behavior therapy dengan teknik restrukturisasi kognitif untuk mengatasi kecemasan terhadap obesitas siswa. 3. Siswa, diharapkan lebih bisa percaya diri lagi dan selalu berpikir positif.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd., Kons
Uncontrolled Keywords: Kecemasan Terhadap Obesitas, Rasional Emotive Behavior Therapy (REBT) Teknik Restrukturisasi Kognitif
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 23 Nov 2016 03:01
Last Modified: 23 Nov 2016 03:01
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6436

Actions (login required)

View Item View Item