Penerapan Teknik Extinction Dalam Konseling Behavior Untuk Mengatasi Rendahnya Etika Bergaul Dengan Teman Sebaya Pada Siswa Kelas X Tsm Smk Pgri 1 Tayu Tahun Ajaran 2015/2016

Silfiana, Serli (2016) Penerapan Teknik Extinction Dalam Konseling Behavior Untuk Mengatasi Rendahnya Etika Bergaul Dengan Teman Sebaya Pada Siswa Kelas X Tsm Smk Pgri 1 Tayu Tahun Ajaran 2015/2016. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (1004Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (302Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (424Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (440Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (564Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (289Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (244Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (291Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (14Mb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab rendahnya etika bergaul dengan teman sebaya, 2. Mengatasi masalah rendahnya etika bergaul dengan teman sebaya siswa melalui konseling behavior menggunakan teknik extinction siswa kelas X TSM SMK PGRI 1 Tayu Tahun Ajaran 2015/2016. Dalam berhubungan sesama manusia dibutuhkan interaksi yang baik yaitu dengan beretika. Seiring perkembangan zaman banyak orang yang melupakan bagaimana beretika yang baik dan benar dalam bergaul, terutama pada remaja yang biasanya bersikap tidak menerapkannya nilai dan norma atau etika yang berlaku. Dan tidak semua remaja dapat menerapkan etika bergaul yang baik dan benar. Masalah etika bergaul pada remaja akan timbul apabila remaja tidak memiliki ketrampilan sosial dan kemampuan penyesuaian diri yang baik dengan teman sebayanya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti berupaya untuk membantu klien mengatasi masalah tentang rendahnya etika bergaul dengan teman sebaya. Harapannya agar individu mampu beretika yang baik dan benar dalam pergaulannya sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Dalam penelitian pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai pelengkap. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TSM, sebanyak 3 siswa yang memiliki masalah rendahnya etika bergaul dengan teman sebaya. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, setelah diberikan layanan konseling behavior dengan teknik extinction sebanyak tiga kali setiap konseli, RS, DRB dan AFS mengalami perubahan yang baik. Mereka sudah mulai menerapkan etika bergaul dengan teman sebaya yang baik dalam keseharian mereka. Hal ini terlihat dari sikap RS yang sudah tidak lagi menyepelekan saat diajak berbicara, dan mengejek, adapun sikap DRB yakni DRB sudah tidak lagi berkata kasar dan tidak memotong pembicaraan teman, dan sikap AFS yakni AFS sudah tidak berkata kasar, tidak berbohong dan tidak menonjolkan dirinya. Dari hasil yang dipaparkan diatas menunjukkan bahwa rendahnya etika bergaul dengan teman sebaya dapat diatasi dengan menggunakan layanan konseling behavior dengan teknik extinction. Berdasarkan hasil penelitian, adapun faktor internal dan eksternal yang menyebabkan etika bergaul dengan teman sebaya yang rendah. Adapun faktor internal RS dia suka menyepelekan temannya saat diajak berbicara karena dia merasa apa yang dibicarakan temannya itu tidak penting, dia juga tidak begitu dekat dengan temannya, dan RS suka mengejek karena dia merasa dirinya lebih baik. Faktor eksternal RS yakni kurang mendapatkan nasehat dari orang tuanya. Faktor internal DRB suka berkata kasar karena dia ingin terlihat hebat didepan temannya, dia juga suka memotong pembicaraan karena dia ingin diperhatikan oleh temannya. Faktor eksternal DRB karena kurang mendapatkan perhatian dari orang tua. Faktor internal AFS yakni suka berkata kasar karena dia merasa reflek, dia suka menonjolkan dirinya karena dia ingin mendapatkan perhatian dari temannya, dan dia suka berbohong karena dia takut mengakui kesalahannya. Faktor eksternal AFS karena dia kurang perhatian dari orang tuanya. Adanya permasalahan tersebut dan untuk meminimalisirnya maka peneliti juga memberikan saran kepada: 1 Kepala Sekolah perlu menciptakan suasana sekolah yang dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik sehingga peserta didik dapat mengembangkan interaksi sosial dengan baik. 2 Konselor harus selalu memperhatikan perkembangan peserta didik khususnya bagi peserta didik yang sedang memiliki masalah harus segera ditangani dan diberi perhatian khusus. Agar dapat mengembangkan diri dan interaksi sosial antar teman di sekolah dapat terjalin dengan baik. 3 Peserta Didik diharapkan mampu menerapkan etika bergaul dengan teman sebaya dalam kehidupan sehari-hari serta mampu beretika yang baik di lingkungan sekitarnya. 4 Peneliti kedepannya diharapkan dapat lebih bisa melatih kesabaran dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling untuk menyelesaikan permasalahan peserta didik. Dengan menerapkan berbagai teknik konseling dalam layanan konseling individual, diharapkan permasalahan yang dihadapi peserta didik dapat diselesaikan secara tuntas.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing: Drs. Masturi, MM
                    Uncontrolled Keywords: Rendahnya Etika Bergaul dengan Teman Sebaya. Konseling Behavior Teknik Extinction
                    Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: pustakawan umk
                    Tanggal Deposit: 23 Nov 2016 11:34
                    Last Modified: 23 Nov 2016 11:34
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6447

                    Actions (login required)

                    View Item