Kerja Sama Antar Kepolisian Dalam Mengungkap Terjadinya Tindak Pidana Pencurian

-, Sumarno (2016) Kerja Sama Antar Kepolisian Dalam Mengungkap Terjadinya Tindak Pidana Pencurian. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (580kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (153kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi dengan judul “KERJA SAMA ANTAR KEPOLISIAN DALAM MENGUNGKAP TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN”. Secara umum bertujuan mengulas tentang bentuk kerja sama antar Kepolisian dalam mengungkap terjadinya tindak pidana dan kendala-kendala dalam mengungkap terjadinya tindak pidana Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis, yaitu penelitian yang mengidentifikasikan dan menkonsepsikan hukum sebagai institusi sosial yang riil. Dalam penelitian hukum yuridis sosiologis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Setelah data diperoleh maka disusun secara sistematis sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang akan dibahas dan selanjutnya data tersebut disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa kerjasama antar Kepolisian sangat diperlukan apabila tersangka atau pelaku tindak pidana melarikan diri ke daerah lain. Dalam kasus pencurian kendaraan yang menimpa Nur Hartoyo bin Ragu Rochman, warga Desa Gulang RT 01/04 Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, pelakunya melarikan diri di Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati dan ke Kabupaten Blora. Jumlah pelaku ada 4 (empat) orang. Pelaku di tangkap di dua tempat yang berbeda, yaitu di Desa Dukuhseti Kabupaten Pati dan di Kabupaten Blora. Sat Reskrim Polres Kudus dalam menagkap para pelaku bekerjasama dengan PolresPati dan Polres Blora. Bentuk kerjasamanya yaitu Aparat polres Kudus dari Sat Reskrim berkoordinasi dengan Polres Pati, selanjutnya Polres Pati melakukan pengintaian dilapangan tempat tersangka bersembunyi. Selanjutnya aparat Polres Pati dan Sat Reskrim Polres Kudus melakukan penyergapan terhadap tersangka. Kendala-kendala yang muncul dalam mengungkap peristiwa terjadinya tindak pidana yaitu Kurangnya barang bukti yang belum tertangkap biaya operasional yang sangat tinggi, jarak yang terlalu jauh, kurangnya sumber informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kesadaran masyarakat masih kurang.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Suyoto, SH., M.H
Uncontrolled Keywords: Kerjasama Antar Kepolisian dan Tindak Pidana
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Nov 2016 04:45
Last Modified: 30 Nov 2016 04:45
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6614

Actions (login required)

View Item View Item