Penjatuhan Pidana Pelaku Pedofilia Dalam Sistem Hukum Indonesia (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jepara Nomor Perkara : 40/Pid.Sus/2015/Pn.Jpa)

Saputra , Edo Bagus (2016) Penjatuhan Pidana Pelaku Pedofilia Dalam Sistem Hukum Indonesia (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jepara Nomor Perkara : 40/Pid.Sus/2015/Pn.Jpa). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (320kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (153kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul “Penjatuhan Pidana Pelaku Pedofilia dalam Sistem Hukum Indonesia (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jepara Nomor Perkara : 40/Pid.Sus/2015/PN.Jpa)” secara umum bertujuan untuk mengetahui tentang pemidanaan pelaku pedofilia dalam Putusan Pengadilan Negeri Jepara Nomor Perkara : 40/Pid.Sus/2015/Pn.Jpa dan pemidanaan terhadap pelaku pedofilia setelah diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2016. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam hal teknik pengumpulan data, menggunakan data sekunder. Setelah data diperoleh, disusun secara sistematis dan dianalisa secara kualitatif sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas kemudian disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa Penjatuhan Pidana pelaku pedofilia dalam Putusan Pengadilan Negeri Jepara Nomor Perkara : 40/Pid.Sus/2015/Pn.Jpa adalah pidana penjara selama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa ditahan dan pidana denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 2 (dua) bulan sesuai sanksi pidana minimal dalam Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Penjatuhan Pidana terhadap pelaku pedofilia setelah diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2016 adalah pemberatan pidana dan pidana tambahan. Pemberatan pidana dengan menambah pidana pokok berupa penambahan sepertiga ancaman pidana, pidana mati, seumur hidup, pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun sedangkan pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku, tindakan berupa kebiri kimia, pemasangan alat deteksi elektronik dan rehabilitasi. Tujuannya adalah mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak dan menimbulkan efek jera bagi pelaku kejahatan seksual anak agar tidak mengulangi perbuatannya lagi . .

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Wiwit Ariyani, SH.M.Hum
Uncontrolled Keywords: Pidana, Pedofilia, sistem hukum indonesia
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Nov 2016 05:19
Last Modified: 30 Nov 2016 05:19
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6621

Actions (login required)

View Item View Item