Penyelesaian Permasalahan Perjanjian Pinjaman Dana Bergulir Eks Pnpm Oleh Badan Usaha Milik Desa (Bum Desa) Di Kabupaten Kudus

Prasetya, Asha (2016) Penyelesaian Permasalahan Perjanjian Pinjaman Dana Bergulir Eks Pnpm Oleh Badan Usaha Milik Desa (Bum Desa) Di Kabupaten Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (756kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (153kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul “Penyelesaian Permasalahan Perjanjian Pinjaman Dana Bergulir Eks PNPM Oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Kudus” ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian perjanjian pinjaman dana bergulir eks PNPM oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Kudus dan untuk mengetahui hambatan dan cara mengatasi permasalahan perjanjian pinjaman dana bergulir eks PNPM oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Kudus. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Penyelesaian permasalahan perjanjian pinjaman dana bergulir eks PNPM oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Kudus dilakukan melalui Pola A : penjadwalan ulang, yaitu melakukan penjadwalan ulang atau membuat jadwal angsuran yang baru sesuai dengan kondisi usaha kelompok atau pemanfaat. Pola B : restrukturisasi pinjaman, yaitu melakukan perubahan pola angsuran yang dikaitkan dengan realitas penggunaan dana. Pola C : pengurangan kewajiban, yaitu pola penyehatan yang memberikan pengurangan pinjaman jika mempunyai itikat pengembalian secara sekaligus seluruhnya untuk tunggakan. Pola ini bisa digunakan untuk penyebab force majeure dengan memberikan pengurangan pokok atau jasa pinjaman. Pola D : kompensasi, yaitu pola penyehatan dengan cara melakukan kompensasi harta, misalnya terjadi penyelewengan dana oleh pengurus maka pengurus tersebut harus menyerahkan harta senilai dana yang diselewengkan, harta tersebut kemudian dijual untuk mengembalikan kewajibannya sampai dengan sejumlah dana yang diselewengkan. Pola E : aspek hukum/ litigasi, yaitu pola penyehatan yang akan diselesaikan dengan penyelesaian hukum, pola ini biasanya digunakan untuk permsalahan penyelewengan dana atau diterapkan kepada pemanfaat/ kelompok yang tidak mempunyai itikat yang baik. Pola F : aspek keadilan, yaitu apabila salah satu kelompok dalam desa yang telah menunggak dan diidentifikasikan sebagai kelompok bermasalah ( kredit macet ), maka desa tersebut tidak akan di biayai kegiatannya baik fisik ataupun SPP sampai desa tersebut diyatakan bebas kredit macet. Hambatan dan cara mengatasi permasalahan perjanjian pinjaman dana bergulir eks PNPM oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di kabupaten Kudus dibedakan menjadi hambatan internal dan hambatan eksternal.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Suciningtyas, S.H., M.Hum
Uncontrolled Keywords: Perjanjian Pinjaman, Dana Bergulir, PNPM, BUM Desa
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Nov 2016 06:06
Last Modified: 30 Nov 2016 06:06
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6625

Actions (login required)

View Item View Item