Peningkatan Kesadaran Kebersihan Lingkungan Melalui Layanan Informasi Dengan Teknik Simulasi Kelas Xi Mipa 1 Sma N 1 Karanganyar Demak 2015/2016

Himam, Nala Khoirol (2017) Peningkatan Kesadaran Kebersihan Lingkungan Melalui Layanan Informasi Dengan Teknik Simulasi Kelas Xi Mipa 1 Sma N 1 Karanganyar Demak 2015/2016. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal judul) - Accepted Version
Download (509kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (198kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (331kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (652kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (250kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (181kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (159kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan pelaksanaan layanan informasi dengan teknik simulasi untuk meningkatkan kesadaran kebersihanlingkungansiswa XI MIPA 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. 2. Untuk mengetahui apakah layanan informasi dengan teknik Simulasi dapat efektif untukmeningkatkat kesadaran kebersihanlingkungansertamenerapkannya pada siswa kelas XI MIPA 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. Kebersihan lingkungan adalah keadaan bebas dari kotoran termasuk diantaranya debu, sampah dan kotoran. Kebersihan juga bisa dibilang sebagai salah satu tanda dari keadaan higenie yang baik. Salah satulayanan BK yang dapatmenanganipesertadidikdalampermasalahaniniadalahmelaluilayananinformasidengantekniksimulasi, tekniksimulasiinimerupakanlayananbimbingandankonseling yang bermaksudmemberikanpemahamandaninformasi yang membantumenyajikanpenokohanlewatseseorang, media video, power poin, film, gambardan lain-lain denganmenjelaskanmelalui media tersebutbertujuanuntukmemberikaninformasidanpemahamanmengenaipemahamanpentingnyakebersihanlingkungan. Hipotesis peneliti tindakan bimbingan dam konseling sebagai berikut: “layanan Informasi dengan teknik simulasi dapat meningkatkan kebersihanlingkunganpadasiswakelas XI MIPA I SMA N 1 KaranganyarDemak Tahun Pelajaran 2015/2016 dan “siswamemahamipentingnyakebersihanlingkunganyang dapat ditingkatkan denganlayananinformasidengantekniksimulasi”. JenisPenelitian yang digunakanadalahPenelitianTindakanKelas BimbingandanKonselinglayananinformasidengantekniksimulasi.Subjek yang ditelitiadalah Siswa kelas XI MIPA 1 SMA N 1 KaranganyarDemak,sebanyak36siswa.Denganjudulpeningkatankesadarankebersihanlingkungan. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan melalui 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 kali pertemuan membahas 3 materi dengan alokasi waktu 45 menit. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasilpembahasandan analisis, makadiperolehhasilsebagai berikut: Sebelum mendapatkan layanan informasi dengan teknik simulasi pada pra siklus diperoleh hasil peningkatan kebersihan lingkungan 36 siswa dengan skor rata-rata 22 persentase 44% dalam ktegori kurang (K). Setelah mendapatkan layanan informasi dengan teknik simulasi pada siklus I pertemuan pertama diperoleh skor 25.5 persentase 51% kategori kurang (K), pertemuan kedua diperoleh skor 26 persentase 52% kategori cukup (C) dan pada pertemuan ketiga diperoleh skor 33 persentase 66% kategori baik (B). Pada siklus II pertemuan pertama diperoleh skor 35.5 persentase 71% kategori baik (B), pada pertemuan kedua diperoleh skor 40.5 persentase 81% kategori baik (B) dan pada pertemuan ketiga diperoleh skor 44 persentase 88% kategori sangat baik (SB). Bedasarkanpembahasandananalisisdiatasdapatdisimpulkansebagaiberikut: Pada Pra siklussampaisiklus II diperoleh skor 22 persentase 44% kategori kurang (K), dan pada siklus II diperoleh rekapitulasi jumlah skor 40 persentase 80% kategori baik (B), sehingga PrasiklussampaisiklusII dari skor 22 (44%) menjadi skor 40 (80%) ada peningkatan sebesarskor 18(36%). Maka dapat disimpulkan bahwa Layanan Informasi Dengan Teknik Simulasi dapat Meningkatkan Kebersihan Lingkungan Siswa XI MIPA 1 SMA N 1 Karanganyar Demak 2015/2016, dapat diterima karena sesuai dengan indikator keberhasilan.Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memberikan saran: 1. Kepada Kepala Sekolah, bahwa denganadanya peningkatankesadarankebersihanlingkunganmelaluilayanan informasi ini diharapkan kepala sekolah menggunakannya sebagai dasar kebijakan yang mendukung pelaksanaan program bimbingan dan konseling, 2. Kepada Guru bimbingan dan konseling agar memberikan layanan informasi menggunakan tekniksimulasidapat meningkatkankesadarankebersihanlingkungan 3. Kepada siswa, agar dapat memiliki pikiran yang positif dan melaksanakankebersihanlingkungan untuk perkembangan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Dra. Hj. Sutarti, SE.,MM
Uncontrolled Keywords: Kebersihan Lingkungan. Layanan Informasi dengan Teknik Simulasi.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 22 Apr 2017 02:38
Last Modified: 22 Apr 2017 02:38
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6829

Actions (login required)

View Item View Item