Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Untuk Membentukperilaku Asertif Kecenderungan Asusila Pada “Pk (Pemandu Karaoke)” Di Café Srimpy Pamotan Rembang

-, Lasiyati (2017) Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Untuk Membentukperilaku Asertif Kecenderungan Asusila Pada “Pk (Pemandu Karaoke)” Di Café Srimpy Pamotan Rembang. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal judul) - Accepted Version
Download (775kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (232kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (379kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (337kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (452kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (282kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (163kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (147kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
[img] Microsoft PowerPoint (Sidang) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (252kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk 1.Menemukan faktor-faktor penyebab terjadinya perilaku kecenderungan asusila pada PK (pemandu karaoke) di Café Srimpy Pamotan Rembang. 2. Membantu mengatasi perilaku kecenderungan asusila pada PK (pemandu karaoke) di Café Srimpy Pamotan Rembang melalui penerapan Konseling Behavioristik dengan teknik Assertive Training. Konseling Behavioristik adalah penerapan aneka ragam teknik dan prosedur yang berakar pada berbagai teori tentang belajar yang menyertakan penerapan yang sistematis prinsip belajar pada perubahan tingkah laku kearah cara-cara yang lebih adaptif. Berdasarkan teori belajar, modifikasi tingkah laku dan terapi tingkah laku adalah pendekatan-pendekatan terhadap konseling dan psikoterapi yang berurusan dengan pengubahan tingkah laku. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah seorang PK (pemandu karaoke) di Café Srimpy Pamotan Rembang. Dalam penelitian ini tidak semua PK (pemandu karaoke) menjadi subyek penelitian, akan tetapi dalam penelitian ini yang dijadikan subyek penelitian hanya ditetapkan sebanyak 3 orang PK (pemandu karaoke) yang sering kali mendapatkan perilakukecenderunganasusila. Rancangan penelitian yang dipergunakan adalah studi kasus. Prosedur penelitian studi kasus meliputi: Identifikasi Kasus, Analisis, Diagnosis, Prognosis, Treatment (penerapan Konseling Behavioristik). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa, setelah diberikan layanan Konseling Behavioristik dengan Teknik Assertive Training sebanyak tiga kali, LM yang awalnya tidak mampu melakukan penolakan menjadi mempunyai keberanian untuk menolak perilaku kecenderungan asusila yang dilakukan padanya. Perilaku asertif ini ditunjukkan oleh klien dengan berani menolak secara tegas namun sopan sehingga tidak menyinggung perasaan tamu tersebut.WF mampu untuk menolak perilaku kecenderungan asusila yang sering dialaminya. Hal tersebut terlihat dari caranya bersikap dan juga informasi dari teman-temannya yang satu tempat bekerja dengan WF. Perubahan yang terlihat yaitu, WF sudah mulai berpakaian sedikit sopan dan juga mulai meninggalkan hobinya yang suka mabuk-mabukan. Sedangkan IN mempunyai keberanian untuk menolak perilaku kecenderungan asusila yang sering dialaminya. IN berusaha untuk melakukan penolakan dengan cara yang lebih halus dan sopan sehingga tidak lagi menyinggung perasaan bahkan sampai membuat marah tamu yang datang tersebut. Dengan demikian klien IN juga bisa menjaga dirinya sendiri selama bekerja. Peneliti memberikan saran: 1. Pemilik Café, Perlu diadakannya pertemuan secara berkala dengan karyawan/ pekerja di café tersebut untuk membahas permasalahanatau keluhan yang muncul dari karyawannya, Perlu adanya perlindungan untuk para karyawan yang bekerja di café tersebut agar para karyawan nyaman tanpa ada rasa cemas ketika sedang bekerja. 2. Dari Klien, klien diharapkan dapat berperilaku dengan baik dan mampu melakukan penolakan terhadap perilaku kecenderungan asusila yang timbul agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan dapat membahayakan diri klien itu sendiri. 3. Dari teman klien, adanya rasa saling melindungi antar teman pekerja sangatlah penting dilakukan agar jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan satu sama lain di tempat mereka bekerja, memberikan perhatian antar teman akan sangat membantu mereka dalam mengatasi dan mengungkapkan keluh kesah akan permasalahan yang sedang dihapi oleh mereka, menjalin hubungan yang baik agar mereka sama-sama meresa terlindungi dan seperti keluarga sendiri tanpa ada persaingan yang berlaku. 4. Peneliti, kedepannya diharapkan lebih baik lagi dan lebih bisa melatih kesabaran dalam melakukan pelayanan bimbingan dan konseling untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Dra. Sumarwiyah, M.Pd.,Kons
Uncontrolled Keywords: Kecenderungan Asusila, Konseling Behavioristik, Assertive Training
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 22 Apr 2017 02:46
Last Modified: 22 Apr 2017 02:46
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6830

Actions (login required)

View Item View Item