Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Shapinguntuk Mengatasi Siswa Yang Terlambat Masuk Sekolah Di Sma Negeri 1 Karanganyar Demak

Muflikhah, Afif (2017) Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Shapinguntuk Mengatasi Siswa Yang Terlambat Masuk Sekolah Di Sma Negeri 1 Karanganyar Demak. ["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined] thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Preview
PDF (Hal judul)
HALAMAN_JUDUL.pdf - Accepted Version

Download (521kB)
[img] PDF (Bab 1)
BAB_I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (196kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2)
BAB_II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (330kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3)
BAB_III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (296kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4)
BAB_IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (165kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5)
BAB_V_New.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (197kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6)
BAB_VI.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (26kB) | Request a copy
[img]
Preview
PDF (Daftar pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (106kB)
[img] PDF (lampiran)
LMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Microsoft PowerPoint (Sidang)
PPT_SKRIPSI.pptx - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (417kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan siswa sering terlambat masuk sekolah di SMA Negeri 1 Karanganyar Demak, 2. Untuk memberikan bantuan pengentasan terhadap siswa yang sering terlambat masuk sekolah melalui teknik shaping sehingga keterlambatan datang kesekolah dapat teratasi. Konseling behavioral adalah suatu proses perilaku tingkah laku manusia yang dapat di pandang melalui potensi untuk berperilaku baik dan buruknya ,tepat atau salahnya. Teknik shaping adalah perubahan tingkah laku sebelumnya yang belum di terapkan,dan menghilangkan tingkah laku yang terdahulu, dan memberi penguat untuk memunculkan perilaku yang baru. Perilaku terlambat masuk sekolah adalah perilaku yang tidak sesuai dan harus di ubah agar menjadi sesuai norma kehidupan sekolah dan tata tertib yang berlaku di sekolah. Oleh karena itu peneliti menggunakan konseling behavioristik dengan teknik shaping untuk mengatasi siswa yang sering terlambat masuk sekolah di SMA Negeri 1 karanganyar Demak Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Studi Kasus Bimbingan dan Konseling dengan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 2 siswa dari kelas XI-MIPA 1 dan 2 yaitu SK, AF yang memiliki permasalah sering terlambat masuk sekolah. Data tersebut dikumpulkan peneliti melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik shaping dengan alasan peneliti yang akan dilaksanakan bersifat kualitatif dan dilakukan pada siswa yang terlambat masuk sekolah, data yang di peroleh berupa fakta-fakta atau keterangan yang lengkap dan menggambarkan subjek yang diteliti, sehingga di peroleh kesimpulan yang tepat untuk dapat membantu subjek yang diteliti. Hasil penelitian pada ke tiga konseli yaitu : 1. Konseli AF : faktor penyebabnya siswa terlambat masuk sekolah adalah kurang disiplin dan pengaturan waktu yang kurang sesuai. 2. Konseli SK : faktor penyebab siswa terlambat masuk sekolah adalah sikap yang suka menunda-nunda waktu dan kurang di siplin. 2. faktor penyebab siswa terlambat masuk sekolah adalah sikap malas dan kurang disiplin. Akibat dari kedua perilaku tersebut adalah sering mendapatkan sanksi dan sering tertinggal pelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan konseling behavioristik dengan teknik shaping. Hasil konseling terhadap ke kedua konseli tersebut adalah adanya perubahan sikap dari keduanya menjadi perilaku disiplin dan bertanggung jawab sehingga tidak lagi mengalami permasalahan terlambat masuk sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan konseling behavioristik mempunyai peran sebagai upaya mengatasi siswa terlambat masuk sekolah dengan diberi konseling individu setiap konseling tiga kali di SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini di tunjukkan dengan adanya perubahan pada ke dua konseli yang bersangkutan dapat mengatasi permasalahanya dari yang awalnya terlambat masuk sekolah menjadi rajin dan tepat waktu masuk sekolah, selain itu kerjasama dengan orang tua juga turut memberikan pengaruh besar dalam mengentaskan permasalahn yang dihadapi. Berdasarkan penelitian maka peneliti memberi saran kepada: (1). kepala sekolah yang diharapkan menciptakan iklim sekolah yang dinamis dan memperhatikan peserta didik . (2) Guru pembimbing diharapkan memperhatikan perkembangan peserta didik dan setiap permasalahanya. (3) Siswa di harapkan mampu mengatur waktu di rumah sehingga waktu sekolah tidak terganggu.

Item Type: Skripsi/ Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined])
Dosen Pembimbing: Pembimbing: Drs. Suanardi, M.Pd
Kata Kunci: Konseling Behavioral, Teknik Shaping dan Siswa Terlambat Masuk Sekolah.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Program Studi: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Date Deposited: 25 Apr 2017 02:25
Last Modified: 25 Apr 2017 02:25
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6838

Actions (login required)

View Item View Item